MANAGED BY:
RABU
17 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Kamis, 11 Juli 2019 10:42
Pemprov Kalteng Gandeng Perusahaan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
INGAT PERUSAHAAN: Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya mengingatkan perusahaan di provinsi ini memaksimalkan pemberian CSR kepada masyarakat.(YUSHO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA –  Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong perusahaan berkontribusi aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama melalui Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan.

Wakil Gubernur Habib Ismail Bin Yahya mengatakan, keberadaan perusahaan di provinsi ini tidak hanya dituntut meningkatkan perekonomian daerah, namun masyarakat di sekitar kawasan harus merasakan dampak baik dari kehadiran perusahaan tersebut. Maka dari itu, kewajiban yang berkaitan tanggung jawab sosial harus diperhatikan.

“Mungkin kami akan melihat dan memantau perusahaan besar yang di Kalteng, terutama perusahaan yang berdampingan dengan desa. Kita akan pantau tanggung jawab sosialnya di sana,”” katanya kemarin.

Wagub menegaskan, bahwa dirinya tidak menginginkan desa yang berdekatan dengan perusahaan masih dicap sebagai desa tertinggal. Maka dari itu, persoalan ini menjadi perhatian pemerintah agar bagaimana setiap kewajiban perusahaan bisa dilaksanakan untuk kepentingan masyarakat setempat.

“Ini (CSR, Red) adalah kewajiban bagi perusahaan. Jadi jangan sampai ada desa yang dikategorikan tertinggi padahal di sekitar situ ada perusahaan. Maka dari itu, kewajiban soal tanggung jawab sosial ini wajib,” ucapnya.

Mengenai CSR ini, memang tidak sedikit perusahaan yang sudah menyalurkan kepada masyarakat dan memenuhi kewajibannya. Akan tetapi masih ada perusaan yang belum maksimal menyalurkan CSR dengan berbagai alasan.

Terkait perusahaan yang belum maksimal menyalurkan CSR, Wagub menegaskan pemerintah tidak bisa serta merta mencabut izin perusahaan tersebut. Hal ini dikarenakan ada tahapan tertentu untuk memperingati perusahaan yang tidak memenuhi kewajibannya.

“Memang sanksi tegas itu sudah pasti ada. Tapi bukan berarti karena tidak ada CSR langsung cabut izin. Namun ada tahapan, dan pemerintah akan melakukan pendekatan persuasif untuk mengingatkan perusahaan,” pungkasnya. (sho/ign)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 17 Juli 2019 15:38

"BRAAAAAKKKK" Pagar Rumah Mantan Wali Kota Ditabrak

PALANGKA RAYA –Insiden kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan…

Rabu, 17 Juli 2019 15:19

Kota Membara, Empat Toko Jadi Arang

PALANGKA RAYA –Tiga kali berturut-turut ,  peristiwa kebakaran bangunan terjadi…

Rabu, 17 Juli 2019 14:50

DPRD Gelar Banmus Bersama Eksekutif

KUALA KAPUAS - Dewan Perwakilan Rakyat  Daerah (DPRD) Kabupaten Kapuas,…

Rabu, 17 Juli 2019 08:58

Perkuat SDM Pengelolaan dan Pelaksanaan SIGA

PALANGKARAYA – Dalam memberikan layanan Data Sistem Informasi Keluagra (SIGA)…

Rabu, 17 Juli 2019 08:54

Calon Haji Diingatkan Jaga Kesehatan dan Selalu Koordinasi

KUALA KURUN – Tahun 2019, sebanyak enam jamaah calon haji…

Rabu, 17 Juli 2019 08:52

CATAT..!!! Hewan Kurban Harus Penuhi Kriteria Asuh

KUALA KURUN – Menjelang Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah, Dinas…

Selasa, 16 Juli 2019 16:45

ASTAGA..Lagi.. Lagi... Pembakaran Sampah Hanguskan Rumah

PALANGKA RAYA – Kebakaran akibat pembakaran sampah kembali terulang. Sebuah…

Selasa, 16 Juli 2019 16:41

Kemiskinan di Kalteng Masih Terpusat di Desa, Ini Sebabnya...

PALANGKA RAYA – Jumlah penduduk miskin di Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Selasa, 16 Juli 2019 15:36

Pedagang Hewan Musiman di Pangkalanbun Mulai Bermunculan

PANGKALAN BUN – Sejumlah lapak penjual kambing dan sapi untuk…

Selasa, 16 Juli 2019 11:43

Kalteng Putra Optimistis Curi Poin dari Maung Bandung

BANDUNG – Meski menghadapi Persib Bandung yang bertabur bintang di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*