MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 11 Februari 2017 11:06
GAWAT!!! Sinyal Bencana Asap Mengancam Lagi

Mulai Terjadi Kebakaran Lahan, Kabut Tipis Selimuti Sampit

MULAI TERJADI: Kebakaran lahan di perbatasan Kelurahan Kasongan Lama dan Desa Talian Kereng, Kabupaten Katingan, Rabu (8/2) lalu. Belakangan ini, kabut asap tipis mulai menyelimuti Sampit yang diduga kiriman dari kebakaran lahan di luar kota.(DOK.ANGGRA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, KABUPATEN Kotawaringin Timur (Kotim) mampu melewati tahun 2016 tanpa tragedi tahunan, yakni kabut asap. Tahun ini, tragedi seperti 2015 lalu terancam terulang jika semua pihak tak siaga sejak dini. Apalagi kebakaran lahan mulai terjadi.

===============

Heri memacu motornya dengan kecepatan sedang dari arah Bagendang, sore kemarin. Tak seperti biasanya, hidungnya mencium sesuatu yang agak menyengat, yakni asap hasil pembakaran. Saat melintasi Desa Pelangsian, asap tersebut kian menyengat.

”Hari ini beda dari biasanya. Ada kabut asap meski tak pekat. Mungkin dari kebakaran lahan,” ujarnya.

Dugaan Heri tak salah. Informasi yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit, Jumat (10/2), di Kotim terdeteksi tiga titik panas yang diduga kebakaran lahan. Sebarannya meliputi; 2 titik di Kecamatan Antang Kalang dan 1 titik di Bukit Santuai.

Secara keseluruhan, di Kalimantan Tengah terdapat 9 titik panas. Titik panas terbanyak muncul di Kabupaten Katingan, yaitu sebanyak 6 titik panas. ”Ya, beberapa hari ini memang tidak pernah turun hujan lagi.Mungkin ini yang membuat kebakaran mulai marak," kata Izai, warga Sampit.

Parahnya lagi, asap mulai menyaput Kota Sampit. Aroma asam mulai tercium, terutama saat malam hari. Namun, tidak merata, hanya di kawasan tertentu. Kebakaran lahan tidak hanya terjadi di wilayah pedalaman Kotim. Namun, sejumlah kawasan di dalam kota. Kondisi itu membuat warga khawatir.

”Sampit sudah berkabut. Bahaya ini kalau dibiarkan. Bencana asap seperti dua tahun silam bisa terulang lagi," kata Rahmad, warga lainnya.

Tragedi yang mengintai itu disadari aparatur pemerintah dan aparat berwenang. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), delapan desa dan dua kelurahan di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), sepakat sama-sama mengantisipasi kebakaran, baik skala kecil maupun besar.

Di wilayah selatan Kotim, terdapat empat kecamatan yang dianggap paling berpotensi terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama kemarau. Sebab, luasan lahan gambut mencapai ribuan hektare dan belum termasuk dalam kawasan HPH. Keempat kecamatan itu, yakni Teluk Sampit, Pulau Hanaut, Mentaya Hilir Utara (MHU), dan Mentaya Hilir Selatan (MHS).

Camat MHS Syarudin mengatakan, sosialisasi pencegahan dan penanggulangan karhutla sangat bermanfaat bagi kelurahan, desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat, karena tujuannya menambah pengetahuan dasar untuk mencegah kebakaran di wilayah masing-masing.

”Delapan desa dan dua kelurahan telah sepakat bersama-sama mempersiapkan semua keperluan untuk pencegahan dan penanggulangan bencana karhutla ini,” ujarnya, Kamis (9/2).

Langkah yang bakal dipersiapkan, menurut Syahrudin, desa dan kelurahan akan membangun posko. Apabila terjadi kebakaran lahan di salah satu desa, desa lain dan kelurahan akan sama-sama membantu dengan mengirimkan masing-masing dua orang perwakilan untuk melakukan penanggulangan bencana tersebut.

”Kami harapkan masyarakat peduli karena dampak yang ditimbulkan begitu luas. Bukan hanya lahan terbakar, tapi kesehatan juga akan terganggu. Kita juga mengharapkan dengan terbentuknya tim tersebut, ke depannya tidak terjadi lagi karhutla di Kecamatan MHS ini,” tandasnya. (oes/ign)


BACA JUGA

Minggu, 26 Maret 2017 00:53

WASPADA!!! Anak-Anak Ini Ditawari Uang, lalu Diajak Naik Mobil

KOTAWARINGIN LAMA – Hebohnya kabar penculikan anak di media sosial tidak begitu berpengaruh…

Sabtu, 25 Maret 2017 12:36

BRAKKKKK!!!! Seruduk Parit, Raja Jalanan Tewas

KASONGAN - Ahmad Candra (20) mati konyol, setelah nekat berkendara dalam kecepatan tinggi di bawah pengaruh…

Jumat, 24 Maret 2017 14:08

BREAKING NEWS!!! Belasan Murid SD Keracunan Susu

KASONGAN - Satu demi satu murid SDS Harapan Bisma Kecamatan Tewang Sangalang Garing jatuh bertumbangan.…

Kamis, 23 Maret 2017 15:06

Isu Penculikan Anak Bikin Resah, Emak-Emak Was-Was

SAMPIT – Beberapa hari terakhir isu penculikan anak di Kota Sampit kian kencang. Kabar yang berkembang…

Kamis, 23 Maret 2017 15:01

Ini Kronologi Lengkap Laka Maut Bagendang: Istri Terlindas , Suami Ikhlas

SAMPIT – Kecelakaan maut menewaskan pengendara sepeda motor di jalan HM Arsyad Km 29 Desa Bagendang…

Kamis, 23 Maret 2017 13:33

BIKIN GEGER!!! Pria Ini Tenggelam bersama Motor Kesayangan

KASONGAN - Warga Desa Petak Bahandang, Kecamatan Tasik Payawan seketika geger, setelah menemukan sesosok…

Kamis, 23 Maret 2017 10:29

Lima Kapolres Diganti, Misi Berat Menanti

PALANGKA RAYA – Lima Kepala Kepolisian Resort (kapolres) secara resmi diganti secara bersamaan.…

Rabu, 22 Maret 2017 16:23

TABRAKAN DAHSYAT!!!! Satu Tewas, Tiga Terluka

PANGKALAN BANTENG – Jalur poros Korintiga kembali memakan korban. Satu orang tewas di tempat kejadian…

Rabu, 22 Maret 2017 15:33

Ya TUHAN!!!! Bocah SMP Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Tower

NANGA BULIK – Warga Desa Bukit Indah (E 3), Kecamatan Bulik, gempar. Seorang anak berinisial…

Rabu, 22 Maret 2017 11:17

BREAKING NEWS!!! Warga Seruyan Tewas Terlindas Truk

SAMPIT- Kecelakaan maut terjadi di Jalan HM Arsyad di depan PLTU Bagendang. Seorang pengendara motor,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .