MANAGED BY:
KAMIS
30 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 11 Februari 2017 15:47
ASTAGA!!! Kelotok Dihantam Speedboat, Lima Perawat Nangis Histeris
SELAMAT: Para perawat yang selamat dari kecelakaan sungai saat berada di pinggir Sungai Mentaya, dibantu warga usai kelotok yang ditumpangi terbalik setelah dihantam speedboat, Jumat (10/2).(AMIRUDIN/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Masyarakat Kecamatan Seranau heboh. Pasalnya, kelotok penyeberangan yang ditumpangi lima perawat Puskesmas Mentaya Seberang, karam di Sungai Mentaya setelah ditabrak speedboat, Jumat (11/2).

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu menjadi perhatian warga yang berdatangan melihat korban yang selamat dari peristiwa tersebut. Peristiwa itu bermula ketika lima perawat Rusma, Satinah, Sasa, Liustiawati, dan Mujianah hendak menyeberang ke Kota Sampit.

Ardiansyah (55), motoris kelotok ketika dibincangi Radar Sampit mengaku tidak menduga kejadian tersebut. Niatnya bekerja mengantar langganannya dengan kelotok miliknya berakhir tragis.

”Dari Dermaga Penyeberangan Seberang menuju Sampit. Baru berangkat sekitar 20 meter, datang speedboat dan menabrak bagian depan sebelah kanan. Kelotok terbalik,” katanya, Jumat (11/2).

Warga Desa Mentaya Seberang ini hanya bisa pasrah memandangi jamban di sekitar lokasi kejadian. Sebab, kelotok yang jadi alat untuk mencari nafkah selama bertahun-tahun, kini tenggelam.

”Kejadiannya tiba-tiba. Hanya tali pengikat kelotok yang bisa saya raih dan diikat di lanting. Tidak tahu bagaimana nanti cara menariknya. Meski begitu, saya bersyukur tetap selamat," jelasnya. 

Sementara itu, lima perawat yang tercebur ke sungai menangis setelah berhasil selamat dari kecelakaan itu. Harta benda dari elektronik, serta sejumlah dokumen ikut dibawa terjun ke sungai.

Rusma, salah seorang korban mengatakan, sesaat sebelum kelotok yang ditumpangi tertabrak, dia melambaikan tangan sambil berteriak untuk memberitahukan motoris speedboat, M Yunus alias Ateng.

Akan tetapi, lambaian tangan Rusma tidak terlihat. Sebab, penumpang speedboat yang duduk di bagian depan menghalangi pandangan Ateng. ”Akhirnya kelotok tertabrak, bagian depan terangkat,” ujar Rusma.

Ketika kelotok dari kayu ulin itu akan terbalik, Rusma menyadari langsung berteriak kepada empat rekannya agar segera melompat ke sungai. Tiga perawat, yakni Sasa, Liustiawati, dan Mujianah tidak bisa berenang. Mereka nekat terjun ke Sungai Mentaya.

Beruntung, lokasi mereka terjun tak jauh dari pinggir sungai, meski awalnya Rusma meyakini kelotok itu berada di tengah sungai ketika kecelakaan terjadi.

Meski sempat berjuang berenang, lima perawat tersebut bisa berpijak dan mengambil napas, kemudian dan naik ke lanting menyelamatkan diri. Ketika dibincangi, Rusma yang terus teringat kisah itu hanya bisa bersyukur.

”Ketika berdiri kami sudah menginjak lumpur, kalau di tengah sungai kami tidak tahu apa yang akan terjadi,” ujarnya.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi beberapa saat setelahnya, langsung mengamankan korban dan motoris kelotok. Motoris speedboat, M Yunus alias Ateng langsung dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit lantaran mengalami sejumlah luka memar. 

Kapospol Mentaya Seberang Aiptu M Saidi mengatakan, pihaknya hanya mengamankan dan meminta keterangan sejumlah saksi. ”Karena ini di sungai, nanti Polair yang menanganinya, kami mendata dan pemeriksaan. Nanti, jika kedua belak pihak mau didamaikan atau bagaimana, itu mereka yang menentukan,” ujar M Saidi.

Dari hasil pemeriksaan, Ateng belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan medis. Sementara Dedi, penumpang speedboat juga belum bisa menjelaskan secara rinci peristiwa tersebut.

”Iya dia (Dedi) mengaku memang duduk di depan (speedboat), tetapi masih belum mendapat keterangan dari Ateng. Orangnya masih berobat, lagi diurut,” tandasnya. (mir/ign)


BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 08:08

BEJAT!!!! Kelamaan Jomblo Pemuda Ini ”Gasak” Bocah SD

SAMPIT – Pencabulan terhadap seorang bocah yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) kelas…

Rabu, 29 Maret 2017 06:42

MOHON BERSABAR!!! Pembangunan Sirkuit Balap Ditunda

SAMPIT – Janji Bupati Kotim Supian Hadi untuk membangun sirkuit balap motor di Kotim tahun ini…

Selasa, 28 Maret 2017 08:43

Nyepi, Satu Napi Bebas

SAMPIT- Sebanyak 15 narapidana pemeluk agama Hindu mendapatkan remisi khusus. Remisi diberikan kepada…

Senin, 27 Maret 2017 15:50

BREAKING NEWS!!! Truk Pengangkut Koral Terguling ke Parit

SAMPIT- Sebuah truk bernomor polisi KH 8723 FM terguling ke parit di dekat perempatan Jalan Pemuda-Tjilik…

Senin, 27 Maret 2017 15:07

ASTAGA!!! Gara-Gara Standar Motor, Prasetyo Tewas

PALANGKA RAYA – Nasib nahas dialami Prasetyo (19). Warga Jalan Manggis Palangka Raya itu tewas…

Minggu, 26 Maret 2017 00:55

GAWAT!!! Belum Kemarau, Kebakaran Lahan Mulai Muncul

PANGKALAN BUN – Belum memasuki musim kemarau, kebakaran lahan sudah mulai terjadi. Sebidang tanah…

Minggu, 26 Maret 2017 00:53

WASPADA!!! Anak-Anak Ini Ditawari Uang, lalu Diajak Naik Mobil

KOTAWARINGIN LAMA – Hebohnya kabar penculikan anak di media sosial tidak begitu berpengaruh…

Minggu, 26 Maret 2017 00:46

CATAT!!! Petani Wajib Dapat Bantuan

PALANGKA RAYA – Petani di Kalimantan Tengah (Kalteng) wajib mendapat bantuan apabila lahannya…

Minggu, 26 Maret 2017 00:45

Nah Lho…Perusahaan Banyak yang Langgar Kesepakatan

PALANGKA RAYA – Sejumlah perusahaan di Kalimantan Tengah melanggar kesepakatan terkait pembangunan…

Sabtu, 25 Maret 2017 16:28

Khawatir Kabur, Bendahara Dishub Kotim Ditahan

SAMPIT – Ry alias Riady, tersangka kasus dugaan korupsi di Dinas Perubungan (Dishub) Kotim, resmi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .