MANAGED BY:
SENIN
20 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 11 Februari 2017 15:47
ASTAGA!!! Kelotok Dihantam Speedboat, Lima Perawat Nangis Histeris
SELAMAT: Para perawat yang selamat dari kecelakaan sungai saat berada di pinggir Sungai Mentaya, dibantu warga usai kelotok yang ditumpangi terbalik setelah dihantam speedboat, Jumat (10/2).(AMIRUDIN/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Masyarakat Kecamatan Seranau heboh. Pasalnya, kelotok penyeberangan yang ditumpangi lima perawat Puskesmas Mentaya Seberang, karam di Sungai Mentaya setelah ditabrak speedboat, Jumat (11/2).

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu menjadi perhatian warga yang berdatangan melihat korban yang selamat dari peristiwa tersebut. Peristiwa itu bermula ketika lima perawat Rusma, Satinah, Sasa, Liustiawati, dan Mujianah hendak menyeberang ke Kota Sampit.

Ardiansyah (55), motoris kelotok ketika dibincangi Radar Sampit mengaku tidak menduga kejadian tersebut. Niatnya bekerja mengantar langganannya dengan kelotok miliknya berakhir tragis.

”Dari Dermaga Penyeberangan Seberang menuju Sampit. Baru berangkat sekitar 20 meter, datang speedboat dan menabrak bagian depan sebelah kanan. Kelotok terbalik,” katanya, Jumat (11/2).

Warga Desa Mentaya Seberang ini hanya bisa pasrah memandangi jamban di sekitar lokasi kejadian. Sebab, kelotok yang jadi alat untuk mencari nafkah selama bertahun-tahun, kini tenggelam.

”Kejadiannya tiba-tiba. Hanya tali pengikat kelotok yang bisa saya raih dan diikat di lanting. Tidak tahu bagaimana nanti cara menariknya. Meski begitu, saya bersyukur tetap selamat," jelasnya. 

Sementara itu, lima perawat yang tercebur ke sungai menangis setelah berhasil selamat dari kecelakaan itu. Harta benda dari elektronik, serta sejumlah dokumen ikut dibawa terjun ke sungai.

Rusma, salah seorang korban mengatakan, sesaat sebelum kelotok yang ditumpangi tertabrak, dia melambaikan tangan sambil berteriak untuk memberitahukan motoris speedboat, M Yunus alias Ateng.

Akan tetapi, lambaian tangan Rusma tidak terlihat. Sebab, penumpang speedboat yang duduk di bagian depan menghalangi pandangan Ateng. ”Akhirnya kelotok tertabrak, bagian depan terangkat,” ujar Rusma.

Ketika kelotok dari kayu ulin itu akan terbalik, Rusma menyadari langsung berteriak kepada empat rekannya agar segera melompat ke sungai. Tiga perawat, yakni Sasa, Liustiawati, dan Mujianah tidak bisa berenang. Mereka nekat terjun ke Sungai Mentaya.

Beruntung, lokasi mereka terjun tak jauh dari pinggir sungai, meski awalnya Rusma meyakini kelotok itu berada di tengah sungai ketika kecelakaan terjadi.

Meski sempat berjuang berenang, lima perawat tersebut bisa berpijak dan mengambil napas, kemudian dan naik ke lanting menyelamatkan diri. Ketika dibincangi, Rusma yang terus teringat kisah itu hanya bisa bersyukur.

”Ketika berdiri kami sudah menginjak lumpur, kalau di tengah sungai kami tidak tahu apa yang akan terjadi,” ujarnya.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi beberapa saat setelahnya, langsung mengamankan korban dan motoris kelotok. Motoris speedboat, M Yunus alias Ateng langsung dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit lantaran mengalami sejumlah luka memar. 

Kapospol Mentaya Seberang Aiptu M Saidi mengatakan, pihaknya hanya mengamankan dan meminta keterangan sejumlah saksi. ”Karena ini di sungai, nanti Polair yang menanganinya, kami mendata dan pemeriksaan. Nanti, jika kedua belak pihak mau didamaikan atau bagaimana, itu mereka yang menentukan,” ujar M Saidi.

Dari hasil pemeriksaan, Ateng belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan medis. Sementara Dedi, penumpang speedboat juga belum bisa menjelaskan secara rinci peristiwa tersebut.

”Iya dia (Dedi) mengaku memang duduk di depan (speedboat), tetapi masih belum mendapat keterangan dari Ateng. Orangnya masih berobat, lagi diurut,” tandasnya. (mir/ign)


BACA JUGA

Minggu, 19 Februari 2017 10:39

HAH!!! Napi Wajib Pakai Rompi Khusus, Kenapa?

PANGKALAN BUN – Warga binaan Lapas Klas IIB Pangkalan Bun kini harus mengenakan rompi khusus jika…

Minggu, 19 Februari 2017 10:22

INNALILAH!!! Kakek Tewas Tenggelam Gara-Gara Jenguk Ini

KOTAWARINGIN LAMA – Setelah pergi hampir seharian meninggalkan rumah, Hadri (75) warga RT 05 Kelurahan…

Minggu, 19 Februari 2017 10:16

ASTAGA!!! Gara-Gara Castol, Kakak Beradik Ini Baku Hantam

KOTAWARINGIN LAMA – Regar (30) dan Udin (27), warga Desa Sagu Sukamulaya, Kecamatan Kotawaringin…

Minggu, 19 Februari 2017 10:11

MANTAP!!! Anggaran Turun, tapi Optimistis Kunjungan Wisata Meningkat

PALANGKA RAYA – Meski anggaran untuk pelaksanaan bidang kebudayaan dan kepariwisata pada 2017…

Sabtu, 18 Februari 2017 15:03

ASTAGA TERNYATA!!! Duel Maut Ada Tersangka Lain

MUARA TEWEH – Peristiwa berdarah di kawasan pasar bebas banjir (PBB) Muara Teweh yang menewaskan…

Jumat, 17 Februari 2017 14:22

YA TUHAN!!! Duel Satu Lawan Satu, Tewas Dua-duanya

MUARA TEWEH – Warga Kota Muara Teweh dibuat heboh dengan perkelahian antara dua orang pria yang…

Kamis, 16 Februari 2017 18:20

Ajak Polisi Main Petak Umpet, Coba Lari, Lalu "DORRR"

SAMPIT- Sudiansyah dan Mandra, sempat berulah ketika polisi mengepung rumah tempat persembunyian mereka.…

Kamis, 16 Februari 2017 11:13

Dengan Perahu Inilah Empat Tahanan Polsek Itu Kabur

SAMPIT—Hari kedua pencarian empat orang tahanan kabur Polsek Ketapang masih terus dilakukan. Tim…

Rabu, 15 Februari 2017 16:38

ASTAGA!!! Ternyata Salah Seorang Tahanan Kabur Itu Tersangka Penusukan

SAMPIT – Memanfaatkan kelalaian petugas jaga di Polsek Ketapang, empat tahanan melarikan diri.…

Rabu, 15 Februari 2017 15:36

PARAHHHH!!! "Kemasukan Zin" Bocah SD Lawan Guru

PALANGKA RAYA – Peredaran obat daftar G jenis Zenith alias Zin alias Zineth (sebutan warga lokal)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .