MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 11 Februari 2017 15:47
ASTAGA!!! Kelotok Dihantam Speedboat, Lima Perawat Nangis Histeris
SELAMAT: Para perawat yang selamat dari kecelakaan sungai saat berada di pinggir Sungai Mentaya, dibantu warga usai kelotok yang ditumpangi terbalik setelah dihantam speedboat, Jumat (10/2).(AMIRUDIN/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Masyarakat Kecamatan Seranau heboh. Pasalnya, kelotok penyeberangan yang ditumpangi lima perawat Puskesmas Mentaya Seberang, karam di Sungai Mentaya setelah ditabrak speedboat, Jumat (11/2).

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu menjadi perhatian warga yang berdatangan melihat korban yang selamat dari peristiwa tersebut. Peristiwa itu bermula ketika lima perawat Rusma, Satinah, Sasa, Liustiawati, dan Mujianah hendak menyeberang ke Kota Sampit.

Ardiansyah (55), motoris kelotok ketika dibincangi Radar Sampit mengaku tidak menduga kejadian tersebut. Niatnya bekerja mengantar langganannya dengan kelotok miliknya berakhir tragis.

”Dari Dermaga Penyeberangan Seberang menuju Sampit. Baru berangkat sekitar 20 meter, datang speedboat dan menabrak bagian depan sebelah kanan. Kelotok terbalik,” katanya, Jumat (11/2).

Warga Desa Mentaya Seberang ini hanya bisa pasrah memandangi jamban di sekitar lokasi kejadian. Sebab, kelotok yang jadi alat untuk mencari nafkah selama bertahun-tahun, kini tenggelam.

”Kejadiannya tiba-tiba. Hanya tali pengikat kelotok yang bisa saya raih dan diikat di lanting. Tidak tahu bagaimana nanti cara menariknya. Meski begitu, saya bersyukur tetap selamat," jelasnya. 

Sementara itu, lima perawat yang tercebur ke sungai menangis setelah berhasil selamat dari kecelakaan itu. Harta benda dari elektronik, serta sejumlah dokumen ikut dibawa terjun ke sungai.

Rusma, salah seorang korban mengatakan, sesaat sebelum kelotok yang ditumpangi tertabrak, dia melambaikan tangan sambil berteriak untuk memberitahukan motoris speedboat, M Yunus alias Ateng.

Akan tetapi, lambaian tangan Rusma tidak terlihat. Sebab, penumpang speedboat yang duduk di bagian depan menghalangi pandangan Ateng. ”Akhirnya kelotok tertabrak, bagian depan terangkat,” ujar Rusma.

Ketika kelotok dari kayu ulin itu akan terbalik, Rusma menyadari langsung berteriak kepada empat rekannya agar segera melompat ke sungai. Tiga perawat, yakni Sasa, Liustiawati, dan Mujianah tidak bisa berenang. Mereka nekat terjun ke Sungai Mentaya.

Beruntung, lokasi mereka terjun tak jauh dari pinggir sungai, meski awalnya Rusma meyakini kelotok itu berada di tengah sungai ketika kecelakaan terjadi.

Meski sempat berjuang berenang, lima perawat tersebut bisa berpijak dan mengambil napas, kemudian dan naik ke lanting menyelamatkan diri. Ketika dibincangi, Rusma yang terus teringat kisah itu hanya bisa bersyukur.

”Ketika berdiri kami sudah menginjak lumpur, kalau di tengah sungai kami tidak tahu apa yang akan terjadi,” ujarnya.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi beberapa saat setelahnya, langsung mengamankan korban dan motoris kelotok. Motoris speedboat, M Yunus alias Ateng langsung dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit lantaran mengalami sejumlah luka memar. 

Kapospol Mentaya Seberang Aiptu M Saidi mengatakan, pihaknya hanya mengamankan dan meminta keterangan sejumlah saksi. ”Karena ini di sungai, nanti Polair yang menanganinya, kami mendata dan pemeriksaan. Nanti, jika kedua belak pihak mau didamaikan atau bagaimana, itu mereka yang menentukan,” ujar M Saidi.

Dari hasil pemeriksaan, Ateng belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan medis. Sementara Dedi, penumpang speedboat juga belum bisa menjelaskan secara rinci peristiwa tersebut.

”Iya dia (Dedi) mengaku memang duduk di depan (speedboat), tetapi masih belum mendapat keterangan dari Ateng. Orangnya masih berobat, lagi diurut,” tandasnya. (mir/ign)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 17:17

Suami Evi Diminta Serahkan Diri

SAMPIT – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim) meminta Sabran, suami Evi Ningsih,…

Senin, 21 Agustus 2017 17:11

Mobil Dinas DPRD Kotim Bakal Ditarik, Kenapa Gerangan????

SAMPIT – Kenaikan tunjangan anggota DPRD Kotim yang diprediksi hingga dua kali lipat ada konsekuensinya.…

Senin, 21 Agustus 2017 14:46

Teka-teki Kebakaran di MAN Sampit, Begini Kronologi Lengkapnya

SAMPIT – Kebakaran hebat yang melanda MAN Sampit diduga karena ledakan besar dari genset di ruang…

Senin, 21 Agustus 2017 11:42

Ketika Bocah-Bocah Kampung Berjuang Panjat Pinang

Kemeriahan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72 tidak hanya dirasakann warga kota saja.…

Senin, 21 Agustus 2017 08:46

Atasi Sampah di Sampit, Begini Cara ala Kepala DLH Baru

 SAMPIT—Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim terus memaksimalkan  penanganan sampah khususnya…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:42

Lihat Peserta Pawai, Bupati Kotim Jadi Begini Nih

SAMPIT – Pawai pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:40

WADUH!!! Turis Kehabisan Kelotok dan Pemandu

PANGKALAN BUN – Bulan Agustus menjadi puncak kunjungan turis ke Taman Nasional Tanjung Puting…

Minggu, 20 Agustus 2017 00:34

HAH!!! Wagub Minta Presiden Tarik Teras Narang, Kenapa?

PALANGKA RAYA – Mantan Gubernur Kalteng dua periode Kalteng Agustin Teras Narang dinilai sangat…

Sabtu, 19 Agustus 2017 19:18

SYUKURIN!!!! 600 Ribu Butir Pil Takatek Gagal Beredar

SAMPIT – Setelah diintai, polisi menangkap Evi Ningsih. Perempuan 28 tahun itu menyimpan 600 ribu…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:28

Cieeeee...Paskibra Kotim Dapat Liburan Gratis

SAMPIT –Kerja keras pasukan pengibar bendera (Paskibra) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .