MANAGED BY:
RABU
28 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Sabtu, 11 Februari 2017 15:47
ASTAGA!!! Kelotok Dihantam Speedboat, Lima Perawat Nangis Histeris
SELAMAT: Para perawat yang selamat dari kecelakaan sungai saat berada di pinggir Sungai Mentaya, dibantu warga usai kelotok yang ditumpangi terbalik setelah dihantam speedboat, Jumat (10/2).(AMIRUDIN/ RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Masyarakat Kecamatan Seranau heboh. Pasalnya, kelotok penyeberangan yang ditumpangi lima perawat Puskesmas Mentaya Seberang, karam di Sungai Mentaya setelah ditabrak speedboat, Jumat (11/2).

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB itu menjadi perhatian warga yang berdatangan melihat korban yang selamat dari peristiwa tersebut. Peristiwa itu bermula ketika lima perawat Rusma, Satinah, Sasa, Liustiawati, dan Mujianah hendak menyeberang ke Kota Sampit.

Ardiansyah (55), motoris kelotok ketika dibincangi Radar Sampit mengaku tidak menduga kejadian tersebut. Niatnya bekerja mengantar langganannya dengan kelotok miliknya berakhir tragis.

”Dari Dermaga Penyeberangan Seberang menuju Sampit. Baru berangkat sekitar 20 meter, datang speedboat dan menabrak bagian depan sebelah kanan. Kelotok terbalik,” katanya, Jumat (11/2).

Warga Desa Mentaya Seberang ini hanya bisa pasrah memandangi jamban di sekitar lokasi kejadian. Sebab, kelotok yang jadi alat untuk mencari nafkah selama bertahun-tahun, kini tenggelam.

”Kejadiannya tiba-tiba. Hanya tali pengikat kelotok yang bisa saya raih dan diikat di lanting. Tidak tahu bagaimana nanti cara menariknya. Meski begitu, saya bersyukur tetap selamat," jelasnya. 

Sementara itu, lima perawat yang tercebur ke sungai menangis setelah berhasil selamat dari kecelakaan itu. Harta benda dari elektronik, serta sejumlah dokumen ikut dibawa terjun ke sungai.

Rusma, salah seorang korban mengatakan, sesaat sebelum kelotok yang ditumpangi tertabrak, dia melambaikan tangan sambil berteriak untuk memberitahukan motoris speedboat, M Yunus alias Ateng.

Akan tetapi, lambaian tangan Rusma tidak terlihat. Sebab, penumpang speedboat yang duduk di bagian depan menghalangi pandangan Ateng. ”Akhirnya kelotok tertabrak, bagian depan terangkat,” ujar Rusma.

Ketika kelotok dari kayu ulin itu akan terbalik, Rusma menyadari langsung berteriak kepada empat rekannya agar segera melompat ke sungai. Tiga perawat, yakni Sasa, Liustiawati, dan Mujianah tidak bisa berenang. Mereka nekat terjun ke Sungai Mentaya.

Beruntung, lokasi mereka terjun tak jauh dari pinggir sungai, meski awalnya Rusma meyakini kelotok itu berada di tengah sungai ketika kecelakaan terjadi.

Meski sempat berjuang berenang, lima perawat tersebut bisa berpijak dan mengambil napas, kemudian dan naik ke lanting menyelamatkan diri. Ketika dibincangi, Rusma yang terus teringat kisah itu hanya bisa bersyukur.

”Ketika berdiri kami sudah menginjak lumpur, kalau di tengah sungai kami tidak tahu apa yang akan terjadi,” ujarnya.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi beberapa saat setelahnya, langsung mengamankan korban dan motoris kelotok. Motoris speedboat, M Yunus alias Ateng langsung dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit lantaran mengalami sejumlah luka memar. 

Kapospol Mentaya Seberang Aiptu M Saidi mengatakan, pihaknya hanya mengamankan dan meminta keterangan sejumlah saksi. ”Karena ini di sungai, nanti Polair yang menanganinya, kami mendata dan pemeriksaan. Nanti, jika kedua belak pihak mau didamaikan atau bagaimana, itu mereka yang menentukan,” ujar M Saidi.

Dari hasil pemeriksaan, Ateng belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan medis. Sementara Dedi, penumpang speedboat juga belum bisa menjelaskan secara rinci peristiwa tersebut.

”Iya dia (Dedi) mengaku memang duduk di depan (speedboat), tetapi masih belum mendapat keterangan dari Ateng. Orangnya masih berobat, lagi diurut,” tandasnya. (mir/ign)


BACA JUGA

Rabu, 28 Juni 2017 11:55

Pascalebaran, Kapolsek Bersepeda Keliling Pasar, Ada Apa Ya?

PALANGKA RAYA - Mengantisipasi dalam menjaga keamanan dan situasi kamtibmas. Sekaligus memastikan kelancaran…

Selasa, 27 Juni 2017 13:58

Soal Proyek Kabupaten/Kota, Kata Gubernur Harus Begini

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran mengaku sangat mendukung sejumlah proyek yang…

Selasa, 27 Juni 2017 13:55

Pendapatan Dewan Naik, Begini Respons Publik

SAMPIT – Rencana kenaikan gaji anggota DPRD mulai Juli 2017 spontan menarik perhatian masyrakat.…

Senin, 26 Juni 2017 13:48

Polisi Perketat Pengamanan Markas, Petugas Bersenjata Disiagakan, Ada Apa?

PALANGKA RAYA – Aparat kepolisian di Kota Palangka Raya memperketat pengamanan di markas dan sejumlah…

Senin, 26 Juni 2017 13:44

BLARRR!!! Kompor Meledak, Pasar Besar Nyaris Jadi Lautan Api

PALANGKA RAYA – Suasana Lebaran di kawasan kompleks pasar besar di Jalan Jawa Palangka Raya geger,…

Senin, 26 Juni 2017 09:23

Begini Prediksi Cuaca BMKG Akhir Bulan Ini

SAMPIT – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bandara Haji Asan Sampit memprediksikan…

Minggu, 25 Juni 2017 08:26

BREAKING NEWS: Nordin, Direktur SOB Berpulang di Hari Lebaran

SAMPIT – Kabar duka menyeruak di linimasa, Minggu (25/4) pagi. Direktur Save Our Borneo (SOB)…

Minggu, 25 Juni 2017 06:55

AWAS!!! Lebaran Rawan Kebakaran

SAMPIT – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur mengingatkan masyarakat…

Sabtu, 24 Juni 2017 16:56

Di Sekolah Ini, Satu Guru Ajari Tiga Murid

Belajar di sekolah khusus dan perhatian keluarga sangat berperan penting bagi tumbuh kembang Anak Berkebutuhan…

Sabtu, 24 Juni 2017 16:40

HAH!!! Kepala DLH Kalteng Sebut CPO Cemari Sungai Tak Membahayakan, Kenapa?

SAMPIT – Ketua Komisi II DPRD Kotim Rudianur meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim tidak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .