MANAGED BY:
JUMAT
23 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 13 Februari 2017 17:45
WADUW!!! Mau Bongkar "Makam Keramat" Ratusan Massa Dicegat Aparat
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Pembongkaran Makam Syekh Muhammad Ibrahim Ibnu Abdulah Aziz yang disebut-sebut dikeramatkan sekelompok orang di Kecamatan Teluk Sampit, batal dilakukan. Ratusan massa berhasil dicegat camat dan aparat. Meski demikian, warga memberikan batas waktu tiga hari pada pihak terkait untuk membongkar makam tersebut.

Tokoh agama di Samuda KH Syahrawi mengungkapkan, awalnya massa yang bergerak hanya tujuh orang. Namun, kabar rencana pembongkaran itu menyebar dengan cepat, hingga ratusan dari berbagai daerah ikut turun. Sebagian dari mereka membawa sejumlah peralatan, seperti gergaji dan chainsaw untuk merobohkan makam.

”Sempat ribut, ternyata banyak yang tahu dan ikut semua. Saat di Desa Lempuyang, kami dicegat Camat Teluk Sampit dan Kapolsek (Jaya Karya), lalu diadakan rapat pertemuan. Tujuan kami hanya merobohkan makam itu, bukan menyerang,” kata Syahrawi, Minggu (12/2).

Menurut Syahrawi, camat dan kapolsek berjanji akan merobohkan makam tersebut. ”Kami sepakat, daripada sempat ada perkelahian atau bentrokan nantinya. Sebab, masyarakat banyak yang kecewa. Saya beri tempo waktu tiga hari sejak besok (hari ini). Lebih dari itu, kami berangkat lagi,” katanya.

Syahrawi melanjutkan, Bupati Kotim Supian Hadi dan aparat terkait disebut akan turun tangan mengatasi masalah yang sudah lama berpolemik itu. ”Yang penting (makam) roboh. Itu saja intinya. Ada disampaikan camat, bahwa Wakil Bupati Kotim (Taufiq Mukri) yang menelepon langsung dan menyampaikan kepada kami agar menunda pembongkaran, serta meminta waktu biar mereka yang menyelesaikannya,” ujarnya.

Pendakwah yang akrab disapa warga Samuda Guru Sahrawi ini menambahkan, hubungan makam tersebut dengan pemimpin aliran yang disebut-sebut sesat, EJ, warga Kecamatan Baamang, lantaran kerap digelar pengajian di makam itu dan tidak mewajibkan salat lima waktu. Sebaliknya, pengikutnya diminta membayar sejumlah uang.

”Salat tidak, tetapi membayar uang malah diwajibkan. Terbalik ini. Kami tidak akan bertindak jika tidak ada korban dan tujuh di antaranya warga kami. Namun, setelah ramai diributkan, pengajian di makam itu sudah tidak terlihat lagi,” katanya.

Setelah pembongkaran makam, pihaknya akan menyadarkan pengikut EJ agar kembali pada ajaran Islam yang sebenarnya. ”Kami bersama Guru Yusuf (KH M Yusuf Al-Hudromy) siap membantu,” ujarnya.

Camat Teluk Sampit Samsurijal mengatakan, pihaknya sepakat dengan warga yang hendak membongkar makam untuk menunda hingga pihak berwenang bertindak. ”Intinya, dari perwakilan warga H Syahrawi, (meminta) makam itu segera dibongkar. Kami sebelumnya sudah sepakat dalam rapat terdahulu bersama MUI, muspika, ulama, dan tokoh masyarakat. Tetapi, kami juga perlu melaporkan semua kepada Bupati Kotim,” ujar Samsurijal.

Samsurijal membenarnya warga memberikan batas waktu tiga hari untuk membongkar makam. Menurut dia, pihaknya memang berencana membongkar makam tersebut. Selain itu, akan membuat spanduk pemberitahuan jika lokasi tersebut bukan tempat kuburan keramat.

”Warga ini membawa gergaji, palu, dan parang untuk membongkar makam, tetapi kami larang dan tahan agar tidak melanggar aturan. Kita memang menduga kuburan itu fiktif dan dibuat-buat. Sebab, tidak ada dasar, sejarah, dan penelitian sebelumnya,” katanya. (mir/ign)

 


BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 00:12

DASAR MALING!!! Karyawan JNE Embat Barang Konsumen, Diganti Barang Semurah Ini

PALANGKA RAYA – Enam pengawai JNE terpaksa berurusan dengan kepolisian. Mereka dibekuk lantaran…

Rabu, 21 Juni 2017 09:19

PARAH!!! Simpan Ribuan Charnophen, Kai Diborgol Polisi

KASONGAN - Polisi tak bosan-bosannya memberangus peredaran obat berbahaya Charnophen alias zenith. Buktinya,…

Selasa, 20 Juni 2017 15:11

Ya Tuhan!!! Dirampok, Kepala Sekolah Ini Nyaris Tewas

PALANGKA RAYA – Petaka itu datang dini hari kemarin. Sekelompok orang menyatroni kediaman Yanti…

Selasa, 20 Juni 2017 15:02

GAWAT!!! Mi Mengandung Babi Diduga Masih Dijual di Sampit

SAMPIT— masyarakat Kota Sampit, Kotawaringin Timur, khususnya yang beragama Muslim hendaknya hati-hati.…

Selasa, 20 Juni 2017 13:50

WEW!!! RW Si “ASN Porno” Diperiksa di Polres

MUARA TEWEH – Polres Kabupaten Barito Utara (Batara) Senin (19/6) memeriksa RW oknum ASN perempuan,…

Selasa, 20 Juni 2017 11:28

Gara-Gara Kantongi Barang Haram Ini, Wahyudi Disel

PALANGKA RAYA - Wahyudi (20) kini pasrah meringkuk dalam sel tahanan Polres Palangka Raya.Warga Jalan…

Senin, 19 Juni 2017 11:12

EDANNNNN!!! Masih Nekat Praktik Maksiat, Ada ASN Pasangan Mesum Pula

SAMPIT – Razia yang kerap digelar petugas gabungan ternyata tak efektif meredam praktik maksiat…

Senin, 19 Juni 2017 11:04

Gubernur: Sekolah Pungut Biaya, Laporkan ke Saya

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menegaskan, telah menginstruksikan semua sekolah …

Minggu, 18 Juni 2017 00:46

HAH!!! Ulama Haramkan Petasan dan Kembang Api, Kenapa?

SAMPIT – Menjelang H-8 Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 yang diperkirakan jatuh pada 25…

Minggu, 18 Juni 2017 00:41

Disidang Adat, Anggota TNI AU yang Pukul Warga Dikenakan Denda Ini

PANGKALAN BUN – Kadislog TNI AU Lanud Iskandar Mayor Kal Fatkur Arifin memenuhi panggilan kedua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .