MANAGED BY:
SENIN
20 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 13 Februari 2017 17:45
WADUW!!! Mau Bongkar "Makam Keramat" Ratusan Massa Dicegat Aparat
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Pembongkaran Makam Syekh Muhammad Ibrahim Ibnu Abdulah Aziz yang disebut-sebut dikeramatkan sekelompok orang di Kecamatan Teluk Sampit, batal dilakukan. Ratusan massa berhasil dicegat camat dan aparat. Meski demikian, warga memberikan batas waktu tiga hari pada pihak terkait untuk membongkar makam tersebut.

Tokoh agama di Samuda KH Syahrawi mengungkapkan, awalnya massa yang bergerak hanya tujuh orang. Namun, kabar rencana pembongkaran itu menyebar dengan cepat, hingga ratusan dari berbagai daerah ikut turun. Sebagian dari mereka membawa sejumlah peralatan, seperti gergaji dan chainsaw untuk merobohkan makam.

”Sempat ribut, ternyata banyak yang tahu dan ikut semua. Saat di Desa Lempuyang, kami dicegat Camat Teluk Sampit dan Kapolsek (Jaya Karya), lalu diadakan rapat pertemuan. Tujuan kami hanya merobohkan makam itu, bukan menyerang,” kata Syahrawi, Minggu (12/2).

Menurut Syahrawi, camat dan kapolsek berjanji akan merobohkan makam tersebut. ”Kami sepakat, daripada sempat ada perkelahian atau bentrokan nantinya. Sebab, masyarakat banyak yang kecewa. Saya beri tempo waktu tiga hari sejak besok (hari ini). Lebih dari itu, kami berangkat lagi,” katanya.

Syahrawi melanjutkan, Bupati Kotim Supian Hadi dan aparat terkait disebut akan turun tangan mengatasi masalah yang sudah lama berpolemik itu. ”Yang penting (makam) roboh. Itu saja intinya. Ada disampaikan camat, bahwa Wakil Bupati Kotim (Taufiq Mukri) yang menelepon langsung dan menyampaikan kepada kami agar menunda pembongkaran, serta meminta waktu biar mereka yang menyelesaikannya,” ujarnya.

Pendakwah yang akrab disapa warga Samuda Guru Sahrawi ini menambahkan, hubungan makam tersebut dengan pemimpin aliran yang disebut-sebut sesat, EJ, warga Kecamatan Baamang, lantaran kerap digelar pengajian di makam itu dan tidak mewajibkan salat lima waktu. Sebaliknya, pengikutnya diminta membayar sejumlah uang.

”Salat tidak, tetapi membayar uang malah diwajibkan. Terbalik ini. Kami tidak akan bertindak jika tidak ada korban dan tujuh di antaranya warga kami. Namun, setelah ramai diributkan, pengajian di makam itu sudah tidak terlihat lagi,” katanya.

Setelah pembongkaran makam, pihaknya akan menyadarkan pengikut EJ agar kembali pada ajaran Islam yang sebenarnya. ”Kami bersama Guru Yusuf (KH M Yusuf Al-Hudromy) siap membantu,” ujarnya.

Camat Teluk Sampit Samsurijal mengatakan, pihaknya sepakat dengan warga yang hendak membongkar makam untuk menunda hingga pihak berwenang bertindak. ”Intinya, dari perwakilan warga H Syahrawi, (meminta) makam itu segera dibongkar. Kami sebelumnya sudah sepakat dalam rapat terdahulu bersama MUI, muspika, ulama, dan tokoh masyarakat. Tetapi, kami juga perlu melaporkan semua kepada Bupati Kotim,” ujar Samsurijal.

Samsurijal membenarnya warga memberikan batas waktu tiga hari untuk membongkar makam. Menurut dia, pihaknya memang berencana membongkar makam tersebut. Selain itu, akan membuat spanduk pemberitahuan jika lokasi tersebut bukan tempat kuburan keramat.

”Warga ini membawa gergaji, palu, dan parang untuk membongkar makam, tetapi kami larang dan tahan agar tidak melanggar aturan. Kita memang menduga kuburan itu fiktif dan dibuat-buat. Sebab, tidak ada dasar, sejarah, dan penelitian sebelumnya,” katanya. (mir/ign)

 


BACA JUGA

Minggu, 19 Februari 2017 10:39

HAH!!! Napi Wajib Pakai Rompi Khusus, Kenapa?

PANGKALAN BUN – Warga binaan Lapas Klas IIB Pangkalan Bun kini harus mengenakan rompi khusus jika…

Minggu, 19 Februari 2017 10:22

INNALILAH!!! Kakek Tewas Tenggelam Gara-Gara Jenguk Ini

KOTAWARINGIN LAMA – Setelah pergi hampir seharian meninggalkan rumah, Hadri (75) warga RT 05 Kelurahan…

Minggu, 19 Februari 2017 10:16

ASTAGA!!! Gara-Gara Castol, Kakak Beradik Ini Baku Hantam

KOTAWARINGIN LAMA – Regar (30) dan Udin (27), warga Desa Sagu Sukamulaya, Kecamatan Kotawaringin…

Minggu, 19 Februari 2017 10:11

MANTAP!!! Anggaran Turun, tapi Optimistis Kunjungan Wisata Meningkat

PALANGKA RAYA – Meski anggaran untuk pelaksanaan bidang kebudayaan dan kepariwisata pada 2017…

Sabtu, 18 Februari 2017 15:03

ASTAGA TERNYATA!!! Duel Maut Ada Tersangka Lain

MUARA TEWEH – Peristiwa berdarah di kawasan pasar bebas banjir (PBB) Muara Teweh yang menewaskan…

Jumat, 17 Februari 2017 14:22

YA TUHAN!!! Duel Satu Lawan Satu, Tewas Dua-duanya

MUARA TEWEH – Warga Kota Muara Teweh dibuat heboh dengan perkelahian antara dua orang pria yang…

Kamis, 16 Februari 2017 18:20

Ajak Polisi Main Petak Umpet, Coba Lari, Lalu "DORRR"

SAMPIT- Sudiansyah dan Mandra, sempat berulah ketika polisi mengepung rumah tempat persembunyian mereka.…

Kamis, 16 Februari 2017 11:13

Dengan Perahu Inilah Empat Tahanan Polsek Itu Kabur

SAMPIT—Hari kedua pencarian empat orang tahanan kabur Polsek Ketapang masih terus dilakukan. Tim…

Rabu, 15 Februari 2017 16:38

ASTAGA!!! Ternyata Salah Seorang Tahanan Kabur Itu Tersangka Penusukan

SAMPIT – Memanfaatkan kelalaian petugas jaga di Polsek Ketapang, empat tahanan melarikan diri.…

Rabu, 15 Februari 2017 15:36

PARAHHHH!!! "Kemasukan Zin" Bocah SD Lawan Guru

PALANGKA RAYA – Peredaran obat daftar G jenis Zenith alias Zin alias Zineth (sebutan warga lokal)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .