MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Senin, 13 Februari 2017 17:45
WADUW!!! Mau Bongkar "Makam Keramat" Ratusan Massa Dicegat Aparat
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – Pembongkaran Makam Syekh Muhammad Ibrahim Ibnu Abdulah Aziz yang disebut-sebut dikeramatkan sekelompok orang di Kecamatan Teluk Sampit, batal dilakukan. Ratusan massa berhasil dicegat camat dan aparat. Meski demikian, warga memberikan batas waktu tiga hari pada pihak terkait untuk membongkar makam tersebut.

Tokoh agama di Samuda KH Syahrawi mengungkapkan, awalnya massa yang bergerak hanya tujuh orang. Namun, kabar rencana pembongkaran itu menyebar dengan cepat, hingga ratusan dari berbagai daerah ikut turun. Sebagian dari mereka membawa sejumlah peralatan, seperti gergaji dan chainsaw untuk merobohkan makam.

”Sempat ribut, ternyata banyak yang tahu dan ikut semua. Saat di Desa Lempuyang, kami dicegat Camat Teluk Sampit dan Kapolsek (Jaya Karya), lalu diadakan rapat pertemuan. Tujuan kami hanya merobohkan makam itu, bukan menyerang,” kata Syahrawi, Minggu (12/2).

Menurut Syahrawi, camat dan kapolsek berjanji akan merobohkan makam tersebut. ”Kami sepakat, daripada sempat ada perkelahian atau bentrokan nantinya. Sebab, masyarakat banyak yang kecewa. Saya beri tempo waktu tiga hari sejak besok (hari ini). Lebih dari itu, kami berangkat lagi,” katanya.

Syahrawi melanjutkan, Bupati Kotim Supian Hadi dan aparat terkait disebut akan turun tangan mengatasi masalah yang sudah lama berpolemik itu. ”Yang penting (makam) roboh. Itu saja intinya. Ada disampaikan camat, bahwa Wakil Bupati Kotim (Taufiq Mukri) yang menelepon langsung dan menyampaikan kepada kami agar menunda pembongkaran, serta meminta waktu biar mereka yang menyelesaikannya,” ujarnya.

Pendakwah yang akrab disapa warga Samuda Guru Sahrawi ini menambahkan, hubungan makam tersebut dengan pemimpin aliran yang disebut-sebut sesat, EJ, warga Kecamatan Baamang, lantaran kerap digelar pengajian di makam itu dan tidak mewajibkan salat lima waktu. Sebaliknya, pengikutnya diminta membayar sejumlah uang.

”Salat tidak, tetapi membayar uang malah diwajibkan. Terbalik ini. Kami tidak akan bertindak jika tidak ada korban dan tujuh di antaranya warga kami. Namun, setelah ramai diributkan, pengajian di makam itu sudah tidak terlihat lagi,” katanya.

Setelah pembongkaran makam, pihaknya akan menyadarkan pengikut EJ agar kembali pada ajaran Islam yang sebenarnya. ”Kami bersama Guru Yusuf (KH M Yusuf Al-Hudromy) siap membantu,” ujarnya.

Camat Teluk Sampit Samsurijal mengatakan, pihaknya sepakat dengan warga yang hendak membongkar makam untuk menunda hingga pihak berwenang bertindak. ”Intinya, dari perwakilan warga H Syahrawi, (meminta) makam itu segera dibongkar. Kami sebelumnya sudah sepakat dalam rapat terdahulu bersama MUI, muspika, ulama, dan tokoh masyarakat. Tetapi, kami juga perlu melaporkan semua kepada Bupati Kotim,” ujar Samsurijal.

Samsurijal membenarnya warga memberikan batas waktu tiga hari untuk membongkar makam. Menurut dia, pihaknya memang berencana membongkar makam tersebut. Selain itu, akan membuat spanduk pemberitahuan jika lokasi tersebut bukan tempat kuburan keramat.

”Warga ini membawa gergaji, palu, dan parang untuk membongkar makam, tetapi kami larang dan tahan agar tidak melanggar aturan. Kita memang menduga kuburan itu fiktif dan dibuat-buat. Sebab, tidak ada dasar, sejarah, dan penelitian sebelumnya,” katanya. (mir/ign)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 18:16

"KRAKKKKK" Sopir Dengar Suara Kepala Pecah

PALANGKA RAYA – Hidup Yahya Kristanto (27) berakhir secara mengenaskan. Pemuda itu tewas seketika…

Rabu, 20 Juni 2018 19:02

”Hantu Api” Lumat Barang Ratusan Pedagang

PALANGKA RAYA- Amukan si jago merah (baca kebakaran) kembali melanda Kota Palangka Raya. Kali ini…

Rabu, 20 Juni 2018 16:37

AMAZING!!!! Mancing Ikan, Dapat Buaya Muara

SAMPIT- Berniat ingin memancing ikan di sungai, Yuliadi (36), warga Desa Bangkuang Makmur, Kecamatan…

Selasa, 19 Juni 2018 10:54

Masuk Pantai Ujung Pandaran Dilarang Bawa Mobil

SAMPIT – Pengungunjung Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 19 Juni 2018 10:26

Duhhhh!!! Si Syantik Ini Kepergok Ngutil Celdam di Mal

SAMPIT – UW, gadis 28 tahun ini harus menahan malu lantaran tepergok mengutil (embat) di …

Senin, 18 Juni 2018 12:03

Sssstttt!!! Mau Nyaleg Lewat Golkar Ini Ongkosnya

SAMPIT – Calon anggota legislatif dari Partai Golkar diminta menyiapkan dana besar untuk menghadapi…

Senin, 18 Juni 2018 11:45

Begini Aksi Nyata Pejabat Penting Kalteng Menolak Paham Radikal

PALANGKA RAYA – Sejumlah pejabat penting di Kalimantan Tengah (Kalteng) berusaha merajut persatuan…

Senin, 18 Juni 2018 09:37

AWAS!!! ASN Jangan Tambah Libur

SAMPIT-- Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta untuk disiplin, dan jangan sampai menambah hari libur lagi…

Jumat, 15 Juni 2018 14:29

Ramadan Berakhir, Harusnya Sedih, Harusnya Resah!

SAMPIT -  Seluruh umat Muslim di dunia merayakan hari raya Idul Fitri, Jumat (15/6). Umat menyambut…

Kamis, 14 Juni 2018 17:59

Polisi Ringkus Dua Calo Tiket

PANGKALAN BUN – Polres Kotawaringin Barat dan jajaran Direskrimum Polda Kalteng menangkap dua…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .