MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 14 Februari 2017 12:20
ASLI BUKAN HOAX!!! Foto Jokowi-JK Berbendera Merah Diturunkan
DIGANTI:Kepsek SMP N 3 Pangkalan Banteng menurunkam foto presiden berlatar bendera merah dan menggantinya dengan latar bendera merah putih kemarin.(SLAMET HARMOKO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG - Foto Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla berlatar bendera merah ditemukan di Kecamatan Pangkalan Banteng. Foto itu ada di ruang guru dan ruang Kepala SMPN 3 Pangkalan Banteng, Senin (13/2) pagi.  

Kepala SMPN 3 Pangkalan Banteng Supiannur mengungkapkan, keanehan foto itu baru ia sadari saat sedang berbincang-bincang dengan guru dan tamu sekolah. Foto yang sempat menjadi kontroversi di media sosial hingga membuat pemerintah repot itu akhirnya diganti.

”Saat itu sedang ada tamu, dan sedang berbincang. Kemudian baru sadar kalau foto Presiden dan Wakil Presiden kok sedikit ada yang aneh. Ternyata warna bendera yang di belakangnya hanya berwarna merah,” ujarnya.

Sadar akan kejanggalan itu, dia langsung memeriksa seluruh ruangan kelas dan ruangan kantornya. Ternyata juga ditemukan satu set foto serupa di ruang kerjanya yang tepat berada di atas tempat duduknya.

”Kita telusuri di ruang kelas tidak ada, semua sudah sesuai. Tapi rupanya di ruangan saya ada yang seperti itu,”katanya.

Selama ini dia tidak menyadari bahwa ada kejanggalan dalam foto pasangan pemimpin negeri ini yang terpajang di kantornya. Meski sempat ramai di media sosial ataupun pemberitaan, namun dia dan dewan guru yang lain juga tidak menyadari hal itu.

”Kita sama sekali tidak tahu, karena dulu belinya di Pangkalan Bun, waktu itu belinya beberapa set. Tiap set isinya foto presiden dan wapres serta lambang Garuda Pancasila. Selesai beli ya langsung kita pasang begitu saja,” terangnya.

Foto-foto tersebut diakuinya dibeli oleh bendahara sekolah di salah satu toko di Pasar Indra Kencana Pangkalan Bun. Saat itu pembelian foto dengan bingkai itu tidak hanya dua set namun sekitar empat set lebih. Selain dua set foto nyleneh itu, beberapa set foto lain semuanya berlatas merah putih.

”Kita kan beli banyak, di beberapa set foto lain tidak ada. Hanya dua set itu saja. Saya sendiri juga heran, kenapa bisa begitu. Saya pun masih bingung sampai sekarang,” katanya dengan nada heran.

Setelah diturunkan dan diganti dengan foto berbendera merah putih, dua set foto itu langsung diserahkan ke Polsek Pangkalan Banteng.

”Kita serahkan saja ke polsek, nanti takut berkembang isu yang enggak jelas. Kita ini kan orang awam yang tidak tahu facebook, twitter, path apalagi instagram jadi tidak mengerti dengan isu-isu yang berkembang di media sosial semacam itu,”katanya.

Sementara itu, Kaposlek Pangkalan Banteng Iptu Sudarsono membenarkan temuan tersebut. Kejadian itu bukan disengaja. Pihak sekolah baru mengetahui kejanggalan foto tersebut meski sebenarnya foto itu sudah terpasang beberapa bulan yang lalu.

”Namanya juga tidak tahu, mau bagaimana lagi. Kita berpikir positif sajalah. Mungkin saat produksi gambar itu fotografernya tanpa sengaja sisi pengambilan gambarnya sedikit kurang pas atau benderanya sedikit kelipat sehingga yang terlihat hanya warna merahnya saja. Tapi kita apresiasi pihak sekolah yang aktif memberi laporan dan menyerahkan gambar itu,” katanya.

Tidak hanya itu, Sudarsono juga mengimbau agar semua masyarakat melapor atau menyerahkan ke aparat kepolisian bila menemukan foto semacam itu terutama untuk sekolah-sekolah dan instansi di Pangkalan Banteng.

”Kita minta untuk diganti dan diserahkan ke polsek. Ini untuk mencegah agar tidak dimanfaatkan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab untuk memperkeruh suasana,” pungkasnya. (sla/yit)

 


BACA JUGA

Kamis, 16 November 2017 09:14

Siap-Siap!!! KNPI Kobar Gelar Diklat Pemuda

PANGKALAN BUN - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan menyambut Hari Pahlawan, Dewan Pengurus…

Kamis, 16 November 2017 09:02

Pelanggar Lalu Lintas Didominasi Karyawan Swasta

PANGKALAN BUN - Selama Operasi Zebra Telabang 2017 dari tanggal 1 hingga 14 November 2017 di Kabupaten…

Kamis, 16 November 2017 08:59

Panwaslu Kecamatan Se-Kobar Resmi Dilantik

PANGKALAN BUN-Sebanyak 18 anggota panitia pengawas pemilu (Panwaslu) Kecamatan Se Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 16 November 2017 08:14

Pemkab Kobar Kembangkan 6 Wisata Alam, Apa Saja???

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus mengembangkan potensi pariwisata untuk…

Rabu, 15 November 2017 10:48

Setelah Gantung Diri, Kakek Ini Masih Bernafas

KUMAI -  Tirto Solikin gantung diri di belakang warungnya sendiri, Jalan Panglima Utar, Desa Sei…

Rabu, 15 November 2017 10:34

Pasar Trans Lokal di Nanga Bulik Mulai Difungsikan

NANGA BULIK – Pasar trans lokal kota Nanga Bulik mulai difungsikan setelah dua tahun mangkrak.…

Rabu, 15 November 2017 10:20

Pemkab Kobar Tanggapi Pandangan Fraksi-Fraksi

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memberikan jawaban atas pandangan fraksi…

Rabu, 15 November 2017 10:17

Ummmaae..Sayangnya!!! Wisata Danau Gatal Minim Sarana Penunjang

KOTAWARINGIN LAMA –  Danau Gatal di Desa Rungun, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten…

Rabu, 15 November 2017 10:13

Pengamanan Markas Polisi Diperketat, Kenapa Nih?

PANGKALAN BUN – Pascateror di Mapolres Dharmasraya, Sumatera Barat, Kapolres Kotawaringin Barat…

Rabu, 15 November 2017 09:53

Capaian PAD Kobar Perizinan Jauh dari Target

PANGKALAN BUN – Realisasi penerimaan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .