MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 16 Februari 2017 16:55
Banyak Developer Garap Rumah Subsidi
SEJUTA RUMAH: Perumahan bersubsidi garapan PT . Bumi Griya Perkasa di Jalan Karang Taruna, Sampit. (HERU/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT - Di tengah lesunya pertumbuhan ekonomi, para pengembang perumahan di Kota Sampit tertolong adanya program sejuta rumah. Developer yang awalnya hanya menggarap hunian komersial, kini ikut menggarap perumahan bersubsidi.

Ketua Real Estate Indonesia Kabupaten Kotawaringin Timur Andi Saputra mengungkapkan, melemahnya perekonomian nasional berimbas untuk kalangan menengah ke atas. Buktinya, penjualan segmen rumah menengah ke atas di Kotim ikut lesu. Makanya, banyak pengembang yang awalnya hanya menggarap komersial, kini terjun ke perumahan subsidi.

Dia merinci, developer yang kini  ikut bermain perumahan subsidi adalah PT. Tata Rumah Indah Mandiri, PT. Wengga Citra Jaya, PT. Bumi Griya Perkasa, CV. Sinar Fajar, CV. Bina Karya Permai, CV. Karya Budi, PT. Juli Indah Jaya Makmur, PT. Aditama Putra Teguh, dan PT . Jaya Agung.

”Dulu hanya segelintir developer yang garap perumahan subsidi di Sampit, tapi sekarang ada sembilan developer. Rumah subsidi jadi penolong developer, meski marginnya tipis,” ujar Andi yang juga owner PT Bumi Griya Perkasa. 

Menurutnya, realisasi rumah subsidi di Kalteng tahun 2016 mencapai 700 unit dan porsi paling banyak ada di Kotim. Developer yang paling banyak menggarap adalah PT Wengga Citra Jaya milik Bu Rambat.  

Sebagai pengembang yang sedang membangun rumah subsidi di kawasan Sampit, Andi optimis akan ada peningkatan penjualan rumah subsidi  di tahun 2017.  Indikatornya, harga sawit mulai membaik sehingga berdampak terhadap perekonomian di Kotim. Tingginya minat masyarakat membeli rumah subsidi dikarenakan harga yang terjangkau.

”Untuk tahun ini, rumah subsidi dibanderol Rp 135 juta, meningkat dibanding tahun lalu yang hanya Rp 128 juta. Ukuran rumahnya 36 meter persegi dengan ukuran lahan minimal 120 meter persegi,” kata Andi.

Untuk mempercepat realisasi program sejuta rumah, kata Andi, perlu adanya sinergi yang kuat antara pengembang, perbankan, dan pemerintah. Apalagi pemerintah telah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) Jilid XIII yang isinya tentang pengurangan, penggabungan, dan percepatan proses perizinan untuk pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah.  

Salah satu poin PKE Jilid XIII adalah, percepatan dalam pengurusan surat pelepasan hak  atas tanah dari pemilik tanah kepada pihak developer (dari 15 hari jadi 3 hari kerja), pengukuran dan pembuatan peta bidang tanah (dari 90 hari jadi 14 hari kerja), penerbitan IMB induk dan pemecahan IMB (dari 30 hari jadi 3 hari kerja).

Selain itu, pengembang juga butuh kemudahan dalam mendapatkan sarana dan prasarana, seperti pasokan listrik dari PLN dan air dari PDAM.  ”Tanpa adanya listrik, calon pembeli tidak akan mau menempati rumah. Kalau untuk air, bisa disiasati dengan sumur bor. Yang penting airnya bagus dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” terangnya. (yit) 


BACA JUGA

Kamis, 16 November 2017 08:03

Program Pendidikan Gratis Disorot

SAMPIT-Ketua Komisi III DPRD Kotim, Rimbun  menyatakan bahwa program  penyediaan pendidikan…

Rabu, 15 November 2017 10:50

Penutupan Lokalisasi, Protes Terus Bermunculan

SAMPIT – Protes terhadap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) terkait bantuan…

Rabu, 15 November 2017 09:16

Bupati Undang Masyarakat Mandi Safar, YUKKKKK!!!!

SAMPIT - Bupati Kotim, Supian Hadi mengajak masyarakat untuk bisa menyaksikan pelaksanaan ritual mandi…

Selasa, 14 November 2017 08:51

Aduhhh!!! Penderita DBD Meninggal Meningkat

SAMPIT—Selama tahun 2017 ini, penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kotim yang terdata oleh…

Selasa, 14 November 2017 08:14

AWAS!!! Geng Remaja Bisa Jadi Bibit Premanisme

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sarjono merasa prihatin  atas salah satu persoalan sosial…

Senin, 13 November 2017 10:35

WASPADA!!!! Teror Buaya Belum Berakhir

SAMPIT – Masyarakat Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur…

Senin, 13 November 2017 09:01

Bertekad Tumpas Desa Blank Spot Internet

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan pada 2018 mendatang, seluruh…

Senin, 13 November 2017 08:32

Uchhh Payah!!! Kesadaran Pengusaha Angkutan Dinilai Rendah

SAMPIT-Anggota Komisi I DPRD Kotim, Abdul Khalik menyayangkan rendahnya tingkat kesadaran para pengusaha…

Sabtu, 11 November 2017 15:28

Ratusan Botol Disita, Pemilik Kafe Terancam Denda Puluhan Juta

SAMPIT – Pemilik salah satu kafe di Jalan HM Arsyad berinisal DA (38), dikenakan tindak pidana…

Sabtu, 11 November 2017 15:23

"BRAKKKKKK" Pohon Tua Tumbang, Rumah Terbelah

SAMPIT – Pohon sengon yang diperkirakan berusia 35 tahun, roboh menimpa sebuah rumah yang merangkap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .