MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 16 Februari 2017 16:55
Banyak Developer Garap Rumah Subsidi
SEJUTA RUMAH: Perumahan bersubsidi garapan PT . Bumi Griya Perkasa di Jalan Karang Taruna, Sampit. (HERU/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT - Di tengah lesunya pertumbuhan ekonomi, para pengembang perumahan di Kota Sampit tertolong adanya program sejuta rumah. Developer yang awalnya hanya menggarap hunian komersial, kini ikut menggarap perumahan bersubsidi.

Ketua Real Estate Indonesia Kabupaten Kotawaringin Timur Andi Saputra mengungkapkan, melemahnya perekonomian nasional berimbas untuk kalangan menengah ke atas. Buktinya, penjualan segmen rumah menengah ke atas di Kotim ikut lesu. Makanya, banyak pengembang yang awalnya hanya menggarap komersial, kini terjun ke perumahan subsidi.

Dia merinci, developer yang kini  ikut bermain perumahan subsidi adalah PT. Tata Rumah Indah Mandiri, PT. Wengga Citra Jaya, PT. Bumi Griya Perkasa, CV. Sinar Fajar, CV. Bina Karya Permai, CV. Karya Budi, PT. Juli Indah Jaya Makmur, PT. Aditama Putra Teguh, dan PT . Jaya Agung.

”Dulu hanya segelintir developer yang garap perumahan subsidi di Sampit, tapi sekarang ada sembilan developer. Rumah subsidi jadi penolong developer, meski marginnya tipis,” ujar Andi yang juga owner PT Bumi Griya Perkasa. 

Menurutnya, realisasi rumah subsidi di Kalteng tahun 2016 mencapai 700 unit dan porsi paling banyak ada di Kotim. Developer yang paling banyak menggarap adalah PT Wengga Citra Jaya milik Bu Rambat.  

Sebagai pengembang yang sedang membangun rumah subsidi di kawasan Sampit, Andi optimis akan ada peningkatan penjualan rumah subsidi  di tahun 2017.  Indikatornya, harga sawit mulai membaik sehingga berdampak terhadap perekonomian di Kotim. Tingginya minat masyarakat membeli rumah subsidi dikarenakan harga yang terjangkau.

”Untuk tahun ini, rumah subsidi dibanderol Rp 135 juta, meningkat dibanding tahun lalu yang hanya Rp 128 juta. Ukuran rumahnya 36 meter persegi dengan ukuran lahan minimal 120 meter persegi,” kata Andi.

Untuk mempercepat realisasi program sejuta rumah, kata Andi, perlu adanya sinergi yang kuat antara pengembang, perbankan, dan pemerintah. Apalagi pemerintah telah mengeluarkan Paket Kebijakan Ekonomi (PKE) Jilid XIII yang isinya tentang pengurangan, penggabungan, dan percepatan proses perizinan untuk pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah.  

Salah satu poin PKE Jilid XIII adalah, percepatan dalam pengurusan surat pelepasan hak  atas tanah dari pemilik tanah kepada pihak developer (dari 15 hari jadi 3 hari kerja), pengukuran dan pembuatan peta bidang tanah (dari 90 hari jadi 14 hari kerja), penerbitan IMB induk dan pemecahan IMB (dari 30 hari jadi 3 hari kerja).

Selain itu, pengembang juga butuh kemudahan dalam mendapatkan sarana dan prasarana, seperti pasokan listrik dari PLN dan air dari PDAM.  ”Tanpa adanya listrik, calon pembeli tidak akan mau menempati rumah. Kalau untuk air, bisa disiasati dengan sumur bor. Yang penting airnya bagus dan bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” terangnya. (yit) 


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 17:06

Weisssss Keren!!! 25 Pesawat Merah Putih Meriahkan HUT RI

SAMPIT – Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) menerbangkan 25 pesawat aeromodelling yang sudah…

Senin, 21 Agustus 2017 08:21

Ssttttt!!! Dewan Soroti Rekrutmen Pekerja di Bandara

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Dadang H Syamsu mengaku banyak menerima laporan warga dari Kelurahan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:02

WOW!!!! Rujab Bakal Lebih Mewah, Seperti Apa Ya Penasaran????

SAMPIT – Renovasi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kotim bakal lebih mewah dari sebelumnya. Pasalnya,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:55

Dewan Desak Pemkab Awasi Penjualan Lem

SAMPIT -Anggota Komisi III DPRD Kotim Nono Magat mendesak agar Pemkab Kotim terlibat mengawasi perdagangan…

Jumat, 18 Agustus 2017 09:23

Upacara Bendera di Tepi Sungai Mentaya, Begini Suasananya..

SAMPIT- Upacara bendera di halaman kantor  mungkin sudah lumrah atau biasa. Tapi bagaimana jika…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:45

Tangani Penderinta Gangguan Jiwa, Jangan Ada "Main" Pasung di Kotim

SAMPIT-Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur Darmawati, mendukung  Kotim bebas dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 14:40

Coba Pembibitan Bawang Merah Diperkotaan, Bagaimana Jadinya?

SAMPIT—  Demi memperkuat sektor pertanian, beberapa petani di wilayah perkotaan seperti di…

Kamis, 17 Agustus 2017 13:56

WADUWWWW!!!! Jalan Desa Dirusak, Kades Diancam

SAMPIT – Pembangunan jalan di Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut terancam gagal. …

Rabu, 16 Agustus 2017 09:48

Kacau Balau Pilkades, Giliran Insentif Panitia Tak Terbayar

SAMPIT – Karut marut pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kotawaringin…

Rabu, 16 Agustus 2017 09:43

Akhirnya!!! KUA-PPAS Perubahan APBD 2017 Disahkan

SAMPIT- Nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .