MANAGED BY:
SENIN
20 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 16 Februari 2017 17:35
SUEEERRR!!! Perda Miras Dipastikan Lebih Garang
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – RevisiPeraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur tentang Minuman Keras dipastikan selesai dibahas tahun ini.  Revisi yang ditekankan pada tata niaga miras dan sanksi ini telah masuk dalam program legislasi daerah (prolegda) 2017.

”Tahun ini masuk di prolegda, kita janjikan itu akan tuntas dibahas karena sifatnya revisi perda,” kata Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kotim Dadang H Syamsu  kemarin (15/2).

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, semua minimarket atau kios dan ruko dilarang menjual minuman beralkohol golongan A di bawah 5 persen terhitung 16 April. Permendag ini merupakan perubahan kedua atas peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.     

Selama ini, Kotim menerapkan Perda Kotim Nomor 2 Tahun 2011 yang masih memperbolehkan penjualan minuman beralkohol golongan A pada kios, ruko, atau minimarket. Untuk itu, peraturan daerah tersebut harus direvisi agar tidak ada ganjalan dalam penerapan di lapangan.

Dadang meyakinkan, proses revisi pasal-pasal terkait masalah ini tidak akan terlalu lama. Revisi peraturan daerah tidak memerlukan naskah akademik, seperti halnya saat pembuatan peraturan daerah baru.       

"Selain itu, peraturan daerah kita sebenarnya juga isinya sudah sejalan, karena di sana menegaskan bahwa penjualan miras golongan A hanya diperbolehkan untuk kafe yang lokasinya langsung terintegrasi dengan hotel. Minuman kerasnya juga tidak boleh dijual dalam bentuk kemasan, jadi harus minum di sana. Makanya saya rasa kalau dari substansinya sudah sejalan," tegas Dadang.

Terkait subtansi perda saat ini terbilang lemah, terutama dari segi sanksi. Penjual hanya dikenakan tindak pidana ringan dengan hukuman maksimal enam bulan penjara. Sementara sanksi tidak ada batasan minimalnya. Sedangkan denda  maksimal hanya Rp 50 juta. Kondisi demikian menjadikan pengusaha miras di Kotim  tidak pernah jera saat dirazia.

Dalam rencana revisi perda miras, sanksi akan diterapkan lebih keras, yakni minimal tiga bulan penjara dan maksimal enam bulan. Denda paling sedikit Rp 25 juta dan maksimal Rp 50 juta. (ang/yit)


BACA JUGA

Sabtu, 18 Februari 2017 10:55

Hutang Segintung Lunas, Ini Sisa Dampaknya ..

KUALA PEMBUANG - Pemerintah Kabupaten Seruyan telah melunasi hutang Pelabuhan Teluk Segintung kepada…

Jumat, 17 Februari 2017 11:08

Yeeee... Empat Poktan Ini Dapat Bibit Buah.

KUALA PEMBUANG - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Seruyan, Kamis (16/2) kemarin menyerahkan…

Kamis, 16 Februari 2017 11:07

TIDAK BISA TIDAK! Pemerataan Guru Harus Dilakukan

SAMPIT-Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Hero Harapanno Mandouw menyatakan…

Kamis, 16 Februari 2017 10:53

Infrastruktur Pertanian Butuh Belaian dan Perhatian

KUALA PEMBUANG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan H. Ahmad Ruswandi mengaku saat…

Rabu, 15 Februari 2017 11:44

Soal Ini, Kalteng Masuk Daftar Merah

SAMPIT— Belum tercapainya dalam memenuhi target yang ditetapkan pemerintah pusat dalam penerapan…

Rabu, 15 Februari 2017 11:21

Begini nih Serunya, Kalau Bupati dan Danrem Nyemplung Sawah

KUALA PEMBUANG - Bupati Seruyan H. Sudarsono, SH, Ketua DPRD Seruyan H. Ahmad Ruswandi dan Komandan…

Selasa, 14 Februari 2017 11:53

Komisi III Ngotot THM Ditertibkan

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Rudianur  bereaksi keras dengan  keberadan tempat hiburan…

Selasa, 14 Februari 2017 11:12

Pilkades di Kotim Jangan Dimundurkan Lagi dong..!

SAMPIT-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak sebentar lagi dilaksanakan di tahun 2017…

Selasa, 14 Februari 2017 11:02

Buka Lahan Tak Perlu Bakar-Bakar, Ini Solusinya dari Dewan

KUALA PEMBUANG - Musim kemarau tahun ini, kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Seruyan kembali…

Selasa, 14 Februari 2017 10:31

Tertangkap Setrum Ikan, Pelaku Direndam di Parit, Lihat Tuh Penampakannya...

NANGA BULIK – Aksi penangkapan ikan secara ilegal menggunakan racun dan alat setrum masih marak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .