MANAGED BY:
KAMIS
21 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 16 Februari 2017 17:35
SUEEERRR!!! Perda Miras Dipastikan Lebih Garang
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – RevisiPeraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur tentang Minuman Keras dipastikan selesai dibahas tahun ini.  Revisi yang ditekankan pada tata niaga miras dan sanksi ini telah masuk dalam program legislasi daerah (prolegda) 2017.

”Tahun ini masuk di prolegda, kita janjikan itu akan tuntas dibahas karena sifatnya revisi perda,” kata Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kotim Dadang H Syamsu  kemarin (15/2).

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, semua minimarket atau kios dan ruko dilarang menjual minuman beralkohol golongan A di bawah 5 persen terhitung 16 April. Permendag ini merupakan perubahan kedua atas peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.     

Selama ini, Kotim menerapkan Perda Kotim Nomor 2 Tahun 2011 yang masih memperbolehkan penjualan minuman beralkohol golongan A pada kios, ruko, atau minimarket. Untuk itu, peraturan daerah tersebut harus direvisi agar tidak ada ganjalan dalam penerapan di lapangan.

Dadang meyakinkan, proses revisi pasal-pasal terkait masalah ini tidak akan terlalu lama. Revisi peraturan daerah tidak memerlukan naskah akademik, seperti halnya saat pembuatan peraturan daerah baru.       

"Selain itu, peraturan daerah kita sebenarnya juga isinya sudah sejalan, karena di sana menegaskan bahwa penjualan miras golongan A hanya diperbolehkan untuk kafe yang lokasinya langsung terintegrasi dengan hotel. Minuman kerasnya juga tidak boleh dijual dalam bentuk kemasan, jadi harus minum di sana. Makanya saya rasa kalau dari substansinya sudah sejalan," tegas Dadang.

Terkait subtansi perda saat ini terbilang lemah, terutama dari segi sanksi. Penjual hanya dikenakan tindak pidana ringan dengan hukuman maksimal enam bulan penjara. Sementara sanksi tidak ada batasan minimalnya. Sedangkan denda  maksimal hanya Rp 50 juta. Kondisi demikian menjadikan pengusaha miras di Kotim  tidak pernah jera saat dirazia.

Dalam rencana revisi perda miras, sanksi akan diterapkan lebih keras, yakni minimal tiga bulan penjara dan maksimal enam bulan. Denda paling sedikit Rp 25 juta dan maksimal Rp 50 juta. (ang/yit)


BACA JUGA

Senin, 18 Juni 2018 09:42

Jamin Keamanan, Kapolres Patroli Tempat Wisata

PALANGKA RAYA – Memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri dan keamanan masyarakat di sejumlah…

Minggu, 10 Juni 2018 22:45

Tak Khawatir Dekat Lebaran, Khitanan Massal Disambut Warga Antusias

SAMPIT- Libur sekolah dalam rangka bulan Ramadan- Lebaran dimanfaatkan orang tua untuk mengkhitan anak…

Sabtu, 09 Juni 2018 13:05

Belasan Pejabat Pratama Mendadak Digeser, Ada Apa Ini?

PALANGKA RAYA –Sehari menjelang libur panjang  dalam rangka Lebaran, Wali Kota Palangka Raya,…

Jumat, 08 Juni 2018 16:38

Hilang Seminggu, Iyung Ditemukan Jadi Almarhumah

KUALA PEMBUANG – Warga Jalan Kuala Pembuang – Telaga Pulang, tepatnya di desa trans Kartika…

Jumat, 08 Juni 2018 11:12

Serapan Anggaran Rendah, Pemprov Siapkan Rencana Aksi

PALANGKA RAYA - Serapan naggaran yang masih masih rendah menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi…

Jumat, 08 Juni 2018 10:43

ASN-ASN Ini Pantang Menyerah Ikut Lelang Jabatan

SAMPIT – Seleksi terbuka lelang jabatan kepala satuan organisasi perangkat daerah (SOPD)…

Jumat, 08 Juni 2018 10:25

Perusahaan Diminta Sediakan Angkutan Layak

SAMPIT – Perusahaan yang ingin memulangkan karyawannya pada arus mudik Lebaran tahun ini diharapkan…

Kamis, 07 Juni 2018 10:31

Banmus Gelar Rapat, Susun Jadwal Dewan

KUALA PEMBUANG - Badan Musyawarah (Banmus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Seruyan bersama…

Kamis, 07 Juni 2018 10:28

Puluhan Sopir Disuruh Kencing

KUALA PEMBUANG – Guna memastikan kesehatan sopir angkutan umum dan travel menghadapi arus mudik…

Kamis, 07 Juni 2018 10:25

Polres Seruyan Gelar Pasukan

KUALA PEMBUANG - Kapolres Seruyan AKBP Ramon Zamora Ginting SIK memimpin upacara apel gelar pasukan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .