MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 16 Februari 2017 17:35
SUEEERRR!!! Perda Miras Dipastikan Lebih Garang
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, SAMPIT – RevisiPeraturan Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur tentang Minuman Keras dipastikan selesai dibahas tahun ini.  Revisi yang ditekankan pada tata niaga miras dan sanksi ini telah masuk dalam program legislasi daerah (prolegda) 2017.

”Tahun ini masuk di prolegda, kita janjikan itu akan tuntas dibahas karena sifatnya revisi perda,” kata Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPRD Kotim Dadang H Syamsu  kemarin (15/2).

Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 6 Tahun 2015 tentang Pengendalian dan Pengawasan Minuman Beralkohol, semua minimarket atau kios dan ruko dilarang menjual minuman beralkohol golongan A di bawah 5 persen terhitung 16 April. Permendag ini merupakan perubahan kedua atas peraturan Menteri Perdagangan Nomor 20 Tahun 2014 tentang Pengendalian dan Pengawasan Terhadap Pengadaan, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol.     

Selama ini, Kotim menerapkan Perda Kotim Nomor 2 Tahun 2011 yang masih memperbolehkan penjualan minuman beralkohol golongan A pada kios, ruko, atau minimarket. Untuk itu, peraturan daerah tersebut harus direvisi agar tidak ada ganjalan dalam penerapan di lapangan.

Dadang meyakinkan, proses revisi pasal-pasal terkait masalah ini tidak akan terlalu lama. Revisi peraturan daerah tidak memerlukan naskah akademik, seperti halnya saat pembuatan peraturan daerah baru.       

"Selain itu, peraturan daerah kita sebenarnya juga isinya sudah sejalan, karena di sana menegaskan bahwa penjualan miras golongan A hanya diperbolehkan untuk kafe yang lokasinya langsung terintegrasi dengan hotel. Minuman kerasnya juga tidak boleh dijual dalam bentuk kemasan, jadi harus minum di sana. Makanya saya rasa kalau dari substansinya sudah sejalan," tegas Dadang.

Terkait subtansi perda saat ini terbilang lemah, terutama dari segi sanksi. Penjual hanya dikenakan tindak pidana ringan dengan hukuman maksimal enam bulan penjara. Sementara sanksi tidak ada batasan minimalnya. Sedangkan denda  maksimal hanya Rp 50 juta. Kondisi demikian menjadikan pengusaha miras di Kotim  tidak pernah jera saat dirazia.

Dalam rencana revisi perda miras, sanksi akan diterapkan lebih keras, yakni minimal tiga bulan penjara dan maksimal enam bulan. Denda paling sedikit Rp 25 juta dan maksimal Rp 50 juta. (ang/yit)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 11:47

Nah..Nah...Banyak Ditemukan Dukungan Ganda Calon Perseorangan

NANGA BULIK – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lamandau menyerahkan berita acara hasil verifikasi…

Senin, 11 Desember 2017 11:16

Rendahnya Partisipasi Pemilih Jadi Sorotan

KASONGAN – Minimnya partisipasi pemilih menjadi pekerjaan rumah bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Senin, 11 Desember 2017 11:14

NGERI!!! Angin Kencang Bikin Celaka Tiga Pengendara

KASONGAN – Cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang akhir-akhir ini kerap melanda…

Senin, 11 Desember 2017 11:08

PATUT DICONTOH!!! Menebar Kebaikan melalui Aksi Donor Darah

KASONGAN – Kekosongan stok darah yang kerap terjadi di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Mas Amsyar…

Minggu, 10 Desember 2017 16:44

Begini Solusi Atasi Banjir di Jalan Pangkalan Bun-Kolam

PANGKALAN BUN– Permasalahan banjir yang sering merendam ruas jalan Pangkalan Bun-Kotawaringin…

Kamis, 07 Desember 2017 15:11

Safari Natal ke Marikit, Masalah Ini yang Disorot Bupati Katingan

KASONGAN – Kenakalan remaja yang menjurus pada pergaulan bebas terjadi akibat beberapa faktor,…

Kamis, 07 Desember 2017 15:07

HEDEHH!!! Saking Buruknya Pengelolaan Sampah, DLH Seruyan Masih Perlu Diingatkan Lagi

KUALA PEMBUANG– Buruknya pengelolaan sampah di Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan menjadi tantangan…

Rabu, 06 Desember 2017 13:38

Penuhi SDM Berkompeten, Pemkab Kobar Jalin Kerja Sama dengan STTD Bekasi

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menjalin kerja sama dengan Sekolah…

Selasa, 05 Desember 2017 13:42

MIRIS!!! 15 Tahun Berdiri, Seruyan Belum Punya Taman Bermain

KUALA PEMBUANG – Sejak berdiri 15 tahun lalu, Kabupaten Seruyan belum memiliki fasilitas…

Selasa, 05 Desember 2017 13:39

KERENNYA!!! Warga Semakin Sadar, Orangutan Diserahkan ke BKSDA

SAMPIT – Kesadaran masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akan larangan memelihara satwa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .