MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Jumat, 17 Februari 2017 10:36
ASTAGA!!! Proyek Sumur Bor Tak Sesuai MoU, Tak Jelas Pula
PROYEK SUMUR BOR MACET: Pembangunan dua ribu unit sumur bor terkendala. Hanya beberapa yang sudah dikerjakan. Nampak sejumlah pejabat Pemprov Kalteng saat launching sumur bor yang selesai dibangun beberapa waktu lalu.(YUSHO/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Pembangunan  dua ribu unit sumur bor untuk mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan, yang dirancang oleh Pj Gubernur Kalteng Hadi Prabowo pada 2016 lalu, hingga 2017 ini belum jelas kelanjutannya.

Bahkan hingga kedudukan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, pembangunan sumur bor yang melibatkan dengan pihak swasta ini sempat dipertanyakan.

Mengenai hal ini, Pj Sekda Kalteng Syahrin Daulay mengakui dua ribu sumur bor tersebut memang belum semuanya terbangun. Berapa rincian yang selesai dan yang belum, tidak diketahui secara pasti berapa  unit hingga sekarang.

“Terus terang saya kurang mengerti berapa unit yang terbangun dan berapa yang belum. Tapi yang jelas belum terbangun semua,” katanya, Kamis (16/2).

Seperti diketahui, pembangunan dua ribu unit sumur bor ini berdasarkan kesepakatan yang antara Pemerintah Pusat, Pemprov dan Kabupaten Pulang Pisau serta pihak ketiga dalam hal ini  konsorsium bidang perkebunan, kehutanan, pertambangan jasa kontruksi maupun Bank Kalteng.

Berdasarkan Memorandum of Understanding (MoU) atau nota kesepahaman yang ditangatangani awal April 2016 lalu, kesepakatan semua pihak akan membangun semur bor dengan jumlah masing-masing.

“Bedasarkan MoU, daedline-nya tahun 2016. Tapi sekarang pembangunan sumur bor ini tidak sesuai MoU. Tidak tahu apa kendalanya, mungkin karena mereka (pihak ketiga, Red) melihat kondisi cuaca (sudah hujan) dan kabut asap pada 2015 sudah lewat, ya mikirnya sumur bor tidak perlu lagi,” terangnya.

Sekalipun terjadi keterlambatan, dia memastikan Pemprov tidak bisa memberi sanksi pada pihak ketiga yang terikat dalam MoU.

Pasalnya dalam MoU tersebut tidak memuat masalah sanksi apabila pengerjaan sumur bor tidak tepat waktu. Sehingga yang bisa dilakukan hanyala menagih dan mempertanyakan pihak ketiga mengenai kesepakatan.

“Rencananya minggu depan kami akan melaksanakan rapat terkait karhutla. Nah, nanti waktu pertemuan, kami akan tanyakan lagi terkait komitmen pembangunan sumur bor ini,” tegas Syahrin mengakhiri. (sho/fm)


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 13:03

Disdik Persiapkan Pelaksanaan UN/UNBK

MUARA TEWEH – Menghadapi ujian nasional baik tertulis ataupun berbasis komputer tahun ajaran 2017/2018,…

Rabu, 13 Desember 2017 13:02

Selesaikan Pembangunan Fisik yang Belum Tuntas!

MUARA TEWEH – Fraksi-fraksi pendukung DPRD Kabupaten Barito Utara (Batara) telah menyetujui RAPBD…

Rabu, 13 Desember 2017 12:00

Perindo Pulpis Fokus Verifikasi KPU

PULANG PISAU – Sebagai partai pendatang baru, kehadiran Partai Persatuan Indonesia (Perindo) saat…

Rabu, 13 Desember 2017 11:50

Sembako Murah Diserbu Warga Kahut

KUALA KURUN – Rangkaian pelaksanaan pasar murah menjelang Natal 2017 terus berlanjut. Setelah…

Rabu, 13 Desember 2017 11:48

WOW!!! Gumas Kembangkan Padi Organik Seluas 1.700 Hektare

KUALA KURUN – Tahun 2018 mendatang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung…

Rabu, 13 Desember 2017 11:46

Raperda Ini Dianggap Paling Prioritas oleh DPRD Gumas

KUALA KURUN – Dari sembilan rancangan peraturan daerah (raperda) yang diajukan oleh Pemerintah…

Rabu, 13 Desember 2017 11:45

Prioritaskan Infrastruktur Pascabanjir

KUALA KURUN –  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Gunung Mas Tahun 2018 turun Rp 58,9…

Rabu, 13 Desember 2017 11:43

Jelang Natal, Semua Pihak Diminta Jaga Kamtibmas

KUALA KURUN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Lily…

Rabu, 13 Desember 2017 11:42

Cegah Sengketa Pilkada dengan Razia KTP

KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong meminta seluruh masyarakat memiliki kartu…

Selasa, 12 Desember 2017 12:45

Mau Jadi Jutawan? Tanaman Ini Menjanjikan Banyak Penghasilan

PULANG PISAU – Masuknya perusahaan pengolahan kayu sengon PT Naga Bhuana Piranti di Desa Bontoi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .