MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 17 Februari 2017 11:20
GILAA..!! Pohon Cabai Sekarang Jadi Sasaran Pencurian

Harga Mahal, Petani Jaga Malam di Kebun

MAHAL: Petani menjaga cabai rawit yang hampir panen di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang baru baru ini.(SERA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Tingginya harga cabai rawit membuat komoditas tersebut rawan pencurian. Petani terpaksa tidur di kebun demi lombok.

”Teman sesama petani cabai di pal 18 Pelangsian, tanam 1 hektare, hampir separonya dicuri orang,” ucap Wagiran, petani cabai rawit di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang, belum lama ini.

Petani yang akrab disapa Giran ini menyebutkan, pencuri tidak memetik cabai satu per satu, tapi mencabut langsung pohon cabai pada malam hari saat kebun tidak dijaga pemiliknya. Untuk menghindari nasib serupa, ia menjaga ladangnya setiap malam.

”Di sini dibilang aman, tidak juga. Makanya kalau malam, biasanya saya jaga. Kita antisipasi saja, takut kalau kena juga. Soalnya yang dicuri itu kebanyakan karena nggak dijaga. Kita sudah memanam dan merawatnya susah-susah, diambil orang kan sayang. Apalagi harga cabai mahal sekarang,” imbuhnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Sarno, petani sayur yang juga menanam cabai rawit di ladangnya, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan MB Ketapang. Dirinya biasa mengecek ladangnya setiap malam sekaligus memberi makan sapi peliharaannya. Saat mengecek, dia akan menyenteri ladangnya dan membunyikan pentungan untuk mencegah adanya pencurian.

”Saya dengar juga di pal 17 itu juga dicuri. Kalau  tempat saya di tengah kota, rasanya tidak mungkin sampai diambil orang. Tapi memang enggak tahu juga kalau orang nekad,” katanya.

Dirinya mengakui, tempatnya berladang pernah mengalami kecurian. Hanya saja bukan cabai yang menjadi sasaran, tetapi daun bawang. Pencurian daun bawang dulu sangat marak sampai membuat para peladang resah dan ragu untuk menanam daun bawang.

”Kalau daun bawang dulu bener-bener dijaga. Bahkan sampai rombongan jaga bersama. Dulu pencuriannya marak sekali, banyak yang nangis gara-gara itu. Ada tetangga yang nanam sampai enam balur, semuanya habis dicuri,” ujarnya.

Untuk saat ini, dirinya mengatakan akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ladangnya setiap malam. Walaupun tidak pernah kecolongan, hal tersebut untuk berjaga-jaga sebab karena harga cabai yang merokot saat ini cukup untuk membuat tanaman cabai rawit yang mereka tanam menjadi sasaran empuk pencurian.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kotim mengaku belum mendapat laporan dari petani terkait mengenai kasus pencurian tanaman cabai rawit. Meski begitu, Kasi Produksi Holtikultura Distanak Kotim Gt. Akhirin mengingatkan, para petani untuk terus meningkatkan kewaspadaan agar mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Kami belum dapat laporan soal itu. Untuk saat ini, kami imbau agar para petani untuk berhati-hati dan menjaga ladang mereka masing-masing,” pungkasnya.  (sei/yit)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 17:06

Weisssss Keren!!! 25 Pesawat Merah Putih Meriahkan HUT RI

SAMPIT – Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) menerbangkan 25 pesawat aeromodelling yang sudah…

Senin, 21 Agustus 2017 08:21

Ssttttt!!! Dewan Soroti Rekrutmen Pekerja di Bandara

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Dadang H Syamsu mengaku banyak menerima laporan warga dari Kelurahan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:02

WOW!!!! Rujab Bakal Lebih Mewah, Seperti Apa Ya Penasaran????

SAMPIT – Renovasi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kotim bakal lebih mewah dari sebelumnya. Pasalnya,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:55

Dewan Desak Pemkab Awasi Penjualan Lem

SAMPIT -Anggota Komisi III DPRD Kotim Nono Magat mendesak agar Pemkab Kotim terlibat mengawasi perdagangan…

Jumat, 18 Agustus 2017 09:23

Upacara Bendera di Tepi Sungai Mentaya, Begini Suasananya..

SAMPIT- Upacara bendera di halaman kantor  mungkin sudah lumrah atau biasa. Tapi bagaimana jika…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:45

Tangani Penderinta Gangguan Jiwa, Jangan Ada "Main" Pasung di Kotim

SAMPIT-Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur Darmawati, mendukung  Kotim bebas dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 14:40

Coba Pembibitan Bawang Merah Diperkotaan, Bagaimana Jadinya?

SAMPIT—  Demi memperkuat sektor pertanian, beberapa petani di wilayah perkotaan seperti di…

Kamis, 17 Agustus 2017 13:56

WADUWWWW!!!! Jalan Desa Dirusak, Kades Diancam

SAMPIT – Pembangunan jalan di Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut terancam gagal. …

Rabu, 16 Agustus 2017 09:48

Kacau Balau Pilkades, Giliran Insentif Panitia Tak Terbayar

SAMPIT – Karut marut pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kotawaringin…

Rabu, 16 Agustus 2017 09:43

Akhirnya!!! KUA-PPAS Perubahan APBD 2017 Disahkan

SAMPIT- Nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .