MANAGED BY:
MINGGU
21 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 17 Februari 2017 11:20
GILAA..!! Pohon Cabai Sekarang Jadi Sasaran Pencurian

Harga Mahal, Petani Jaga Malam di Kebun

MAHAL: Petani menjaga cabai rawit yang hampir panen di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang baru baru ini.(SERA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Tingginya harga cabai rawit membuat komoditas tersebut rawan pencurian. Petani terpaksa tidur di kebun demi lombok.

”Teman sesama petani cabai di pal 18 Pelangsian, tanam 1 hektare, hampir separonya dicuri orang,” ucap Wagiran, petani cabai rawit di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang, belum lama ini.

Petani yang akrab disapa Giran ini menyebutkan, pencuri tidak memetik cabai satu per satu, tapi mencabut langsung pohon cabai pada malam hari saat kebun tidak dijaga pemiliknya. Untuk menghindari nasib serupa, ia menjaga ladangnya setiap malam.

”Di sini dibilang aman, tidak juga. Makanya kalau malam, biasanya saya jaga. Kita antisipasi saja, takut kalau kena juga. Soalnya yang dicuri itu kebanyakan karena nggak dijaga. Kita sudah memanam dan merawatnya susah-susah, diambil orang kan sayang. Apalagi harga cabai mahal sekarang,” imbuhnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Sarno, petani sayur yang juga menanam cabai rawit di ladangnya, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan MB Ketapang. Dirinya biasa mengecek ladangnya setiap malam sekaligus memberi makan sapi peliharaannya. Saat mengecek, dia akan menyenteri ladangnya dan membunyikan pentungan untuk mencegah adanya pencurian.

”Saya dengar juga di pal 17 itu juga dicuri. Kalau  tempat saya di tengah kota, rasanya tidak mungkin sampai diambil orang. Tapi memang enggak tahu juga kalau orang nekad,” katanya.

Dirinya mengakui, tempatnya berladang pernah mengalami kecurian. Hanya saja bukan cabai yang menjadi sasaran, tetapi daun bawang. Pencurian daun bawang dulu sangat marak sampai membuat para peladang resah dan ragu untuk menanam daun bawang.

”Kalau daun bawang dulu bener-bener dijaga. Bahkan sampai rombongan jaga bersama. Dulu pencuriannya marak sekali, banyak yang nangis gara-gara itu. Ada tetangga yang nanam sampai enam balur, semuanya habis dicuri,” ujarnya.

Untuk saat ini, dirinya mengatakan akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ladangnya setiap malam. Walaupun tidak pernah kecolongan, hal tersebut untuk berjaga-jaga sebab karena harga cabai yang merokot saat ini cukup untuk membuat tanaman cabai rawit yang mereka tanam menjadi sasaran empuk pencurian.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kotim mengaku belum mendapat laporan dari petani terkait mengenai kasus pencurian tanaman cabai rawit. Meski begitu, Kasi Produksi Holtikultura Distanak Kotim Gt. Akhirin mengingatkan, para petani untuk terus meningkatkan kewaspadaan agar mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Kami belum dapat laporan soal itu. Untuk saat ini, kami imbau agar para petani untuk berhati-hati dan menjaga ladang mereka masing-masing,” pungkasnya.  (sei/yit)


BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 12:28

BPJS Kesehatan Sinergi dengan Pemda untuk Wujudkan UHC

SAMPIT – Langkah cepat harus dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Sampit untuk mewujudkan jaminan kesehatan…

Kamis, 18 Januari 2018 20:32

Rumah Subsidi Naik Menjadi Rp 142 Juta

SAMPIT - Real Estate Indonesia (REI) Kabupaten Kotawaringin Timur menargetkan pembangunan 1.500 rumah…

Kamis, 18 Januari 2018 20:21

Tingkatkan Produksi Kompos

SAMPIT— Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawarigin Timur (Kotim), berupaya terus meningkatkan…

Kamis, 18 Januari 2018 20:17

Mimpi Bupati Mulai Terealisasi

SAMPIT— Pengerjaan proyek multiyears Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Murjani Sampit, mulai dilakukan…

Kamis, 18 Januari 2018 20:14

NAHH BETULLL. . . Jangan Sampai Pembangunan Mubazir

SAMPIT— Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi mengingatkan, agar jangan sampai…

Rabu, 17 Januari 2018 19:56

NAHHH LOHH!!! Diduga Untuk Tempat Mesum

SAMPIT – Kawasan patung jelawat di tepian Sungai Mentaya menjadi bahan perbincangan pengunjung.…

Rabu, 17 Januari 2018 19:43

NAH KAM AE!!!! PDAM Butuh Lima Tahun

SAMPIT – Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Sampit Firdaus Herman Ranggan menargetkan…

Rabu, 17 Januari 2018 19:36

Perumahan Harus Miliki TPS

SAMPIT— Dinas lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mewajibkan setiap pengembang…

Rabu, 17 Januari 2018 19:34

Siap Akomodasi Aspirasi Desa Pelangsian

SAMPIT – Anggota DPRD Kotim Dapil II Kecamatan Mentawa Baru (MB) Ketapang H Supriadi MT melakukan…

Rabu, 17 Januari 2018 19:31

ASTAGA! Banjir Melanda, Sedangkan Bantuan PBS Minim

SAMPIT— Perusahaan Besar Swasta (PBS) yang berinvestasi di Kotawaringin Timur diminta tanggap…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .