MANAGED BY:
SENIN
20 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 17 Februari 2017 11:20
GILAA..!! Pohon Cabai Sekarang Jadi Sasaran Pencurian

Harga Mahal, Petani Jaga Malam di Kebun

MAHAL: Petani menjaga cabai rawit yang hampir panen di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang baru baru ini.(SERA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Tingginya harga cabai rawit membuat komoditas tersebut rawan pencurian. Petani terpaksa tidur di kebun demi lombok.

”Teman sesama petani cabai di pal 18 Pelangsian, tanam 1 hektare, hampir separonya dicuri orang,” ucap Wagiran, petani cabai rawit di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang, belum lama ini.

Petani yang akrab disapa Giran ini menyebutkan, pencuri tidak memetik cabai satu per satu, tapi mencabut langsung pohon cabai pada malam hari saat kebun tidak dijaga pemiliknya. Untuk menghindari nasib serupa, ia menjaga ladangnya setiap malam.

”Di sini dibilang aman, tidak juga. Makanya kalau malam, biasanya saya jaga. Kita antisipasi saja, takut kalau kena juga. Soalnya yang dicuri itu kebanyakan karena nggak dijaga. Kita sudah memanam dan merawatnya susah-susah, diambil orang kan sayang. Apalagi harga cabai mahal sekarang,” imbuhnya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Sarno, petani sayur yang juga menanam cabai rawit di ladangnya, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan MB Ketapang. Dirinya biasa mengecek ladangnya setiap malam sekaligus memberi makan sapi peliharaannya. Saat mengecek, dia akan menyenteri ladangnya dan membunyikan pentungan untuk mencegah adanya pencurian.

”Saya dengar juga di pal 17 itu juga dicuri. Kalau  tempat saya di tengah kota, rasanya tidak mungkin sampai diambil orang. Tapi memang enggak tahu juga kalau orang nekad,” katanya.

Dirinya mengakui, tempatnya berladang pernah mengalami kecurian. Hanya saja bukan cabai yang menjadi sasaran, tetapi daun bawang. Pencurian daun bawang dulu sangat marak sampai membuat para peladang resah dan ragu untuk menanam daun bawang.

”Kalau daun bawang dulu bener-bener dijaga. Bahkan sampai rombongan jaga bersama. Dulu pencuriannya marak sekali, banyak yang nangis gara-gara itu. Ada tetangga yang nanam sampai enam balur, semuanya habis dicuri,” ujarnya.

Untuk saat ini, dirinya mengatakan akan terus meningkatkan kewaspadaan terhadap ladangnya setiap malam. Walaupun tidak pernah kecolongan, hal tersebut untuk berjaga-jaga sebab karena harga cabai yang merokot saat ini cukup untuk membuat tanaman cabai rawit yang mereka tanam menjadi sasaran empuk pencurian.

Sementara itu, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kotim mengaku belum mendapat laporan dari petani terkait mengenai kasus pencurian tanaman cabai rawit. Meski begitu, Kasi Produksi Holtikultura Distanak Kotim Gt. Akhirin mengingatkan, para petani untuk terus meningkatkan kewaspadaan agar mencegah hal yang tidak diinginkan.

“Kami belum dapat laporan soal itu. Untuk saat ini, kami imbau agar para petani untuk berhati-hati dan menjaga ladang mereka masing-masing,” pungkasnya.  (sei/yit)


BACA JUGA

Kamis, 16 Februari 2017 11:05

Ayo Masyarakat Kotim Perangi HOAX!!!!

SAMPIT – Upaya Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam memerangi penyebaran berita palsu…

Rabu, 15 Februari 2017 15:27

Jadi Lokasi Mesum, Lampu Taman Kota Ditambah

SAMPIT – Situasi remang-remang Taman Kota Sampit  kerap dimanfaatkan para pekerja seks komersial…

Selasa, 14 Februari 2017 12:23

Cabai Mahal, Masakan Padang Kurang "Nendang"

SAMPIT – Harga cabai rawit tetap tinggi, yakni di kisaran Rp 150 ribu -Rp 160 ribu per kilogram.…

Selasa, 14 Februari 2017 11:20

ASYIIKKKKK!!! Pemkab Kotim Siap Tebar Hotspot Wifi Gratis

SAMPIT – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Sampit, khususnya bagi mereka yang suka berselancar…

Selasa, 14 Februari 2017 11:14

HORRREEE! Masa Kerja Guru Kontrak Diperpanjang

SAMPIT – Sekitar 516 guru kontrak di Kabupaten Kotawaringin Timur menandatangani perpanjangan…

Selasa, 14 Februari 2017 11:11

JANGAN LUPA! Besok Libur Serentak

SAMPIT –Presiden Republik Indonesia telah mengeluarkan keputusan nomor 3 tahun 2017, yang isinya…

Senin, 13 Februari 2017 16:59

Lulusan SMKN 1 Sampit Semakin Menjanjikan

SAMPIT – Siswa sekolah menengah kejuruan dipersiapkan untuk siap terjun di dunia usaha atau dunia…

Senin, 13 Februari 2017 10:25

Ini nih.. yang Bikin Pembangunan di Kotim Terhambat

SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur, Supian Hadi mengharapkan agar pemerintah pusat dapat…

Sabtu, 11 Februari 2017 15:26

Kasihan! Pendapatan Pedagang Taman Menurun

SAMPIT – Perpindahan para pedagang kaki lima (PKL) dari pinggiran jalan Taman Kota Sampit ke Eks…

Sabtu, 11 Februari 2017 09:37

Taman Kota Perlu Dipasang CCTV

PALANGKA RAYA – Peningkatan dan pembangunan serta penataan taman di Kota Palangka Raya diapresiasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .