MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 17 Februari 2017 14:16
AHAAAII..PSK di Pal 12 Galau, Kenapa?
GELISAH: Para pelacur Pal 12 Kelurahan Pasir Putih Kecamatan MB Ketapang sedang didata oleh petugas Dinsos Kotim beberapa waktu lalu.(DOK.RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Rencana penutupan tiga lokalisasi di Kabupaten Kotawaringin Timur membuat resah pelacur. Mereka khawatir kehilangan pekerjaan dan rezeki.

Tiga lokalisasi yang bakal ditutup adalah lokalisasi Pal 12 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Lokalisasi Pal 12 Parenggean, dan Lokalisasi Mentaya Hulu.

Seorang pelacur berinisial MR (38) mengaku tengah kebingungan. Pihaknya belum mendapatkan penjelasan secara langsung dari Pemerintah Kabupaten Kotim tentang rencana penutupan dan kompensasi yang diberikan.

Lokalisasi yang dulu terkenal ramai, kini jadi sepi pengunjung. Kabar penutupan tersebut membuat pelanggan tak lagi mencari hiburan di tempat esek-esek itu.  ”Yang biasa datang minum, dan main ke sini sekarang sudah jarang,” tambah MR, Kamis (16/2).

Ketua RT 08 Kelurahan Pasir Putih Markaban menerangkan, hingga sekarang belum ada satu pun  petugas dari instansi terkait yang menyampaikan rencana tersebut.  Dia minta dinsos datang dan menjelaskan kepada warga agar tidak menimbulkan kegelisahan.

”Penting mengetahui rencana pemerintah sebelum hari pelaksanaan nanti,” tegas Markaban.

Saat ini lokalisasi sepi, baik siang atau malam. Bahkan saat malam Minggu juga sunyi. Karaoke yang buka tinggal 20, sedangkan PSK tidak lebih dari 100 orang.

”Mereka semua khawatir jika ada penutupan mendadak, tetapi persiapan tidak ada. Banyak yang keluar dari sini,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinsos Kotim Heriyanto menjelaskan, rencana penutupan lokalisasi tidak dilakukan secara serentak, tapi bertahap.  Dinsos akan lebih dulu mendata dan sosialisasi, sekaligus mendengarkan keinginan pengelola dan PSK.  Pada 2018, penutupan mulai akan berjalan. Ada uang ganti rugi kepada PSK dan pengelola karaoke. Ditargetkan pada 2019 semua lokalisasi di Kotim tutup total. Sedangkan bagi yang tetap mengotot akan ditindak tegas oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

”Tugas kita memantau tiga bulan sekali. Terakhir per Desember 2016, ada 196 orang PSK di Pal 12, Parenggeran 77 orang, di Tangar ada 20 orang,” ucap Kepala Dinsos Kotim, Heriyanto, belum lama ini.

Dirinya menyebutkan, PSK yang mereka pantau hanyalah yang bertempat di lokalisasi. Sementara untuk PSK di luar lokalisasi, dinas tidak bisa memastikan.

Jumlah PSK di Kotim cenderung meningkat. Terutama setelah penutupan PSK-PSK di luar daerah seperti di Surabaya.  ”Tapi kami tidak mengecek asal muasal mereka. Kalau kita melihat, trennya waktu itu memang sempat bertambah,” imbunya.

Penutupan lokalisasi ini menindaklanjuti rencana Kementerian Sosial yang menginginkan agar Indonesia bebas lokalisasi pada 2019. Pemkab telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak rencana penutupan tersebut. Salah satunya dengan sosialisasi kepada warga sekitar.

”Rencananya antara April atau Mei akan kita lakukan sosialisasi penutupan. Jika terkendala, maka akan difinalkan setelah Lebaran, sekitar bulan Juli,” pungkasnya. (mir/sei/yit)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 17:06

Weisssss Keren!!! 25 Pesawat Merah Putih Meriahkan HUT RI

SAMPIT – Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) menerbangkan 25 pesawat aeromodelling yang sudah…

Senin, 21 Agustus 2017 08:21

Ssttttt!!! Dewan Soroti Rekrutmen Pekerja di Bandara

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Dadang H Syamsu mengaku banyak menerima laporan warga dari Kelurahan…

Sabtu, 19 Agustus 2017 16:02

WOW!!!! Rujab Bakal Lebih Mewah, Seperti Apa Ya Penasaran????

SAMPIT – Renovasi Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kotim bakal lebih mewah dari sebelumnya. Pasalnya,…

Sabtu, 19 Agustus 2017 08:55

Dewan Desak Pemkab Awasi Penjualan Lem

SAMPIT -Anggota Komisi III DPRD Kotim Nono Magat mendesak agar Pemkab Kotim terlibat mengawasi perdagangan…

Jumat, 18 Agustus 2017 09:23

Upacara Bendera di Tepi Sungai Mentaya, Begini Suasananya..

SAMPIT- Upacara bendera di halaman kantor  mungkin sudah lumrah atau biasa. Tapi bagaimana jika…

Jumat, 18 Agustus 2017 08:45

Tangani Penderinta Gangguan Jiwa, Jangan Ada "Main" Pasung di Kotim

SAMPIT-Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kotawaringin Timur Darmawati, mendukung  Kotim bebas dari…

Kamis, 17 Agustus 2017 14:40

Coba Pembibitan Bawang Merah Diperkotaan, Bagaimana Jadinya?

SAMPIT—  Demi memperkuat sektor pertanian, beberapa petani di wilayah perkotaan seperti di…

Kamis, 17 Agustus 2017 13:56

WADUWWWW!!!! Jalan Desa Dirusak, Kades Diancam

SAMPIT – Pembangunan jalan di Desa Bapinang Hulu, Kecamatan Pulau Hanaut terancam gagal. …

Rabu, 16 Agustus 2017 09:48

Kacau Balau Pilkades, Giliran Insentif Panitia Tak Terbayar

SAMPIT – Karut marut pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kotawaringin…

Rabu, 16 Agustus 2017 09:43

Akhirnya!!! KUA-PPAS Perubahan APBD 2017 Disahkan

SAMPIT- Nota kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .