MANAGED BY:
KAMIS
30 MARET
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 17 Februari 2017 14:16
AHAAAII..PSK di Pal 12 Galau, Kenapa?
GELISAH: Para pelacur Pal 12 Kelurahan Pasir Putih Kecamatan MB Ketapang sedang didata oleh petugas Dinsos Kotim beberapa waktu lalu.(DOK.RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Rencana penutupan tiga lokalisasi di Kabupaten Kotawaringin Timur membuat resah pelacur. Mereka khawatir kehilangan pekerjaan dan rezeki.

Tiga lokalisasi yang bakal ditutup adalah lokalisasi Pal 12 Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Lokalisasi Pal 12 Parenggean, dan Lokalisasi Mentaya Hulu.

Seorang pelacur berinisial MR (38) mengaku tengah kebingungan. Pihaknya belum mendapatkan penjelasan secara langsung dari Pemerintah Kabupaten Kotim tentang rencana penutupan dan kompensasi yang diberikan.

Lokalisasi yang dulu terkenal ramai, kini jadi sepi pengunjung. Kabar penutupan tersebut membuat pelanggan tak lagi mencari hiburan di tempat esek-esek itu.  ”Yang biasa datang minum, dan main ke sini sekarang sudah jarang,” tambah MR, Kamis (16/2).

Ketua RT 08 Kelurahan Pasir Putih Markaban menerangkan, hingga sekarang belum ada satu pun  petugas dari instansi terkait yang menyampaikan rencana tersebut.  Dia minta dinsos datang dan menjelaskan kepada warga agar tidak menimbulkan kegelisahan.

”Penting mengetahui rencana pemerintah sebelum hari pelaksanaan nanti,” tegas Markaban.

Saat ini lokalisasi sepi, baik siang atau malam. Bahkan saat malam Minggu juga sunyi. Karaoke yang buka tinggal 20, sedangkan PSK tidak lebih dari 100 orang.

”Mereka semua khawatir jika ada penutupan mendadak, tetapi persiapan tidak ada. Banyak yang keluar dari sini,” ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinsos Kotim Heriyanto menjelaskan, rencana penutupan lokalisasi tidak dilakukan secara serentak, tapi bertahap.  Dinsos akan lebih dulu mendata dan sosialisasi, sekaligus mendengarkan keinginan pengelola dan PSK.  Pada 2018, penutupan mulai akan berjalan. Ada uang ganti rugi kepada PSK dan pengelola karaoke. Ditargetkan pada 2019 semua lokalisasi di Kotim tutup total. Sedangkan bagi yang tetap mengotot akan ditindak tegas oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

”Tugas kita memantau tiga bulan sekali. Terakhir per Desember 2016, ada 196 orang PSK di Pal 12, Parenggeran 77 orang, di Tangar ada 20 orang,” ucap Kepala Dinsos Kotim, Heriyanto, belum lama ini.

Dirinya menyebutkan, PSK yang mereka pantau hanyalah yang bertempat di lokalisasi. Sementara untuk PSK di luar lokalisasi, dinas tidak bisa memastikan.

Jumlah PSK di Kotim cenderung meningkat. Terutama setelah penutupan PSK-PSK di luar daerah seperti di Surabaya.  ”Tapi kami tidak mengecek asal muasal mereka. Kalau kita melihat, trennya waktu itu memang sempat bertambah,” imbunya.

Penutupan lokalisasi ini menindaklanjuti rencana Kementerian Sosial yang menginginkan agar Indonesia bebas lokalisasi pada 2019. Pemkab telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi dampak rencana penutupan tersebut. Salah satunya dengan sosialisasi kepada warga sekitar.

”Rencananya antara April atau Mei akan kita lakukan sosialisasi penutupan. Jika terkendala, maka akan difinalkan setelah Lebaran, sekitar bulan Juli,” pungkasnya. (mir/sei/yit)


BACA JUGA

Rabu, 29 Maret 2017 07:58

Sssttt!!!! Warung Remang-Remang Marak Lagi, Disinyalir Milik Oknum Pejabat

SAMPIT – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengendus…

Rabu, 29 Maret 2017 06:10

KABAR GEMBIRA!!! NAM Air Bakal Terbangi Sampit, Catat Tanggal Terbang Perdananya

SAMPIT – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan sekitarnya, terutama…

Selasa, 28 Maret 2017 09:37

Tetap Sakral tanpa Ogoh-Ogoh

SAMPIT – Perayaan Hari Raya Nyepi di Kota Sampit dilaksanakan tanpa mengarak ogoh-ogoh. Hal itu…

Selasa, 28 Maret 2017 08:46

SIKATTTT!!! Polair Gagalkan Distribusi Solar Ilegal

SAMPIT - Direktorat Kepolisian Perairan (Dit Polair) Polda Kalteng kembali mengamankan Bahan Bakar Minyak…

Selasa, 28 Maret 2017 08:00

PENTING!!!! Perda Etnis Perlu Disosialisasikan

SAMPIT-Ketua Komisi I DPRD Kotim Handoyo j Wibowo mengungkapkan bahwa sejauh ini banyak pihak tidak…

Senin, 27 Maret 2017 15:09

Diduga Mesum-mesuman dengan Remaja Putri, Oknum Polisi Digerebek

KASONGAN – Seorang anggota polisi yang bertugas di Desa Tumbang Hiran, Kecamatan Marikit, Kabupaten…

Senin, 27 Maret 2017 14:48

RAWAN PUNGLI!!! Pemkab Diminta Tetapkan Tarif SKT

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) diminta menetapkan tarif resmi…

Senin, 27 Maret 2017 14:45

Saat Cuaca Ekstrem Waspadai Bahaya Ini..

SAMPIT – Hujan lebat sertai angin kencang yang melanda Kota Sampit Sabtu (25/3) malam,  menumbangkan…

Senin, 27 Maret 2017 09:52

AWAS!!! Upaya Manipulasi Data Kependudukan Marak

SAMPIT – Upaya memanipulasi data kependudukan marak lagi di Kotawaringin Timur. Hal ini terungkap…

Sabtu, 25 Maret 2017 10:46

ADUUUHHH!!! Perangkat UNBK di Kotim Belum Lengkap

SAMPIT –Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), bakal digelar oleh beberapa Sekolah Menengah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .