MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 16 Maret 2017 11:08
KETAT!!! Seleksi Terbuka Jabatan Pratama
TES PESERTA: Sejumlah peserta seleksi terbuka jabatan pratama setara eselon II menunggu giliran mengikuti tes wawancara, kemarin (15/3).(SERA DIYA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Seleksi terbuka jabatan pratama setara eselon II, memasuki tahapan wawancara pada Rabu (15/3). Total 20 peserta menyambangi kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kotim untuk memberikan paparan makalah yang mereka buat di hadapan Panitia Seleksi (Pansel).

Plt Kepala BKD Kotim Alang Arianto yang juga merupakan peserta seleksi terbuka mengungkapkan, paparan makalah yang mereka lakukan di hadapan pansel harus membawakan penjabaran visi dan misi masing-masing peserta dalam usaha mengembangkan SKPD pilihan mereka.

”Misalnya, untuk yang melamar untuk jabatan di Dinas Sosial, apa saja yang perlu dan mau diubah dan apa yang mau dicapai. Tes wawancara ini disediakan waktu dua hari. Setelah wawancara, kalau bisa akan langsung ada hasil,” ucapnya.

Sebab, lanjutnya, sebelumnya pihak BKD sudah melakukan assessment untuk para pejabat daerah di Kotim, sehingga pansel tidak perlu lagi melakukan tes assessment ulang dan hanya perlu memproses hasil sebelumnya ditambah dengan penjabaran makalah yang di dalamnya memuat visi dan misi peserta.

Pelaksanaan seleksi terbuka jabatan pratama didukung dan diapresiasi peserta seleksi. Ellena Rosie, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim yang ikut sebagai satu-satunya peserta seleksi terbuka wanita mengatakan, dengan seleksi terbuka ini, kesempatan berkarir mereka lebih besar.

”Dengan seleksi terbuka ini, kesempatan berkarir sebagai PNS lebih terbuka dan memungkinkan bagi semua ikut ambil bagian. Jadi, tidak ada diskriminasi lagi. Silakan siapa saja yang ingn ikut seleksi ini. Tentunya dengan memenuhi persyaratan,” katanya.

Multazam, Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Kotim mengatakan, seleksi terbuka ini merupakan cara pemilihan kandidat dengan cara yang lebih objektif. Sebab, penilaian dilakukan berdasarkan prestasi atau rekam jejak dan integritas seseorang, bukan lagi secara subjektif atau ditunjuk langsung oleh bupati.

”Tentunya ini akan membuat orang yang berprestasi memiliki peluang yang lebih besar. Semoga hasilnya memberikan dampak yang cukup besar bagi perkembangan karir ASN,” imbuhnya.

 

Tidak Ada yang Dijagokan

Pelaksanaan seleksi terbuka yang pertama kali di Kotim ini, menurut Alang, sepi peminat. Alasannya, adanya anggapan dari beberapa pihak yang memenuhi persyaratan bahwa posisi kepala dinas dan sekretaris tidak banyak berbeda, sehingga sudah cukup puas dengan posisinya.

”Kita sudah melakukan proses perpanjangan. Tapi, yang mendaftar tetap tidak banyak. Kalau kita perpanjang lagi, waktunya akan semakin panjang dan menambah biaya. Jadi, ya sudah, ini nanti yang akan kita serahkan ke KSN. Yang pasti, tahap-tahapnya sudah kita lakukan,” jelasnya.

Mengenai adanya isu calon yang sudah dijagokan duluan oleh Bupati Kotim sehingga seleksi terbuka menjadi sepi peminat, Alang menepis anggapan itu. Menurutnya, seleksi terbuka dibuat agar semua calon memiliki peluang sama, sehingga dijagokan atau tidak, semua memiliki kesempatan.

Dia menduga banyak ASN yang kurang percaya diri mengikuti seleksi. Ditambah dengan kurangnya komunikasi dengan Bupati Kotim, membuat mereka berasumsi tidak didukung untuk mengikuti seleksi terbuka.

”Seharusnya dibuang pemikiran pesimis itu. Karena, jika ia mau menunjukkan kemampuan, ada saja kesempatan. Seleksi terbuka ini semua pesertanya memiliki peluang yang sama selama memenuhi persyaratan yang ada. Karena yang menilai adalah pansel. Kalau pansel berpikir bahwa calon tersebut layak, maka siapa pun ada peluang juga,” tandasnya. (sei/ign)


BACA JUGA

Rabu, 20 Juni 2018 18:56

Intensitas Hujan di Sampit Meningkat

SAMPIT- Kondisi hujan dengan intensitas tinggi terjadi dari sore hingga malam hari. Cuaca demikian…

Selasa, 19 Juni 2018 10:58

Pengunjung Jelawat Diingatkan Tidak Merokok

SAMPIT – Pengunjung Ikon Jelawat di Jalan Iskandar, yang berada di bantaran sungai Mentaya kembali…

Senin, 18 Juni 2018 11:58

Calon DPD di Kalteng Diduga Banyak Utusan Parpol

SAMPIT - Sejumlah bakal calon (Bacalon) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kalimantan Tengah (Kalteng)…

Senin, 18 Juni 2018 09:36

Kesenian Tradisional Bangkitkan Syiar Islam

SAMPIT- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menganggap kesenian tradisional sangat berperan penting…

Selasa, 12 Juni 2018 20:16

CATAT!!! RSUD dr Murjani Sampit Tegaskan Tetap Beroperasi

CUTI  bersama Lebaran tahun ini sangat panjang. Sepuluh hari pada 11-20 Juni. Di tengah hiruk-pikuk…

Selasa, 12 Juni 2018 20:14

Dibilang Abrasi Gara-Gara Puya, Ini Kata Kades Ujung Pandaran

SAMPIT – Kepala Desa Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit Aswin Nur membantah anggapan bahwa…

Senin, 11 Juni 2018 13:34

Untuk Pencairan Insentif Rp 200 Ribu, Per Bulan Diminta Buka Rekening, Ya Jelas Keberatan!!!

SAMPIT – Sejumlah ketua rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW) di Kelurahan Mentawa Baru Hulu,…

Senin, 11 Juni 2018 13:31

Nah Ya Am!!! Pemkab Dianggap Teledor Tangani Sampah

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) dinilai teledor menanangi masalah…

Sabtu, 09 Juni 2018 10:40

Sabuk Pantai Diduga Gagal Fungsi

SAMPIT – Rusaknya Pantai Ujung Pandaran Kecamatan Teluk Sampit kembali mendapat tanggapan dari…

Jumat, 08 Juni 2018 15:53

APAR Tak Digunakan, Laporan Lamban

SAMPIT – Kebakaran kios di salah satu los pedagang di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Jalan Iskandar,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .