MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Minggu, 19 Maret 2017 00:54
Tak Pernah Jera, Begini Cara Bikin Pedagang Miras Kapok
TAK JERA: Yohanes Maxi saat digerebek aparat di kawasan Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng baru-baru ini. (FOTO: SLAMET/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Putusan pengadilan atas kasus peredaran miras ilegal dengan denda besar diharapkan mampu menjadi langkah awal untuk pemberantasan minuman memabukkan itu di Kabupaten Kobar. Hal itu dikatakan Kapolsek Pangkalan banteng Iptu Sudarsono menanggapi putusan pengadilan atas kasus peredaran miras ilegal yang dilakukan Yohanes Maxi  di kawasan Desa Sungai Hijau, Kecamatan Pangkalan Banteng.

”Sanksi berupa dendanya sekitar Rp 5 juta,” katanya, Sabtu (18/3) siang.

Menurutnya, denda yang dijatuhkan oleh Hakim Pengadilan Negeri Pangkalan Bun dinilai tepat. Meski jumlah barang bukti tidak terlalu besar namun pengedar miras ilegal itu sudah berulang kali terkena razia namun belum juga jera.

”Saya kira dendanya tidak sebesar itu, namun terus terang saya mendukung sekali dengan putusan tersebut. Kita ingin Maxi jera dan berhenti berjualan miras,”katanya.

Dengan putusan itu, pihaknya berharap bisa menjadi pelajaran bagi warga lain yang coba-coba ingin berjualan miras di Pangkalan Banteng.

”Ini bisa jadi pelajaran buat yang lain, kalau tidak mau terkena sanksi besar ya berhenti jualan miras,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Rabu (15/3) lalu, Yohanes Maxi terjaring razia miras yang dilakukan Polsek Pangkalan Banteng. Dalam kegiatan itu sedikitnya 28 botol Brandy, 1 botol anggur merah, 6 botol bir putih diamankan.

Hasil razia memang tergolong kecil, namun yang cukup mencengangkan secara keseluruhan Maxi dan istrinya telah lima kali terjaring razia.

”Tiga kali istrinya terjaring razia dan dua kali ini Maxi sendiri yang terjaring,” katanya. (sla/yit)


BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 08:46

PARAH..!! "Kuda-Kudaan" di Semak-Semak Tepi Jalan..!! Si Black Dipolisikan

KASONGAN - Ahmad Saifudin alias Black Bin Slamet (23) harus rela ditangkap polisi. Karyawan PT Swadaya…

Senin, 25 September 2017 17:41

Menjaga Integritas, Berjuang Menegakkan Cita-Cita dan Harapan Rakyat

PERAN pengawas pemilu sangat strategis dalam pesta demokrasi. Namun, godaan dan tekanan juga tak kalah…

Senin, 25 September 2017 17:30

Terseret Kasus Sengketa Lahan, Pejabat Kobar sudah Setahun Menyandang Status Tersangka

PANGKALAN BUN – Empat pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar)…

Senin, 25 September 2017 11:08

Penanganan Karhutla di Kotim Belum Bisa Maksimal, Ini Sebabnya..

SAMPIT—    Penanganan kebakaran hutan lahan (Karhutla) di Kotim tahun ini, masih…

Minggu, 24 September 2017 00:17

GAGAL PAHAM!!! Tetap Bakar Lahan, Petani Ditahan

KOTAWARINGIN LAMA – Larangan membersihkan lahan dengan cara dibakar tampaknya belum dipahami…

Minggu, 24 September 2017 00:14

VIRAL!!! Kabar Permen Susu Mengandung PCC Ternyata....

PANGKALAN BUN – Hebohnya kasus pil PCC di Kendari Sulawesi Tenggara ternyata dimanfaatkan…

Sabtu, 23 September 2017 15:44

Pengajian Dihentikan Sementara, Kitab Terduga Aliran Sesat Akan Diteliti

SAMPIT –Apakah ajaran yang disampaikan di luar Alquran dan hadits? Tak ada bantahan. Tak pula…

Jumat, 22 September 2017 10:29

MUI Dinilai Lamban, Ulama Tantang AJG Dialog Pembuktian

SAMPIT – Kasus dugaan ajaran menyimpang yang dilakukan AJG (63) sepertinya sudah membuat panas…

Jumat, 22 September 2017 10:16

INNALILLAH!!! Tiba di Kalteng, Jamaah Haji Meninggal

PALANGKA RAYA – Nor Ifansyah Syahrun, jamaah haji asal Barito Selatan (Barsel), meninggal dunia…

Jumat, 22 September 2017 10:12

Cari Obat Ilegal, Polisi Obok-Obok Apotek

PALANGKA RAYA – Kasus peredaran pil Paracetamol, Caffein dan Carisoprodol (PCC) di beberapa kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .