MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 20 Maret 2017 10:10
WADUW GAWAT NIH!!! Puluhan Hektar Sawah Terancam Rusak
TERENDAM:puluhan hektar sawah di Desa Marga Mulya yang terendam banjir, sehingga benih yang baru ditanam terancam busuk dan mati.(Slamet Harmoko/Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG-Puluhan hektar sawah warga Desa Marga Mulya kembali terendam banjir. Akibatnya tanaman padi berumur sekitar 20 hari terancam rusak dan membusuk.

Kepada Radar Pangkalan Bun, Zilvana salah satu petani mengungkapkan bahwa luapan sungai irigasi menjadi penyebab sawah mereka terendam. Hujan cukup deras yang mengguyur Pangkalan Banteng pada Sabtu (18/3) kemarin membuat debit air sungai meningkat drastis.

"Hujan cukup deras, sungai meluap. Siap-siap untuk rugi lagi, benih baru saja ditanam setengah bulan lalu bisa busuk dan mati,"katanya, Minggu (19/3)pagi. 

Menurutnya, setiap hujan lebat sudah dipastikan sawah mereka akan terendam banjir, dan paling cepat akan surut dan kembali normal setelah satu minggu.

"Paling cepat surutnya sekitar seminggu, itu kalau tidak hujan lagi atau kalaupun hujan tidak terlalu deras,"tambahnya. 

Kepala Desa Marga Mulya, Parlan  juga mengatakan bahwa banjir yang terjadi diawal tanam sangat membahayakan. Menurutnya selain membuat busuk benih yang ditanam arus aliran air dari luapan sungai bisa menghanyutkan benih yang sudah mulai tumbuh. 

"Kalau terendam saja mungkin masih sedikit ruginya, tapi kalau benih yang ditanam ini keseret air ya bisa habis semuanya dan jelas rugi besar petani,"katanya. 

Parlan juga mengatakan, sejak beberapa tahun lalu penyebab utama banjir berasal dari kurang lancarnya aliran air dibagian hilir sungai yang mengelilingi persawahan tersebut. Pembuatan jalur atau normalisasi sungai dibagian hilir sudah sangat mendesak dilakukan. 

"Dari dulu ya itu masalahnya, aliran air yang melintasi gorong-gorong di bawah jalan Korintiga kurang lancar sedangkan debit air dari hulu besar. Akibatnya air seakan dibendung dan sawah yang jadi korban,"pungkasnya. (sla/gus)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 17:48

GAWAT!!! Pantai Bakal Tertutup untuk Wisatawan

SAMPIT –  Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) kembali dihadapkan masalah…

Selasa, 19 Juni 2018 11:06

Pengunjung Lapas Meningkat 100 Persen

PANGKALAN BUN – Sejak hari pertama dan kedua hari raya Idul Fitri,  jumlah kunjungan di Lembaga…

Selasa, 19 Juni 2018 11:03

Tarif Parkir Wisata Harus Mengacu Perda

KUMAI - Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah bersama Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy…

Selasa, 19 Juni 2018 11:00

Sejarah Kolam Perlu Kajian

KOTAWARINGIN LAMA – Hari jadi Kotawaringin Lama (Kolam) ke 415, yang diperingati baru-baru ini…

Senin, 18 Juni 2018 11:46

INNALILLAH!!! Bocah Tewas Tenggelam setelah Lebaran

SAMPIT – Seorang bocah sekolah dasar (SD) tewas tenggelam di Sungai Desa Tanjung Jariangau, Kecamatan…

Senin, 18 Juni 2018 11:39

Harga Ayam Potong Melambung, Lebaran Usai Ogah Turun

PANGKALAN BUN- Beberapa hari menjelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah, hingga 2 hari pasca lebaran,…

Senin, 18 Juni 2018 11:20

Waaaa Senangnya!!! Ratusan Napi Terima Remisi

PANGKALAN BUN- Idul Fitri identik disamakan dengan hari raya kemenangan bagi umat muslim di seluruh…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Makam Kiai Gede dan TPU Ramai Dikunjungi

PANGKALAN BUN – Tradisi ziarah ke makam di hari lebaran dan setelah berlebaran, ramai di jalankan…

Senin, 18 Juni 2018 09:44

Anggota Legislatif Dukung PHBI Kolam

KOTAWARINGIN LAMA – Menyambut malam hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriyah, Kamis (14/6)…

Rabu, 13 Juni 2018 20:56

MANTAP!!! Pemkab Kobar Operasikan RPH Modern

PANGKALAN BUN – Untuk memastikan ketersediaan daging sapi layak konsumsi di pasaran, Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .