MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 20 Maret 2017 10:10
WADUW GAWAT NIH!!! Puluhan Hektar Sawah Terancam Rusak
TERENDAM:puluhan hektar sawah di Desa Marga Mulya yang terendam banjir, sehingga benih yang baru ditanam terancam busuk dan mati.(Slamet Harmoko/Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG-Puluhan hektar sawah warga Desa Marga Mulya kembali terendam banjir. Akibatnya tanaman padi berumur sekitar 20 hari terancam rusak dan membusuk.

Kepada Radar Pangkalan Bun, Zilvana salah satu petani mengungkapkan bahwa luapan sungai irigasi menjadi penyebab sawah mereka terendam. Hujan cukup deras yang mengguyur Pangkalan Banteng pada Sabtu (18/3) kemarin membuat debit air sungai meningkat drastis.

"Hujan cukup deras, sungai meluap. Siap-siap untuk rugi lagi, benih baru saja ditanam setengah bulan lalu bisa busuk dan mati,"katanya, Minggu (19/3)pagi. 

Menurutnya, setiap hujan lebat sudah dipastikan sawah mereka akan terendam banjir, dan paling cepat akan surut dan kembali normal setelah satu minggu.

"Paling cepat surutnya sekitar seminggu, itu kalau tidak hujan lagi atau kalaupun hujan tidak terlalu deras,"tambahnya. 

Kepala Desa Marga Mulya, Parlan  juga mengatakan bahwa banjir yang terjadi diawal tanam sangat membahayakan. Menurutnya selain membuat busuk benih yang ditanam arus aliran air dari luapan sungai bisa menghanyutkan benih yang sudah mulai tumbuh. 

"Kalau terendam saja mungkin masih sedikit ruginya, tapi kalau benih yang ditanam ini keseret air ya bisa habis semuanya dan jelas rugi besar petani,"katanya. 

Parlan juga mengatakan, sejak beberapa tahun lalu penyebab utama banjir berasal dari kurang lancarnya aliran air dibagian hilir sungai yang mengelilingi persawahan tersebut. Pembuatan jalur atau normalisasi sungai dibagian hilir sudah sangat mendesak dilakukan. 

"Dari dulu ya itu masalahnya, aliran air yang melintasi gorong-gorong di bawah jalan Korintiga kurang lancar sedangkan debit air dari hulu besar. Akibatnya air seakan dibendung dan sawah yang jadi korban,"pungkasnya. (sla/gus)


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 09:51

BBGRM Buka Layanan KB Gratis

NANGA BULIK – Puluhan ibu-ibu dari Kelurahan Tapin Bini dan sekitarnya antusias mendatangi mobil…

Jumat, 20 April 2018 09:49

Gubernur Dukung Pariwisata Sukamara

SUKAMARA – Potensi pariwisata di Kabupaten Sukamara dinilai sangat potensial untuk dikembangkan,…

Kamis, 19 April 2018 12:16

Penjual Miras dan Penjudi Dibekuk

KOTAWARINGIN LAMA – Patroli kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) jajaran Polsek Kotawaringin…

Kamis, 19 April 2018 12:01

MAKIN BANGGA..!! TNI dan Warga Bangun Sanitasi di Pengungsian

PANGKALAN BUN - Korban kebakaran mess karyawan PT Korindo Aria Bima Sari dan warga RT 11B, Kelurahan…

Rabu, 18 April 2018 10:50

Kumpul Kebo Lima Remaja Diciduk Satpol PP

PANGKALAN BUN - Di duga kuat berbuat mesum, dua remaja laki-laki dan 3 remaja perempuan yang sedang…

Rabu, 18 April 2018 10:43

Ketua Karang Taruna Persunting Kades Lalang

KOTAWARINGIN LAMA – Kepala Desa (Kades) Lalang Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Utin Nur Elija…

Rabu, 18 April 2018 09:47

Jalan Raya Pasir Panjang Diperlebar

PANGKALAN BUN -  Jalan Raya Pasir Panjang yang menghubungkan Pangkalan Bun – Kumai …

Rabu, 18 April 2018 09:45

Wiiihh Hebat!!! PDAM Raih Top BUMD 2018

PANGKALAN BUN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun kembali mendapat penghargaan…

Selasa, 17 April 2018 19:35

MEMILUKAN!!! Korban Kebakaran Wafat di Pengungsian

PANGKALAN BUN – Suasana pengungsian korban kebakaran mess karyawan PT Korindo Ariabima Sari, yang…

Selasa, 17 April 2018 09:59

Lanal Tipe D Dibangun di Kobar

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menyambut baik rencana pembangunan Pangkalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .