MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 20 Maret 2017 14:24
Si Paceli Pembantai Tetangga Terancam 15 Tahun
Egenius Paceli si kakek pembantai tetangga.(DOK. RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Hukuman 15 tahun penjara menanti si kakek pembantai tetangga, Egenius Paceli (53). Ancaman itu sesuai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat hingga menyebabkan hilangnya nyawa.

Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Sudarsono mengatakan, Paceli masih dijerat Pasal 351 tentang penganiayaan berat. ”Dengan ini ancamannya 15 tahun," ujarnya, Minggu (19/3).

Ketika ditanya kemungkinan Paceli dijerat Pasal 388 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana yang bisa menjeratnya dengan hukuman mati atau seumur hidup, Sudarsono belum berani memberikan tanggapan.

Menurutnya, hal itu masih menunggu proses penyidikan terhadap Paceli yang kini telah menjadi tersangka tunggal kasus yang menggegerkan Kobar pada Jumat (17/3) lalu itu.

”Itu nanti setelah ada kesimpulan dari penyidik. Sampai saat ini tim kami yang dibantu Polres Kobar masih terus bekerja," katanya.

Sudarsono menegaskan, jeratan hukum terhadap Paceli harus berdasarkan bukti kuat. ”Tunggu saja, nanti kita akan dikabari," katanya di sela menghadiri pemakaman Yasinta Bura di TPU Desa Marga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Aksi brutal yang dilakukan Paceli terhadap pasangan suami istri Vius Dame dan Yasinta Bura, diduga kuat memang disebabkan masalah tanah. Penyelidikan lebih mendalam akan dilakukan aparat, karena diduga akibat masalah itulah penganiayaan yang berujung pembunuhan tersebut.

Sementara itu, Kapolres Kobar AKBP Pria Premos mengatakan, sesuai hasil keterangan tersangka, kasus penganiayaan itu berawal dari permasalahan tanah. "Tersangka sakit hati karena tak kunjung mendapatkan sertifikat tanah yang dibelinya dari korban, Vius Dame. Tapi, kita masih tetap melakukan pengembangan," katanya.

BACA JUGA: SADISSS!!! Suami Istri Diamuk Tetangga Secara Brutal dengan Parang.(sla/ign)

 


BACA JUGA

Minggu, 24 September 2017 18:40

MANTAP!!! PSHT Kobar Wisuda 528 Warga Baru

PANGKALAN BUN – Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Pangkalan…

Sabtu, 23 September 2017 15:35

Polisi Kembali Amankan Ulin Ilegal

KUALA PEMBUANG – Polisi kembali mengungkap praktik illegal logging. Masih di tempat yang sama…

Sabtu, 23 September 2017 10:53

Bupati Lepas Kontingen Jambore PKK

PANGKALAN BUN-Sebanyak 54 orang anggota kontingen TP PKK Kobar mengikuti jambore PKK tingkat Provinsi…

Sabtu, 23 September 2017 10:47

JOSS..!! Heli Ini Siap Beroperasi di Lima Kabupaten

PANGKALAN BUN – Helikopter pengebom air MI.8 dengan nomor registrasi EY-225 tiba di Bandara Iskandar…

Sabtu, 23 September 2017 10:39

Bundaran Pangkalan Lima Dibenahi

PANGKALAN BUN-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus menata kota manis Pangkalan Bun. Banyak…

Sabtu, 23 September 2017 10:39

Kades Pilang Munduk Minta Program Relokasi, ADA APA SEBENARNYA..?

KUALA KURUN – Desa Pilang Munduk, Kecamatan Kurun, menjadi salah satu desa yang terkena dampak…

Jumat, 22 September 2017 10:01

Pawai Tanglong Meriahkan Malam 1 Muharam di Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN - Pawai Tanglong menyambut 1 muharram 1439 Hijriah di Pangkalan Bun Kabupaten Kobar,  berlangsung…

Jumat, 22 September 2017 09:59

Akhir 2017 Jalan Aruta Fungsional, SEMOGA YA!!!

PANGKALAN BUN- Pembangunan jalan di Kecamatan Arut Utara sepanjang 70 kilometer yang dibangun secara…

Kamis, 21 September 2017 13:22

Ribuan Warga Ikut Istigasah Fatayat NU

PANGKALAN BUN- Ribuan masyarakat Kecamatan Pangkalan Lada Kamis (21/9) pagi memadati lapangan Desa…

Kamis, 21 September 2017 11:56

Tempat Pencucian Mobil Terbakar, Ternyata Ini Gara-garanya

PANGKALAN BANTENG – Penyidikan terbakarnya rumah dan tempat pencucian mobil milik Guslansyah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .