MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 20 Maret 2017 14:24
Si Paceli Pembantai Tetangga Terancam 15 Tahun
Egenius Paceli si kakek pembantai tetangga.(DOK. RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Hukuman 15 tahun penjara menanti si kakek pembantai tetangga, Egenius Paceli (53). Ancaman itu sesuai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat hingga menyebabkan hilangnya nyawa.

Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Sudarsono mengatakan, Paceli masih dijerat Pasal 351 tentang penganiayaan berat. ”Dengan ini ancamannya 15 tahun," ujarnya, Minggu (19/3).

Ketika ditanya kemungkinan Paceli dijerat Pasal 388 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana yang bisa menjeratnya dengan hukuman mati atau seumur hidup, Sudarsono belum berani memberikan tanggapan.

Menurutnya, hal itu masih menunggu proses penyidikan terhadap Paceli yang kini telah menjadi tersangka tunggal kasus yang menggegerkan Kobar pada Jumat (17/3) lalu itu.

”Itu nanti setelah ada kesimpulan dari penyidik. Sampai saat ini tim kami yang dibantu Polres Kobar masih terus bekerja," katanya.

Sudarsono menegaskan, jeratan hukum terhadap Paceli harus berdasarkan bukti kuat. ”Tunggu saja, nanti kita akan dikabari," katanya di sela menghadiri pemakaman Yasinta Bura di TPU Desa Marga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Aksi brutal yang dilakukan Paceli terhadap pasangan suami istri Vius Dame dan Yasinta Bura, diduga kuat memang disebabkan masalah tanah. Penyelidikan lebih mendalam akan dilakukan aparat, karena diduga akibat masalah itulah penganiayaan yang berujung pembunuhan tersebut.

Sementara itu, Kapolres Kobar AKBP Pria Premos mengatakan, sesuai hasil keterangan tersangka, kasus penganiayaan itu berawal dari permasalahan tanah. "Tersangka sakit hati karena tak kunjung mendapatkan sertifikat tanah yang dibelinya dari korban, Vius Dame. Tapi, kita masih tetap melakukan pengembangan," katanya.

BACA JUGA: SADISSS!!! Suami Istri Diamuk Tetangga Secara Brutal dengan Parang.(sla/ign)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 17:48

GAWAT!!! Pantai Bakal Tertutup untuk Wisatawan

SAMPIT –  Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) kembali dihadapkan masalah…

Selasa, 19 Juni 2018 11:06

Pengunjung Lapas Meningkat 100 Persen

PANGKALAN BUN – Sejak hari pertama dan kedua hari raya Idul Fitri,  jumlah kunjungan di Lembaga…

Selasa, 19 Juni 2018 11:03

Tarif Parkir Wisata Harus Mengacu Perda

KUMAI - Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah bersama Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy…

Selasa, 19 Juni 2018 11:00

Sejarah Kolam Perlu Kajian

KOTAWARINGIN LAMA – Hari jadi Kotawaringin Lama (Kolam) ke 415, yang diperingati baru-baru ini…

Senin, 18 Juni 2018 11:46

INNALILLAH!!! Bocah Tewas Tenggelam setelah Lebaran

SAMPIT – Seorang bocah sekolah dasar (SD) tewas tenggelam di Sungai Desa Tanjung Jariangau, Kecamatan…

Senin, 18 Juni 2018 11:39

Harga Ayam Potong Melambung, Lebaran Usai Ogah Turun

PANGKALAN BUN- Beberapa hari menjelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah, hingga 2 hari pasca lebaran,…

Senin, 18 Juni 2018 11:20

Waaaa Senangnya!!! Ratusan Napi Terima Remisi

PANGKALAN BUN- Idul Fitri identik disamakan dengan hari raya kemenangan bagi umat muslim di seluruh…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Makam Kiai Gede dan TPU Ramai Dikunjungi

PANGKALAN BUN – Tradisi ziarah ke makam di hari lebaran dan setelah berlebaran, ramai di jalankan…

Senin, 18 Juni 2018 09:44

Anggota Legislatif Dukung PHBI Kolam

KOTAWARINGIN LAMA – Menyambut malam hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriyah, Kamis (14/6)…

Rabu, 13 Juni 2018 20:56

MANTAP!!! Pemkab Kobar Operasikan RPH Modern

PANGKALAN BUN – Untuk memastikan ketersediaan daging sapi layak konsumsi di pasaran, Pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .