MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 20 Maret 2017 14:24
Si Paceli Pembantai Tetangga Terancam 15 Tahun
Egenius Paceli si kakek pembantai tetangga.(DOK. RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Hukuman 15 tahun penjara menanti si kakek pembantai tetangga, Egenius Paceli (53). Ancaman itu sesuai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat hingga menyebabkan hilangnya nyawa.

Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Sudarsono mengatakan, Paceli masih dijerat Pasal 351 tentang penganiayaan berat. ”Dengan ini ancamannya 15 tahun," ujarnya, Minggu (19/3).

Ketika ditanya kemungkinan Paceli dijerat Pasal 388 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana yang bisa menjeratnya dengan hukuman mati atau seumur hidup, Sudarsono belum berani memberikan tanggapan.

Menurutnya, hal itu masih menunggu proses penyidikan terhadap Paceli yang kini telah menjadi tersangka tunggal kasus yang menggegerkan Kobar pada Jumat (17/3) lalu itu.

”Itu nanti setelah ada kesimpulan dari penyidik. Sampai saat ini tim kami yang dibantu Polres Kobar masih terus bekerja," katanya.

Sudarsono menegaskan, jeratan hukum terhadap Paceli harus berdasarkan bukti kuat. ”Tunggu saja, nanti kita akan dikabari," katanya di sela menghadiri pemakaman Yasinta Bura di TPU Desa Marga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Aksi brutal yang dilakukan Paceli terhadap pasangan suami istri Vius Dame dan Yasinta Bura, diduga kuat memang disebabkan masalah tanah. Penyelidikan lebih mendalam akan dilakukan aparat, karena diduga akibat masalah itulah penganiayaan yang berujung pembunuhan tersebut.

Sementara itu, Kapolres Kobar AKBP Pria Premos mengatakan, sesuai hasil keterangan tersangka, kasus penganiayaan itu berawal dari permasalahan tanah. "Tersangka sakit hati karena tak kunjung mendapatkan sertifikat tanah yang dibelinya dari korban, Vius Dame. Tapi, kita masih tetap melakukan pengembangan," katanya.

BACA JUGA: SADISSS!!! Suami Istri Diamuk Tetangga Secara Brutal dengan Parang.(sla/ign)

 


BACA JUGA

Minggu, 23 Juli 2017 01:00

Pedagang Belum Berani Datangkan Hewan Kurban, Kenapa?

PANGKALAN BANTENG– Pedagang hewan kurban belum berani mendatangkan sapi maupun kambing ke Kotawaringin…

Sabtu, 22 Juli 2017 14:05

BEJAAAATTTT BUKAN MAIN!!!! Sopir Bus Ini Setubuhi Pelajar yang Biasa Diantarnya

SAMPIT – Ini namanya pagar makan tanaman. Seorang sopir bus sekolah tega menyetubuhi pelajar yang…

Sabtu, 22 Juli 2017 13:37

Diduga Pesta Seks dan Miras, Dua Sejoli dari Lamandau di Gerebek Satpol PP Kobar

PANGKALAN BUN – Dua pasangan asal Kabupaten Lamandau kedapatan dalam satu kamar di Hotel Sampuraga,…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:53

Sepuluh Kades Akan Purna Tugas

PANGKALAN BANTENG-Sepuluh desa di Pangkalan Banteng akan ditinggalkan para kepala desanya dalam dua…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:51

Gerakan Jumat Bersih Dihidupkan Lagi

PANGKALAN BUN-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali gerakan Jumat bersih yang dipusatkan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:49

Pangkalan Bun Park Bakal Dipasangi CCTV

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bakal menata dan menangani Pangkalan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:43

Puskesmas Kolam Gelar Deteksi Kanker Serviks

KOTAWARINGIN LAMA – Penyakit Kanker serviks jangan sampai diremehkan,  karena penyakit…

Jumat, 21 Juli 2017 15:26

Tak Jera Kena Tipiring, Janda Kembali Jualan Miras

PANGKALAN LADA - Hukuman tindak pidana ringan (tipiring) tidak mempan bagi SM, warga Desa Sungai Melawen,…

Jumat, 21 Juli 2017 15:20

Anak Durhaka Diringkus

PANGKALAN BUN - Pelaku pemerasan disertai kekerasan terhadap ayah kandungnya sendiri, DPS (35), akhirnya…

Jumat, 21 Juli 2017 15:17

Bocah SD Tabrak Poskamling hingga Tewas

PANGKALAN BANTENG – Dalam 24 jam dua kecelakaan tunggal terjadi di Pangkalan Banteng. Laka lantas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .