MANAGED BY:
RABU
25 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 20 Maret 2017 14:24
Si Paceli Pembantai Tetangga Terancam 15 Tahun
Egenius Paceli si kakek pembantai tetangga.(DOK. RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Hukuman 15 tahun penjara menanti si kakek pembantai tetangga, Egenius Paceli (53). Ancaman itu sesuai Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan berat hingga menyebabkan hilangnya nyawa.

Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Sudarsono mengatakan, Paceli masih dijerat Pasal 351 tentang penganiayaan berat. ”Dengan ini ancamannya 15 tahun," ujarnya, Minggu (19/3).

Ketika ditanya kemungkinan Paceli dijerat Pasal 388 KUHP tentang Pembunuhan dan Pasal 340 tentang Pembunuhan Berencana yang bisa menjeratnya dengan hukuman mati atau seumur hidup, Sudarsono belum berani memberikan tanggapan.

Menurutnya, hal itu masih menunggu proses penyidikan terhadap Paceli yang kini telah menjadi tersangka tunggal kasus yang menggegerkan Kobar pada Jumat (17/3) lalu itu.

”Itu nanti setelah ada kesimpulan dari penyidik. Sampai saat ini tim kami yang dibantu Polres Kobar masih terus bekerja," katanya.

Sudarsono menegaskan, jeratan hukum terhadap Paceli harus berdasarkan bukti kuat. ”Tunggu saja, nanti kita akan dikabari," katanya di sela menghadiri pemakaman Yasinta Bura di TPU Desa Marga Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng.

Aksi brutal yang dilakukan Paceli terhadap pasangan suami istri Vius Dame dan Yasinta Bura, diduga kuat memang disebabkan masalah tanah. Penyelidikan lebih mendalam akan dilakukan aparat, karena diduga akibat masalah itulah penganiayaan yang berujung pembunuhan tersebut.

Sementara itu, Kapolres Kobar AKBP Pria Premos mengatakan, sesuai hasil keterangan tersangka, kasus penganiayaan itu berawal dari permasalahan tanah. "Tersangka sakit hati karena tak kunjung mendapatkan sertifikat tanah yang dibelinya dari korban, Vius Dame. Tapi, kita masih tetap melakukan pengembangan," katanya.

BACA JUGA: SADISSS!!! Suami Istri Diamuk Tetangga Secara Brutal dengan Parang.(sla/ign)

 


BACA JUGA

Jumat, 20 April 2018 09:51

BBGRM Buka Layanan KB Gratis

NANGA BULIK – Puluhan ibu-ibu dari Kelurahan Tapin Bini dan sekitarnya antusias mendatangi mobil…

Jumat, 20 April 2018 09:49

Gubernur Dukung Pariwisata Sukamara

SUKAMARA – Potensi pariwisata di Kabupaten Sukamara dinilai sangat potensial untuk dikembangkan,…

Kamis, 19 April 2018 12:16

Penjual Miras dan Penjudi Dibekuk

KOTAWARINGIN LAMA – Patroli kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD) jajaran Polsek Kotawaringin…

Kamis, 19 April 2018 12:01

MAKIN BANGGA..!! TNI dan Warga Bangun Sanitasi di Pengungsian

PANGKALAN BUN - Korban kebakaran mess karyawan PT Korindo Aria Bima Sari dan warga RT 11B, Kelurahan…

Kamis, 19 April 2018 08:57

Pengaspalan Jalan ke Kolam Dilanjut

PANGKALAN BUN-Pembangunan  jalan Pangkalan Bun - Kolam terus digenjot oleh Pemerintah Provinsi…

Rabu, 18 April 2018 10:50

Kumpul Kebo Lima Remaja Diciduk Satpol PP

PANGKALAN BUN - Di duga kuat berbuat mesum, dua remaja laki-laki dan 3 remaja perempuan yang sedang…

Rabu, 18 April 2018 10:43

Ketua Karang Taruna Persunting Kades Lalang

KOTAWARINGIN LAMA – Kepala Desa (Kades) Lalang Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Utin Nur Elija…

Rabu, 18 April 2018 09:47

Jalan Raya Pasir Panjang Diperlebar

PANGKALAN BUN -  Jalan Raya Pasir Panjang yang menghubungkan Pangkalan Bun – Kumai …

Rabu, 18 April 2018 09:45

Wiiihh Hebat!!! PDAM Raih Top BUMD 2018

PANGKALAN BUN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun kembali mendapat penghargaan…

Selasa, 17 April 2018 19:35

MEMILUKAN!!! Korban Kebakaran Wafat di Pengungsian

PANGKALAN BUN – Suasana pengungsian korban kebakaran mess karyawan PT Korindo Ariabima Sari, yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .