MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 14 April 2017 14:37
ASN Pelaku Asmara Terlarang Pernah Ditegur Pimpinannya, Tapi...

Kasus Perselingkuhan Dua ASN Kesbangpol

TKP: Rumah yang disewa dua ASN BadanKesbangpol Kobar untuk menjalin asmara terlarang.(RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Kepala Badan Kesbangpol  Kobar Mudelan mengaku pernah menegur dua anak buahnya, M (40) dan E (35),  karena diduga melakukan hubungan asmara terlarang. Namun, kedua pegawainya itu menyangkal. 

”Mereka mengaku kalau hubungannya sebatas rekan kerja, tidak ada hubungan spesial. Dan kita tidak bisa melanjutkan selain hanya bisa memantau perkembangan, karena tidak ada bukti valid. Hingga akhirnya terbongkar sendiri saat dgerebek Satpol PP beberapa hari lalu,” terang Mudelan.

Selaku atasan kedua ASN tersebut, Mudelan akan menindaklanjuti kasus yang mencoreng nama baik instansi yang dipimpinnya dengan melapor kepada Bupati Kobar.

”Sekarang kita masih buat kelengkapan berkasnya, mungkin dalam dua tiga hari ke depan kita sampaikan ke bupati. Kita tetap akan mengikuti segala aturan yang ada,” katanya.

Sementara itu Kepala Bidang Pembinaan Pegawai (BKPP) Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kobar Hariadi  memperingatkan bahwa atasan M dan E bisa terkena sanksi jika tidak menindaklanjuti kasus selingkuh ini. Tidak hanya kepala badan saja yang terancam, namun kabid dan kasi juga akan terancam sanksi.

”Kalau OPD yang bersangkutan mendiamkan dan kasusnya seperti ini, maka atasan langsung dari ASN bisa terkena sanksi juga. Bahkan tidak sendiri, yang terkena mulai dari kasie selaku atasan langsung, kabid dan tentu saja kepala OPD,” katanya.

Menurutnya, BKPP bisa bertindak secara langsung meski dari kepala OPD kedua ASN tersebut tidak melapor ke bupati. Dengan berbagai pemberitaan di media, sangat kecil kemungkinan bupati tidak tahu atas kejadian itu. Ditambah Bupati juga akan mendapatkan  informasi resmi dari Satpol PP selaku eksekutor di lapangan yang melakukan penggerebekan. Bupati bisa bertindak langsung dengan memerintahkan BKPP tanpa harus menunggu laporan dari kepala OPD yang bersangkutan.

”Sampai saat ini kita kan masih menunggu, misalnya kalau kepala OPD yang bersangkutan tidak melapor, kita bisa bertindak sendiri asalkan ada perintah langsung dari bupati. Perintah bisa berupa surat resmi diketik atau memo tulisan tangan, bahkan melalui SMS juga bisa karena itu perintah dari pembina kepegawaian tertinggi di Kobar,” tegasnya.

Ia menjelaskan, atasan dan juga kepala OPD wajib melaporkan setiap kejadian yang dilakukan oleh anak buahnya. Terutama bila kejadiannya mengandung unsur pelanggaran berat.

”Wajib melapor dan selaku pimpinan tidak hanya bertanggungjawab terkait jabantannya namun juga harus ikut terlibat langsung dalam membina anak buahnya,” terangnya.  (sla/yit)

 


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 17:48

GAWAT!!! Pantai Bakal Tertutup untuk Wisatawan

SAMPIT –  Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) kembali dihadapkan masalah…

Selasa, 19 Juni 2018 11:09

Walah-Walah!!! Harga Ayam Potong Capai Rp 80 Ribu

PANGKALAN BUN – Kenaikan harga salah satu bahan pokok di Kotawarngin Barat (Kobar), yakni daging…

Selasa, 19 Juni 2018 11:06

Pengunjung Lapas Meningkat 100 Persen

PANGKALAN BUN – Sejak hari pertama dan kedua hari raya Idul Fitri,  jumlah kunjungan di Lembaga…

Selasa, 19 Juni 2018 11:03

Tarif Parkir Wisata Harus Mengacu Perda

KUMAI - Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Hj Nurhidayah bersama Kapolres Kobar AKBP Arie Sandy…

Selasa, 19 Juni 2018 11:00

Sejarah Kolam Perlu Kajian

KOTAWARINGIN LAMA – Hari jadi Kotawaringin Lama (Kolam) ke 415, yang diperingati baru-baru ini…

Senin, 18 Juni 2018 11:46

INNALILLAH!!! Bocah Tewas Tenggelam setelah Lebaran

SAMPIT – Seorang bocah sekolah dasar (SD) tewas tenggelam di Sungai Desa Tanjung Jariangau, Kecamatan…

Senin, 18 Juni 2018 11:39

Harga Ayam Potong Melambung, Lebaran Usai Ogah Turun

PANGKALAN BUN- Beberapa hari menjelang lebaran Idul Fitri 1439 Hijriah, hingga 2 hari pasca lebaran,…

Senin, 18 Juni 2018 11:20

Waaaa Senangnya!!! Ratusan Napi Terima Remisi

PANGKALAN BUN- Idul Fitri identik disamakan dengan hari raya kemenangan bagi umat muslim di seluruh…

Senin, 18 Juni 2018 11:17

Makam Kiai Gede dan TPU Ramai Dikunjungi

PANGKALAN BUN – Tradisi ziarah ke makam di hari lebaran dan setelah berlebaran, ramai di jalankan…

Senin, 18 Juni 2018 09:44

Anggota Legislatif Dukung PHBI Kolam

KOTAWARINGIN LAMA – Menyambut malam hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriyah, Kamis (14/6)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .