MANAGED BY:
KAMIS
14 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Rabu, 19 April 2017 10:48
Gubernur Kalteng Digugat, Ini Musababnya
GUGAT GUBERNUR: Dagut H Djunas (rambut putih) saat mendatangi PTUN mengugat Gubernur Kalteng terkait penonjoban pejabat.(DODI RADAR PALANGKA)

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Keputusan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menonjobkan ratusan pejabat di lingkungan pemerintah provinsi  (Pemprov) kini berbuntut panjang. Perlawanan jalur hukum pun ditempuh melalui Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), Senin (18/4).

Gugatan administrasi itu secara resmi dilakukan oleh Dagut H. Djunas, mantan kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Kebudayaan (Disbud) Kalteng. Dia melalui kuasa hukumnya,  Antoninus Kristiano menggugat Gubernur Kalteng, Sekda Kalteng dan Kepala BKD.

Dalam gugatan itu Djunas meminta seluruh 145 pejabat yang dinonjobkan dikembalikan ke jabatan yang semula. Karena sudah melanggar PP 53 tahun 2009 tentang Disiplin dan tidak sesuai dengan prosedur maupun aturan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Saya tegaskan gugatan dan PTUN ini dilakukan karena pelaksanaan perintah gubernur tidak sesuai dengan prosedur atau aturan berlaku. Sebab di OPD tahun 2016  tidak ada nonjob, yang ada dikukuhkan pada kedudukan yang ada, bukan seperti yang sekarang ini,”ucapnya.

Djunas mengatakan, non job ini akibat dari Pemerintah Provinsi Kalteng yang melakukan kesalahan administrasi hingga menerima aturan mutasi dari kabupaten/kota dan tidak sesuai aturan.

“Yang menggugat, saya Dagut, mewakili teman teman. Tergugat Gubernur, sekda dan kepala BKD. Permintaan kami, SK (surat keputusan) kami dikembalikan ke jabatan yang semula,” ucapnya.

Djunas menyebutkan sudah ada berusaha koordinasi dengan pihak gubernuran melalui kepala BKD tetapi tidak diterima. “Jadi harapan gugatan ini agar gubernur melihat ada hal yang salah. Alangkah baiknya kita memperbaiki kedudukan yang salah ini,” ucapnya.

Sementara itu, PH pengugat, Antoninus  menyebutkan penonjoban seorang ASN itu disebabkan adanya pelanggaran disiplin berat terus bisa dinonjobkan karena sakit permanen, menyangkut masalah pidana dan lain sebagainya. “Tidak pernah melakukan pelanggaran berat jadi kenapa yang bersangkutan dinonjobkan,” ucapnya.

Antoninus menambahkan sidang berkaitan dengan perbaikan berkas dari masing-masing pihak dan persiapan penyampaian gugatan dari pihak tergugat untuk menyiapakan berkas mereka.

”Ini sudah menyalahi aturan maka itu langkah hukum ini dilakukan,” pungkasnya.

Gubernur Kalteng Sugianto Sabran sebelumnya menegaskan, pelantikan pejabat eselon sudah sesuai aturan dan telah dilaporkan ke Kementerian Dalam Negeri maupun Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

”Pelantikan pertama dinilai melanggar aturan. Belajar dari pengalaman itu, saya ingin tidak ada masalah lagi, sehingga pelantikan selanjutnya sudah sesuai dengan undang-undang yang ada dan bahkan melapor ke Kemendagri dan KASN,” tegasnya, Kamis (13/4) lalu.

Gubernur mempersilakan pada siapa pun yang keberatan, khususnya ASN, yang menganggap dirinya melanggar agar melapor ke KASN, bahkan ke Kemendagri. Sebab, dia sadar setelah pelantikan pejabat, apalagi tidak sedikit yang tak mendapat jabatan, akan membuat sebagian pihak tidak terima.

”Jadi, kalau merasa kami melanggar aturan, ya silakan saja melapor. Saya tidak melarang. Itu hak mereka,” tandasnya. (daq/vin)

 

 

 

 

 


BACA JUGA

Rabu, 13 Desember 2017 13:03

Disdik Persiapkan Pelaksanaan UN/UNBK

MUARA TEWEH – Menghadapi ujian nasional baik tertulis ataupun berbasis komputer tahun ajaran 2017/2018,…

Rabu, 13 Desember 2017 13:02

Selesaikan Pembangunan Fisik yang Belum Tuntas!

MUARA TEWEH – Fraksi-fraksi pendukung DPRD Kabupaten Barito Utara (Batara) telah menyetujui RAPBD…

Rabu, 13 Desember 2017 12:00

Perindo Pulpis Fokus Verifikasi KPU

PULANG PISAU – Sebagai partai pendatang baru, kehadiran Partai Persatuan Indonesia (Perindo) saat…

Rabu, 13 Desember 2017 11:50

Sembako Murah Diserbu Warga Kahut

KUALA KURUN – Rangkaian pelaksanaan pasar murah menjelang Natal 2017 terus berlanjut. Setelah…

Rabu, 13 Desember 2017 11:48

WOW!!! Gumas Kembangkan Padi Organik Seluas 1.700 Hektare

KUALA KURUN – Tahun 2018 mendatang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Gunung…

Rabu, 13 Desember 2017 11:46

Raperda Ini Dianggap Paling Prioritas oleh DPRD Gumas

KUALA KURUN – Dari sembilan rancangan peraturan daerah (raperda) yang diajukan oleh Pemerintah…

Rabu, 13 Desember 2017 11:45

Prioritaskan Infrastruktur Pascabanjir

KUALA KURUN –  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Gunung Mas Tahun 2018 turun Rp 58,9…

Rabu, 13 Desember 2017 11:43

Jelang Natal, Semua Pihak Diminta Jaga Kamtibmas

KUALA KURUN – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Lily…

Rabu, 13 Desember 2017 11:42

Cegah Sengketa Pilkada dengan Razia KTP

KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas (Gumas) Arton S Dohong meminta seluruh masyarakat memiliki kartu…

Selasa, 12 Desember 2017 12:45

Mau Jadi Jutawan? Tanaman Ini Menjanjikan Banyak Penghasilan

PULANG PISAU – Masuknya perusahaan pengolahan kayu sengon PT Naga Bhuana Piranti di Desa Bontoi,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .