MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 20 April 2017 15:09
Kejari Kalah Praperadilan, Lah Kok Bisa?

Penghentian Perkara Tipikor Dianggap Tidak Sah

ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, class="m-1324370193177570750gmail-msonospacing">PANGKALAN BUN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotawaringin Barat kalah dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Rabu (19/4).

Ada tiga poin utama dalam putusan hakim Mantiko S.Moehtar. Yakni, menolak eksepsi termohon (Kejari) untuk seluruhnya, mengabulkan permohonan pemohon, dan menyatakan tindakan Kejari Kotawaringin Barat tidak sah dalam menghentikan penanganan perkara tipikor yang diinformaskan secara tertulis oleh pemohon tanggal 29 Maret 2016.

Sidang praperadilan digelar enam kali. Pihak pemohon adalah Ibram Alpandi, warga Kelurahan Baru Kecamatan Arsel Kabupaten Kotawaringin Barat.

Ibram mengajukan praperadilan berawal dari laporannya secara tertulis kepada Kejari Kobar, pada 29 Maret 2016. Laporan tersebut terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam pelaksanaan dua kontrak pekerjaan pada program kerja Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sekarang Dinas PU dan Penataan Ruang tahun anggaran 2015 yang ditangani kontraktor CV Mitra Pradela. Bentuk pekerjaannya yakni pembangunan Jalan Poros Sido Mulyo –Sungai Kuning dan pekerjaan pembangunan jalan poros Sungai Pakit-Arga Mulya yang lokasinya berada di Kecamatan Pangkalan Banteng dengan nilai kontrak sekitar Rp 1,7 miliar.

Menurut Ibram, proyek ini dilaporkan secara tertulis ke Kejari Kotawaringin Barat. ”Sejak saya lapor sudah sekitar 11 bulan belum juga mendapat informasi. Tepatnya Februari 2017, saya menyurati Kejari meminta informasi tindaklanjut penanganan laporan saya, karena selama itu saya belum diberikan kabar,” beber Ibram.

Dalam surat tersebut Ibram menyatakan, dalam 10 hari tidak ada penjelasan atau informasi maka ia berniat mempraperadilankan institusi tersebut karena dianggap sudah dihentikan penanganannya. Satu pekan setelah berkirim surat, lalu Ibram mendapat informasi agar mengambil surat ke kejari. Pada saat surat itu sampai ke tangan Ibram, ternyata surat tersebut tertanggal 18 Agustus 2016, tanpa ada register.

”Dari sini sudah janggal, surat tertanggal 18 Agustus 2016, kok baru diinformasikan ke saya Februari 2017 itupun setelah saya menyurati dan suratnya tidak ada registernya pula,” tegas Ibram.

Dalam surat Kejari tersebut isinya menyatakan hasil pengecekan pihak kejaksaan tidak ditemukan adanya penyimpangan. Dalam prosedur penghentian kasus yang dilaporkan Ibram ini dianggapnya menyalahi aturan dan tidak sah. Selain itu Ibram juga menganggap bahwa laporannya terkesan diremehkan.

Ia mencontohkan bahwa bukti atau dokumen pengecekan di lapangan, kemudian klarifikasi atau wawancara dengan pihak-pihak terkait semuanya tertulis di tanggal 15 Juli 2016, termasuk juga sprintug (surat perintah tugas). Hal inipun menurut hakim dalam persidangan dianggap tidak lazim.

Sementara atas putusan hakim praperadilan ini, pihak kejari akan mengajukan banding, karena menganggap bahwa putusan tersebut tidak sesuai dengan pasal 1 angka 10 dan pasal 77 KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981. Dalam aturan disebutkan bahwa Pengadilan Negeri kewenangannya dalam memeriksa dan memutus praperadilan adalah terkait, sah atau tidaknya perihal penangkapan, penahanan atau penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan. Sementara dalam persoalan ini dianggap belum memasuki ke tingkat penyidikan. (sam/yit)

 


BACA JUGA

Selasa, 25 April 2017 13:52

LAH??? 15 Peserta Ujian Paket C Absen

KOTAWARINGIN LAMA – Ujian Paket C (setara SMA) di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) pada…

Selasa, 25 April 2017 09:24

Jelang Ramadan, Harga Sembako Diawasi, Kalau Tidak...

PANGKALAN BUN- Dinas Perindustrian Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag, Kop…

Selasa, 25 April 2017 09:04

Bupati Terpilih Diingatkan Agar Amanah

KOTAWARINGIN LAMA – Kiai haji Ahmad Mustagfirin dari Demak yang memberikan tausiah dalam…

Senin, 24 April 2017 08:59

Buka Keterisolasian, Tentara Pangkas Tiga Bukit

LAMANDAU - Program TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-98 tahun 2017 yang diselenggarakan di Desa Sungai…

Senin, 24 April 2017 08:57

Pacheli Si Tetangga Jahat Dijerat Kasus Pembunuhan Berencana

PANGKALAN BANTENG – Egenius Pacheli dibidik pasal berlapis lantaran aksi brutalnya menewaskan…

Senin, 24 April 2017 08:55

ADUHHH!!!! Jembatan Amblas, Warga Kesulitan Keluar Desa

PANGKALAN BANTENG - Amblasnya jembatan poros Desa Sungai Pakit, Kecamatan Pangkalan Banteng, membuat…

Senin, 24 April 2017 08:46

Ribuan Jemaah Padati Haul Kiai Gede

KOTAWARINGIN LAMA – Prediksi akan membludaknya jemaah haul Kiai Gede yang ke 9 tidak meleset.…

Sabtu, 22 April 2017 00:10

WADUH!!! Jembatan Poros Desa Sungai Pakit Ambles

PANGKALAN BANTENG – Jembatan di jalan poros Desa Sungai Pakit akhirnya ambles setelah sempat diupayakan…

Sabtu, 22 April 2017 00:09

WOW!!! Ternyata Sulis Cinta Rosul Sudah Lama Ingin ke Kecamatan di Kobar Ini

Penampilan penyanyi religi, Sulis, atau yang lebih dikenal dengan Sulis Cinta Rosul dalam MTQ ke-48…

Jumat, 21 April 2017 10:46

BANJIR TERPARAH!!! Ini Biang Keroknya

PANGKALAN BANTENG - Luapan empat sungai di Pangkalan Banteng, Rabu (19/4) bukan yang pertama kali terjadi.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .