MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Kamis, 20 April 2017 15:09
Kejari Kalah Praperadilan, Lah Kok Bisa?

Penghentian Perkara Tipikor Dianggap Tidak Sah

ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, class="m-1324370193177570750gmail-msonospacing">PANGKALAN BUN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotawaringin Barat kalah dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Pangkalan Bun, Rabu (19/4).

Ada tiga poin utama dalam putusan hakim Mantiko S.Moehtar. Yakni, menolak eksepsi termohon (Kejari) untuk seluruhnya, mengabulkan permohonan pemohon, dan menyatakan tindakan Kejari Kotawaringin Barat tidak sah dalam menghentikan penanganan perkara tipikor yang diinformaskan secara tertulis oleh pemohon tanggal 29 Maret 2016.

Sidang praperadilan digelar enam kali. Pihak pemohon adalah Ibram Alpandi, warga Kelurahan Baru Kecamatan Arsel Kabupaten Kotawaringin Barat.

Ibram mengajukan praperadilan berawal dari laporannya secara tertulis kepada Kejari Kobar, pada 29 Maret 2016. Laporan tersebut terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam pelaksanaan dua kontrak pekerjaan pada program kerja Dinas Pekerjaan Umum (DPU) sekarang Dinas PU dan Penataan Ruang tahun anggaran 2015 yang ditangani kontraktor CV Mitra Pradela. Bentuk pekerjaannya yakni pembangunan Jalan Poros Sido Mulyo –Sungai Kuning dan pekerjaan pembangunan jalan poros Sungai Pakit-Arga Mulya yang lokasinya berada di Kecamatan Pangkalan Banteng dengan nilai kontrak sekitar Rp 1,7 miliar.

Menurut Ibram, proyek ini dilaporkan secara tertulis ke Kejari Kotawaringin Barat. ”Sejak saya lapor sudah sekitar 11 bulan belum juga mendapat informasi. Tepatnya Februari 2017, saya menyurati Kejari meminta informasi tindaklanjut penanganan laporan saya, karena selama itu saya belum diberikan kabar,” beber Ibram.

Dalam surat tersebut Ibram menyatakan, dalam 10 hari tidak ada penjelasan atau informasi maka ia berniat mempraperadilankan institusi tersebut karena dianggap sudah dihentikan penanganannya. Satu pekan setelah berkirim surat, lalu Ibram mendapat informasi agar mengambil surat ke kejari. Pada saat surat itu sampai ke tangan Ibram, ternyata surat tersebut tertanggal 18 Agustus 2016, tanpa ada register.

”Dari sini sudah janggal, surat tertanggal 18 Agustus 2016, kok baru diinformasikan ke saya Februari 2017 itupun setelah saya menyurati dan suratnya tidak ada registernya pula,” tegas Ibram.

Dalam surat Kejari tersebut isinya menyatakan hasil pengecekan pihak kejaksaan tidak ditemukan adanya penyimpangan. Dalam prosedur penghentian kasus yang dilaporkan Ibram ini dianggapnya menyalahi aturan dan tidak sah. Selain itu Ibram juga menganggap bahwa laporannya terkesan diremehkan.

Ia mencontohkan bahwa bukti atau dokumen pengecekan di lapangan, kemudian klarifikasi atau wawancara dengan pihak-pihak terkait semuanya tertulis di tanggal 15 Juli 2016, termasuk juga sprintug (surat perintah tugas). Hal inipun menurut hakim dalam persidangan dianggap tidak lazim.

Sementara atas putusan hakim praperadilan ini, pihak kejari akan mengajukan banding, karena menganggap bahwa putusan tersebut tidak sesuai dengan pasal 1 angka 10 dan pasal 77 KUHAP (Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981. Dalam aturan disebutkan bahwa Pengadilan Negeri kewenangannya dalam memeriksa dan memutus praperadilan adalah terkait, sah atau tidaknya perihal penangkapan, penahanan atau penghentian penyidikan atau penghentian penuntutan. Sementara dalam persoalan ini dianggap belum memasuki ke tingkat penyidikan. (sam/yit)

 


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:16

Sssstttt....Kades Satroni Tempat Pelacuran

KOTAWARINGIN LAMA – Rencana Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menutup tempat…

Selasa, 21 November 2017 11:56

Rayakan HUT ke-22, MTSN 1 Kobar Ingin Jadi Sekolah Idola

PANGKALAN BUN – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kotawaringin Barat (Kobar) memperingati jadi…

Senin, 20 November 2017 12:37

Jangan Takut Gunakan Dana Desa

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendorong Pemerintah Desa, agar…

Senin, 20 November 2017 12:30

Ini Dia Biang Macetnya Air PDAM di Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun diminta…

Minggu, 19 November 2017 01:51

Perkebunan Belum Ada Plasma, DAD Minta Ini ke Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Barat mendesak Pemkab Kobar tegas…

Sabtu, 18 November 2017 16:59

TNI dan Polri Adu Jago Menembak, Tebak Siapa yang Menang?

PALANGKA RAYA -  Jago tembak boleh disematkan pada Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko.…

Jumat, 17 November 2017 11:25

ASN Kobar Diberikan Pelatihan Jurnalistik

PANGKALAN BUN - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten  Kotawaringin Barat…

Jumat, 17 November 2017 10:32

Duhhhhh!!! Pekerjaan Jalan di Aruta Belum Maksimal

PANGKALAN BUN-Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah melakukan monitoring pengerjaan…

Jumat, 17 November 2017 10:28

ASIKKKKK!!! PDAM Buka Program Sambungan Murah

PANGKALAN BUN –Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun, terus melakukan peningkatan…

Kamis, 16 November 2017 15:15

Mrs X Dikubur Tanpa Diketahui Keluarga

PANGKALAN BUN - Jenazah perempuan korban kecelakaan lalu lintas di Jalan Pasanah, Kelurahan Sidorejo,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .