MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 21 April 2017 10:46
BANJIR TERPARAH!!! Ini Biang Keroknya
MELUAP: Sungai di kawasan Pasar Karang Mulya yg belum dinormalisasi karena padatnya pemukiman.(SLAMET/ RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG - Luapan empat sungai di Pangkalan Banteng, Rabu (19/4) bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, Sungai Pakit, Sungai Kumai (Semanggang) dan dua sungai tanpa nama di Karang Mulya pernah meluap.

Luapan terparah terjadi pada Rabu (19/4). Hal itu tampak dari kerusakan yang ditimbulkan. Selain tembok SMP N 3 Pangkalan Banteng yang roboh sepanjang 140 meter dan ruangan kelas yang terendam luapan Sungai Pakit, puluhan rumah juga ikut terendam di tiga titik luapan lain.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengatakan, normalisasi empat sungai sudah dilakukan oleh PUPR selama dua tahun terakhir. Normalisasi dimulai sejak banjir tahun 2015 lalu.

”Sungai Pakit, Sungai Kumai (Semanggang) yang menjadi muara Sungai Hijau, bahkan dua sungai tanpa nama di Karang Mulya itu juga sudah,” katanya.

Terdapat lima sungai yang meluap. Sungai Pakit, Sungai, Sungai Kumai (Semanggang), Sungai Hijau, dan dua sungai tanpa nama di Karang Mulya.

”Bahkan untuk Sungai Hijau sudah kita normalisasi dan buatkan tanggul, namun karena tingginya debit air tetap saja tidak mampu,” katanya.

Normalisasi yang dilakukan untuk sungai di Karang Mulya sepanjang empat kilometer, Sungai Hijau dua setengah kilometer, Sungai Pakit dua kilometer, anak Sungai Pakit dua kilometer, Sungai Kumai satu kilomter tepatnya di sekitar Jembatan Aliong.

Normalisasi dengan cara memperlebar sungai yang rata-rata awalnya hanya dua meter menjadi empat. Selain itu, memperdalam sungai dengan rata-rata kedalaman tiga meter.

”Kendala kita di titik luapan itu, normalisasi belum terlaksana dengan baik karena lokasinya sudah penuh dengan bangunan, sehingga kita belum bisa memperlebar sungai. Seperti di titik luapan Sungai Pakit dan sungai di Karang Mulya terutama areal pasar itu,” katanya.

Terkait usulan untuk memperlebar jembatan di Sungai Pakit dan Karang Mulya, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Harus ada bantuan dari provinsi atau bahkan dari pusat karena itu berhubungan dengan jalan nasional.

”Kalau kita boleh kerjakan, bisa saja PUPR  dari SDA dan Bina Marga menggarap. Tapi aturannya yang tidak membolehkan, jembatan itu ada di jalan nasional. Jadi harus seizin provinsi atau bahkan pemerintah pusat,” terangnya.

Untuk pengajuan pelebaran jembatan tersebut sudah jauh-jauh hari dilakukan. Bahkan permohonan sudah terjadi saat jembatan Sungai Sekonyer (sungai buaya) jebol beberpa tahun lalu.

”SDA dan Bina Marga sudah memprediksi potensi luapan tiga titik jembatan itu sejak jebolnya gorong-gorong Sungai Sekonyer di dekat indotruba itu,” ungkapnya. (sla/yit)

 

 


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:16

Sssstttt....Kades Satroni Tempat Pelacuran

KOTAWARINGIN LAMA – Rencana Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menutup tempat…

Selasa, 21 November 2017 11:56

Rayakan HUT ke-22, MTSN 1 Kobar Ingin Jadi Sekolah Idola

PANGKALAN BUN – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Kotawaringin Barat (Kobar) memperingati jadi…

Senin, 20 November 2017 12:37

Jangan Takut Gunakan Dana Desa

PANGKALAN BUN – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mendorong Pemerintah Desa, agar…

Senin, 20 November 2017 12:30

Ini Dia Biang Macetnya Air PDAM di Pangkalan Bun

PANGKALAN BUN – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun diminta…

Minggu, 19 November 2017 01:51

Perkebunan Belum Ada Plasma, DAD Minta Ini ke Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotawaringin Barat mendesak Pemkab Kobar tegas…

Sabtu, 18 November 2017 16:59

TNI dan Polri Adu Jago Menembak, Tebak Siapa yang Menang?

PALANGKA RAYA -  Jago tembak boleh disematkan pada Kapolda Kalteng Brigjen Pol Anang Revandoko.…

Jumat, 17 November 2017 17:10

AWASSSSS!!! Elpiji 3 Kg Tak Boleh Dijual Sembarangan

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) mengancam akan mempidanakan…

Jumat, 17 November 2017 11:25

ASN Kobar Diberikan Pelatihan Jurnalistik

PANGKALAN BUN - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kabupaten  Kotawaringin Barat…

Jumat, 17 November 2017 10:32

Duhhhhh!!! Pekerjaan Jalan di Aruta Belum Maksimal

PANGKALAN BUN-Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Ahmadi Riansyah melakukan monitoring pengerjaan…

Jumat, 17 November 2017 10:28

ASIKKKKK!!! PDAM Buka Program Sambungan Murah

PANGKALAN BUN –Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Pangkalan Bun, terus melakukan peningkatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .