MANAGED BY:
RABU
26 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 21 April 2017 10:46
BANJIR TERPARAH!!! Ini Biang Keroknya
MELUAP: Sungai di kawasan Pasar Karang Mulya yg belum dinormalisasi karena padatnya pemukiman.(SLAMET/ RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG - Luapan empat sungai di Pangkalan Banteng, Rabu (19/4) bukan yang pertama kali terjadi. Sebelumnya, Sungai Pakit, Sungai Kumai (Semanggang) dan dua sungai tanpa nama di Karang Mulya pernah meluap.

Luapan terparah terjadi pada Rabu (19/4). Hal itu tampak dari kerusakan yang ditimbulkan. Selain tembok SMP N 3 Pangkalan Banteng yang roboh sepanjang 140 meter dan ruangan kelas yang terendam luapan Sungai Pakit, puluhan rumah juga ikut terendam di tiga titik luapan lain.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengatakan, normalisasi empat sungai sudah dilakukan oleh PUPR selama dua tahun terakhir. Normalisasi dimulai sejak banjir tahun 2015 lalu.

”Sungai Pakit, Sungai Kumai (Semanggang) yang menjadi muara Sungai Hijau, bahkan dua sungai tanpa nama di Karang Mulya itu juga sudah,” katanya.

Terdapat lima sungai yang meluap. Sungai Pakit, Sungai, Sungai Kumai (Semanggang), Sungai Hijau, dan dua sungai tanpa nama di Karang Mulya.

”Bahkan untuk Sungai Hijau sudah kita normalisasi dan buatkan tanggul, namun karena tingginya debit air tetap saja tidak mampu,” katanya.

Normalisasi yang dilakukan untuk sungai di Karang Mulya sepanjang empat kilometer, Sungai Hijau dua setengah kilometer, Sungai Pakit dua kilometer, anak Sungai Pakit dua kilometer, Sungai Kumai satu kilomter tepatnya di sekitar Jembatan Aliong.

Normalisasi dengan cara memperlebar sungai yang rata-rata awalnya hanya dua meter menjadi empat. Selain itu, memperdalam sungai dengan rata-rata kedalaman tiga meter.

”Kendala kita di titik luapan itu, normalisasi belum terlaksana dengan baik karena lokasinya sudah penuh dengan bangunan, sehingga kita belum bisa memperlebar sungai. Seperti di titik luapan Sungai Pakit dan sungai di Karang Mulya terutama areal pasar itu,” katanya.

Terkait usulan untuk memperlebar jembatan di Sungai Pakit dan Karang Mulya, pihaknya tidak bisa mengambil keputusan sendiri. Harus ada bantuan dari provinsi atau bahkan dari pusat karena itu berhubungan dengan jalan nasional.

”Kalau kita boleh kerjakan, bisa saja PUPR  dari SDA dan Bina Marga menggarap. Tapi aturannya yang tidak membolehkan, jembatan itu ada di jalan nasional. Jadi harus seizin provinsi atau bahkan pemerintah pusat,” terangnya.

Untuk pengajuan pelebaran jembatan tersebut sudah jauh-jauh hari dilakukan. Bahkan permohonan sudah terjadi saat jembatan Sungai Sekonyer (sungai buaya) jebol beberpa tahun lalu.

”SDA dan Bina Marga sudah memprediksi potensi luapan tiga titik jembatan itu sejak jebolnya gorong-gorong Sungai Sekonyer di dekat indotruba itu,” ungkapnya. (sla/yit)

 

 


BACA JUGA

Minggu, 23 Juli 2017 01:00

Pedagang Belum Berani Datangkan Hewan Kurban, Kenapa?

PANGKALAN BANTENG– Pedagang hewan kurban belum berani mendatangkan sapi maupun kambing ke Kotawaringin…

Sabtu, 22 Juli 2017 15:01

Yaa Ellllaaaa..Truk CPO Jungkir Balik, Sopir Malah Kabur

HANAU – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 146, Desa Pembuang Hulu,…

Sabtu, 22 Juli 2017 14:05

BEJAAAATTTT BUKAN MAIN!!!! Sopir Bus Ini Setubuhi Pelajar yang Biasa Diantarnya

SAMPIT – Ini namanya pagar makan tanaman. Seorang sopir bus sekolah tega menyetubuhi pelajar yang…

Sabtu, 22 Juli 2017 13:37

Diduga Pesta Seks dan Miras, Dua Sejoli dari Lamandau di Gerebek Satpol PP Kobar

PANGKALAN BUN – Dua pasangan asal Kabupaten Lamandau kedapatan dalam satu kamar di Hotel Sampuraga,…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:53

Sepuluh Kades Akan Purna Tugas

PANGKALAN BANTENG-Sepuluh desa di Pangkalan Banteng akan ditinggalkan para kepala desanya dalam dua…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:51

Gerakan Jumat Bersih Dihidupkan Lagi

PANGKALAN BUN-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali gerakan Jumat bersih yang dipusatkan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:49

Pangkalan Bun Park Bakal Dipasangi CCTV

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bakal menata dan menangani Pangkalan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:43

Puskesmas Kolam Gelar Deteksi Kanker Serviks

KOTAWARINGIN LAMA – Penyakit Kanker serviks jangan sampai diremehkan,  karena penyakit…

Jumat, 21 Juli 2017 15:26

Tak Jera Kena Tipiring, Janda Kembali Jualan Miras

PANGKALAN LADA - Hukuman tindak pidana ringan (tipiring) tidak mempan bagi SM, warga Desa Sungai Melawen,…

Jumat, 21 Juli 2017 15:20

Anak Durhaka Diringkus

PANGKALAN BUN - Pelaku pemerasan disertai kekerasan terhadap ayah kandungnya sendiri, DPS (35), akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .