MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Senin, 08 Mei 2017 14:58
YA TUHAN!!!! Setelah Cekcok, Istri Kabur, Didie pun Gantung Diri
BUNUH DIRI: Anggota Polsek Tasik Payawan dan Kamipang saat olah TKP dan periksa jasad Didie Rahmat, pelaku bunuh diri, Sabtu (6/5) malam.

PROKAL.CO, KASONGAN - Diduga tertekan akibat cekcok keluarga dan sang istri tak kunjung pulang. Warga Desa Petak Bahandang Kecamatan Tasik Payawan ditemukan tewas gantung diri, Sabtu (6/5) sekitar pukul 20.00 WIB.

Pelaku bunuh diri diketahui bernama Didie Rahmat alias Tadjik bin Hadan (26) warga RT 01 RW 01 Desa Petak Bahandang.

Kapolsek Tasik Payawan dan Kamipang Iptu Muludin menjelaskan, peristiwa nahas tersebut pertama kali dipergoki ibu kandungnya sendiri. Lantaran merasa curiga, Didie tak kunjung merespons ketika dipanggil.

"Malam itu, ibunya datang ke rumah Didie untuk mengajaknya makan. Tapi setelah dipanggil berkali-kali, tidak ada respons. Merasa curiga pintu rumah terkunci dari dalam, ibunya langsung mendobrak pintu," ungkapnya kepada Radar Sampit, Minggu (7/5).

Setelah berhasil masuk rumah. Didie sudah ditemukan dalam posisi tertelungkup dengan terjerat seuntas tali di lehernya.

Nahas, setelah dilakukan pemeriksaan, Didie diketahui sudah meninggal dunia.

Jajaran kepolisian yang mendapat laporan, kemudian bergegas mendatangi lokasi. Setelah dievakuasi, Didie kemudian menjalani Visum et Repertum (VeR) dokter Puskesmas Tasik Payawan. 

"Berdasarkan hasil pemeriksaan, Didie dinyatakan meninggal dunia murni akibat gantung diri. Hal itu dibuktikan dengan bekas luka hitam melingkar di leher, diduga kuat karena jeratan tali," imbuhnya.

Berdasarkan keterangan keluarga Didie, Siti Nuriah (27) dan Liadi (29), Didie diduga melakukan aksi bunuh dirinya lantaran depresi karena permasalahan keluarga kecilnya.

Sebab, sejak beberapa hari belakangan Didie dan istri sering cekcok.

Puncaknya, sang istri meninggalkan rumah (kabur) dan pulang ke rumah orang tuanya di Desa Asem Kumbang Kecamatan Kamipang, Kabupaten Katingan.

"Diduga karena faktor permasalahan keluarga, sebab yang bersangkutan sempat cekcok dengan istrinya. Dan sudah lima hari ini, istrinya meninggalkan rumah," imbuhnya.

Kendati demikian, pihak kepolisian unit reskrim Polsek Tasik Payawan dan Kamipang tetap melakukan proses lidik lebih lanjut. Serta melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.

"Berdasarkan fakta di lapangan dan keterangan tim medis, sementara kasus ini diduga murni akibat gantung diri. Sebab, di TKP juga ditemukan sebuah kursi dan tidak ditemukan adanya tindak kekerasan di tubuh Didie," pungkasnya. (agg/fm)

 


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 00:38

SERU...Lomba Ini Paling Heboh di Desa

PANGKALAN BANTENG – Selesainya upacara peringatan hari kemerdekaam Republik Indonesia rupanya…

Sabtu, 19 Agustus 2017 09:09

Aksi 171717 di Kobar Diikuti Umat Lintas Agama

PANGKALAN BUN - Ribuan umat dari lintas agama di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berpartisipasi…

Jumat, 18 Agustus 2017 16:17

Hantam Pembatas Jembatan, Vitara Ringsek

PANGKALAN LADA - Tak henti-hentinya jalur Trans-Kalimantan di Kecamatan Pangkalan Lada menjadi lokasi…

Jumat, 18 Agustus 2017 14:09

DUHHHH NGERI!!!! Oleng di Tikungan, Pemotor Tewas

PANGKALAN LADA - Seorang pengendara sepeda motor, Eko Priyo Nugroho (35), tewas di Jalan Ahmad…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:16

Uch Lesu!!! Penjualan Hewan Kurban Masih Sepi

PANGKALAN BUN-Perdagangan hewan kurban di Kabupaten Kotawaringin Barat belum menunjukkan tanda-tanda…

Jumat, 18 Agustus 2017 10:07

Maknai HUT-RI dengan Bekerja Bersama

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memeringati HUT-RI ke 72 di Halaman Kantor…

Jumat, 18 Agustus 2017 09:59

Terasa Plong Setelah Bendera Berkibar Sempurna

Pembawa baki bendera Merah Putih menjadi peran utama diantara Pasukan Pengibar Bendera  (Paskibra)…

Kamis, 17 Agustus 2017 14:58

Melawan saat Ditangkap, Kaki Maling Motor Bolong

PANGKALAN BANTENG - Upaya pengungkapan sejumlah pencurian kendaraan bermotor di Pangkalan Banteng berbuah…

Kamis, 17 Agustus 2017 14:04

Persaingan Bisnis Transportasi di Kalteng, Darat vs Udara, Siapa yang Unggul???

 PANGKALAN BUN-Persaingan usaha jasa transportasi darat di Kabupaten Kobar semakin ketat. Bak cendawan…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:33

Warga Banteng Inginkan CSR seperti di Aruta, Aamiinnnnn!!!!

PANGKALAN BANTENG – Reses anggota DPRD Kobar Daerah Pemilihan (Dapil) III di Kecamatan Pangkalan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .