MANAGED BY:
JUMAT
24 NOVEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 18 Mei 2017 09:35
Hhmmmm...SOPD di Kotim Belum Kompak

Pengawasan Tonase Kembali Disorot

DITERTIBKAN: Sejumlah truk pengangkut barang dan pengangkut CPO ketika mengikuti kegiatan pemeriksaan tonase di Kantor Dishub Kotim, beberapa waktu lalu.(DOK.RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT– Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotim Muhammad Saleh menilai, kekompakkan dan koordinasi internal Satuan Organissasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup Pemkab Kotim masih lemah.Salah satunya  pengawasan penggunaan jalan dalam kota. 

Menurutnya, di satu sisi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotim,

menginginkan agar infrastruktur jalan yang telah dibangun bisa bertahan lama. Namun lanjutnya, di satu sisi Dinas Perhubungan setempat, juga lemah dalam mengawasi kendaraan bertonase besar yang melintas di dalam kota. 

”Di situ masih belum ada kata sinergi, sehingga itu perlu dikomunikasi dan dikoordinasikan lagi,”ujarnya. 

Selain itu Saleh juga menilai, pemerintah sejauh ini masih sangat lemah  dalam mengawasi penggunaan infrastruktur, terutama pengawasan terhadap angkutan tonase besar di jalan dalam Kota Sampit ini. Menurutnya tidak jarang hal itu menjadi persoalan klasik dari tahun ke tahun, yakni kendaraan bertonase besar masih bebas melenggang masuk ke kawasan perkotaan yang menyebabkan kerusakan jalan secara cepat. 

Saleh  juga menyatakan, imbauan dan peringatan agar kendaraan bertonase besar tidak melintas di jalan umum khususnya dalam Kota Sampit, hanya sekedar retorika pemerintah daerah saja. Faktanya, hingga kini kendaraan, khususnya truk-truk yang bertonase lebih dari 8 ton masih bebas melintas di jalan umum, baik itu siang mau pun malam. 

Saleh menegaskan, , sebetulnya sudah ada aturannya, bahkan rambunya pun sudah ada, seperti Jalan Ayani di Sampit,  adalah jalan utama dan jalan umum yang tidak boleh dilalui kendaraan jenis truk. ”Jika sampai hal itu terjadi secara berulang-ulang, berarti karena pengawasan yang lemah, dan bahkan tidak ada pengawasan sama sekali dari aparat pemerintah daerah.” Cetusnya. 

Sedangkan hal lain tambahnya,  Pemkab Kotim telah mencanangkan Sampit jadi kota tujuan wisata. Namun dirinya menyayangkan karena tidak dibarengi dengan kebijakan penanganan  penerangan jalan umum dan tempat umum di dalam kota. 

”Masih banyak  ruas jalan di Kota Sampit yang gelap saat malam. Artinya ini kan masih belum sejalan dalam mencapai tujuan, sehingga kami menilai  masih belum kompak,” tandas Saleh. (ang/gus)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:21

ASTAGA!!! Kakek Ini Hilang Sebelas Hari, Sampai Sekarang Belum Ditemukan

NANGA BULIK – Sebelas hari menghilang, seorang kakek dari Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan…

Rabu, 22 November 2017 08:32

Tekan Angka Pengangguran, Kotim Targetkan Turun hingga 2 Persen

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur bertekad menurunkan tingkat pengangguran di daerah itu.…

Sabtu, 18 November 2017 08:41

KUA-PPAS Revisi Disahkan

SAMPIT-Dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS) untuk Rancangan…

Sabtu, 18 November 2017 08:35

Perlu Regulasi untuk Mendongkrak PAD Kotim

SAMPIT-Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) masih dianggap belum tergali…

Jumat, 17 November 2017 10:21

Pramuka Regu Putri Kemah ke Balikpapan

SAMPIT— Anggota kwartir cabang Pramuka regu putri Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mewakili…

Jumat, 17 November 2017 10:17

MANTAP!!! Kotim Gencar Gencar Dibudidayakan Bawang Merah

SAMPIT— Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melaksanakan program pengembangan…

Jumat, 17 November 2017 10:12

Rp 22 Miliar untuk Penataan Sungai di Kotim

SAMPIT- Salah satu hasil reses anggota DPRD Kotim dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 wilayah Kecamatan…

Jumat, 17 November 2017 10:01

Kepsek Pungli, Pemkab Harus Lihat Kasus secara Kompleks

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim, Sarjono menyampaikan kepada seluruh komite dan kepala sekolah,…

Kamis, 16 November 2017 14:11

Mandi Safar, Simbol Persatuan dan Penyucian

SAMPIT – Ribuan warga berkumpul di pesisir Sungai Mentaya, Rabu (15/11) siang. Mereka  berramai-ramai…

Kamis, 16 November 2017 09:45

SOPD Gumas Diminta Tingkatkan Kinerja

KUALA KURUN – Anggota DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan mengingatkan satuan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .