MANAGED BY:
RABU
23 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 18 Mei 2017 09:35
Hhmmmm...SOPD di Kotim Belum Kompak

Pengawasan Tonase Kembali Disorot

DITERTIBKAN: Sejumlah truk pengangkut barang dan pengangkut CPO ketika mengikuti kegiatan pemeriksaan tonase di Kantor Dishub Kotim, beberapa waktu lalu.(DOK.RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT– Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotim Muhammad Saleh menilai, kekompakkan dan koordinasi internal Satuan Organissasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup Pemkab Kotim masih lemah.Salah satunya  pengawasan penggunaan jalan dalam kota. 

Menurutnya, di satu sisi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kotim,

menginginkan agar infrastruktur jalan yang telah dibangun bisa bertahan lama. Namun lanjutnya, di satu sisi Dinas Perhubungan setempat, juga lemah dalam mengawasi kendaraan bertonase besar yang melintas di dalam kota. 

”Di situ masih belum ada kata sinergi, sehingga itu perlu dikomunikasi dan dikoordinasikan lagi,”ujarnya. 

Selain itu Saleh juga menilai, pemerintah sejauh ini masih sangat lemah  dalam mengawasi penggunaan infrastruktur, terutama pengawasan terhadap angkutan tonase besar di jalan dalam Kota Sampit ini. Menurutnya tidak jarang hal itu menjadi persoalan klasik dari tahun ke tahun, yakni kendaraan bertonase besar masih bebas melenggang masuk ke kawasan perkotaan yang menyebabkan kerusakan jalan secara cepat. 

Saleh  juga menyatakan, imbauan dan peringatan agar kendaraan bertonase besar tidak melintas di jalan umum khususnya dalam Kota Sampit, hanya sekedar retorika pemerintah daerah saja. Faktanya, hingga kini kendaraan, khususnya truk-truk yang bertonase lebih dari 8 ton masih bebas melintas di jalan umum, baik itu siang mau pun malam. 

Saleh menegaskan, , sebetulnya sudah ada aturannya, bahkan rambunya pun sudah ada, seperti Jalan Ayani di Sampit,  adalah jalan utama dan jalan umum yang tidak boleh dilalui kendaraan jenis truk. ”Jika sampai hal itu terjadi secara berulang-ulang, berarti karena pengawasan yang lemah, dan bahkan tidak ada pengawasan sama sekali dari aparat pemerintah daerah.” Cetusnya. 

Sedangkan hal lain tambahnya,  Pemkab Kotim telah mencanangkan Sampit jadi kota tujuan wisata. Namun dirinya menyayangkan karena tidak dibarengi dengan kebijakan penanganan  penerangan jalan umum dan tempat umum di dalam kota. 

”Masih banyak  ruas jalan di Kota Sampit yang gelap saat malam. Artinya ini kan masih belum sejalan dalam mencapai tujuan, sehingga kami menilai  masih belum kompak,” tandas Saleh. (ang/gus)


BACA JUGA

Selasa, 22 Mei 2018 11:38

YA AMPUNNN!!! Enam Remaja Pesta Lem

PALANGKA RAYA – Perbuatan tidak patut ditiru diperlihatkan enam remaja berusia dibawah umur. Bukannya…

Senin, 21 Mei 2018 11:45

Redam Emosi di Bulan Ramadan

SAMPIT – Ulama yang ada di Sampit menegaskan agar bulan suci Ramadan tak dijadikan ajang unjuk…

Sabtu, 19 Mei 2018 16:15

Ikan Jenis Ini Mulai Sulit Ditemukan di Kalimantan

KASONGAN – Ikan lopis atau yang lebih akrab dikenal sebagai ikan pipih mulai sulit ditemukan di…

Sabtu, 19 Mei 2018 13:02

Astaga!! Gara-Gara Makan Tak Bayar, Amat Diangkut Polisi

PALANGKA RAYA – Bulan Ramadan harusnya digunakan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada sang…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:51

Balap Liar Marak di Pagi Hari

PANGKALAN BUN - Aksi balapan liar (bali) di jalan Sutan Syahrir, Pangkalan Bun di bulan suci ramadan…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:44

Harga Ikan ”Latah” Ikutan Naik

SAMPIT- Sejak beberapa hari menjelang Ramadan harga sejumlah kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Bahkan,…

Sabtu, 19 Mei 2018 10:34

Petugas-Petugas Ini Diminta Siaga Selama Ramadan

SAMPIT — Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim),…

Jumat, 18 Mei 2018 15:26

Atasi Anjloknya Harga Kelapa, Pemkab Hadirkan Investor Pabrik Tepung Kelapa

SAMPIT - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur berupaya menstabilkan harga kelapa dalam di wilayah…

Jumat, 18 Mei 2018 10:34

Desa Telaga Pulang Butuh Dokter

KUALA PEMBUANG – Masyarakat Desa Telaga Pulang Kecamatan Danau Sembuluh belum memiliki dokter.…

Jumat, 18 Mei 2018 10:30

Duuuuhhhh!!!! Ramadan, Harga Telur Naik

KUALA PEMBUANG - Memasuki Ramadan tahun ini sejumlah harga kebutuhan bahan pokok salah satunya komoditas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .