MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 18 Mei 2017 14:07
Untuk Kota Bebas Banjir, Sampit Perlu Duit Rp 90 Miliar
PERLU DANA BESAR: Seorang petugas membersihkan saluran drainase di dalam Kota Sampit.(DOK. RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Kota Sampit sering terendam banjir ketika hujan deras. Buruknya sistem drainase dan kebiasaan buang sampah sembarangan disebut-sebut sebagai biang keladi banjir. Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur pun mengusulkan anggaran Rp 80 miliar hingga Rp 90 miliar untuk perbaikan drainase.

Bupati Kotawaringin Timur H Supian Hadi menyatakan akan mengajukan anggaran pemeliharaan drainase di kecamatan kota. Pembiayaannya akan dimasukkan dalam program multiyears tahap kedua yang akan dibahas tahun ini.

”Karena tahap pertama ada beberapa kendala dalam status kawasan. Kalau memang ini terhambat, kan kita masih ada persiapan tahap kedua. Dihitung-hitung itu dananya sekitar hampir Rp 80 miliar hingga Rp 90 miliar dengan tiga tahapan multiyears. Jangan sampai ini diributkan. Karena kalau tidak didukung, Sampit kembali banjir, pemerintah daerah sendiri yang dibuat pusing,” kata Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi, Rabu (17/5).

Dirinya mengimbau warga untuk menjaga kebersihan dan merawat drainase yang ada. Saat ini, personel yang bertugas membersihkannya drainase terbatas. Petugas tidak bisa melakukan pemeliharaan secara maksimal tanpa bantuan masyarakat.

”Misalnya bulan ini petugas membersihkan di wilayah A. Sudah dibersihkan satu kilometer, nanti akan mampet lagi karena warga buang sampah ke drainase. Untuk itulah perlu kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke drainase, terutama botol-botol plastik,” jelasnya.

Terkait banjir yang selalu melanda wilayah hulu Kabupaten Kotawaringin Timur, terutama permukiman di pinggiran sungai, Bupati meminta warga untuk membangun rumah di lokasi yang lebih tinggi dan jauh dari sungai.

”Memang dulu ada lokasi yang tidak pernah banjir, sekarang banjir. Tapi ada juga wilayah seperti Parenggean yang beberapa desanya itu langganan banjir,” ujarnya.

Ketinggian banjir selalu bertambah setiap tahun. Supian menduga ini sebagai dampak dari investasi yang dilakukan dengan cara pembukaan hutan.

Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di wilayah rawan banjir untuk tidak lagi membangun rumah di bantaran sungai.

”Mungkin melalui SOPD terkait kita akan bantu yang memang merupakan masyarakat tidak mampu. Kita perlu mencarikan solusi agar mereka pindah dari daerah rawan banjir tahunan, ke dataran yang lebih tinggi,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kepada dinas PU dan Penataan Ruang Kotim menyebutkan, pihaknya terus melakukan berbagai cara untuk menghindari banjir, baik daerah kota maupun luar kota. Salah satunya melakukan sosialisasi pelarangan pembangunan di sekitar bantaran sungai.  

Selain itu, mereka juga akan melakukan perbaikan sarana dan prasarana penyaluran air untuk mencegah terjadinya banjir. Pertama-tama mereka terlebih dulu harus menyiapkan dana yang sesuai untuk pembangunannya.

”Tindak lanjut jangka panjang kita adalah membuat pintu air dan melakukan pembenahan pada drainase. Untuk dana, akan kita siapkan secara bertahap. Apakah nanti dari APBN, atau provinsi. Sebab pembangunan kita kan ada 17 kecamatan dan perlu pembagian yang setara,” pungkasnya. (sei/yit)

 


BACA JUGA

Senin, 24 Juli 2017 11:50

Penting, Identitas Pengunjung THM Perlu Diperiksa, Jangan-Jangan..

SAMPIT-Anggota Komisi I DPRD Kotim Syahbana mendesak, agar Tempat Hiburan Malam (THM) di Kotim …

Sabtu, 22 Juli 2017 13:49

Penggaris Berlogo Komunis, Funstation Mengaku Lalai dan Minta Maaf

SAMPIT – Manajemen arena permainan Funstation di Borneo Citimall Sampit mengaku lalai terkait…

Sabtu, 22 Juli 2017 13:41

Izin Pengusaha Ayam Bakal Dicabut

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) bakal mencabut izin pengusaha…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:36

Yach!!! PAD Sektor Pelabuhan Belum Maksimal

SAMPIT-Anggota Komisi IV DPRD Kotim Muhammad Shaleh memaparkan bahwa potensi kepelabuhanan di Kotim…

Jumat, 21 Juli 2017 14:59

Aawww!!! Agustus, Tarif PDAM Naik, Lihat Daftar Kenaikannya!

SAMPIT – PDAM Dharma Tirta Sampit akan menaikkan tarif mulai 1 Agustus tahun ini. Keputusan ini…

Jumat, 21 Juli 2017 11:16

Nah Lo!!! PDAM Segera Tertibkan Penunggak Rekening

SAMPIT – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Dharma Tirta Sampit akan melakukan penertiban terhadap…

Kamis, 20 Juli 2017 15:01

ASTAGA!!!! Baju hingga Penggaris Bersimbol PKI Diduga Menyebar di Sampit

SAMPIT – Logo Partai Komunis Indonesia (PKI) diduga menyebar di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).…

Kamis, 20 Juli 2017 09:52

Pungutan di Sekolah HARAMMMMMM!!!!

SAMPIT-Pekan lalu,  sejumlah pengurus komite sekolah bersama para kepala sekolah berangkat ke Jakarta…

Rabu, 19 Juli 2017 14:17

BIKIN KESAL!!! Ancam Cabut Izin Peternak Buang Limbah Ayam Sembarangan

SAMPIT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mulai mengawasi peternak ayam…

Rabu, 19 Juli 2017 10:02

CATAT!!! Rumah Makan Wajib Sediakan Lahan Parkir

SAMPIT - Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Darmawati menilai banyaknya badan jalan digunakan untuk parkir…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .