MANAGED BY:
SELASA
26 SEPTEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 18 Mei 2017 15:05
Syukurlah! Banjir Mulai Surut, Aktivitas Kembali Lancar
BANJIR: Banjir di Desa tumbang payang, Kecamatan Bukit Santuai, beberapa hari lalu.(IST)

PROKAL.CO, SAMPIT – Banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bukit Santuai berangsur-angsur surut. Berdasarkan informasi dari Camat Bukit Santuai, Waren, sedikitnya ada tiga desa yang sudah benar-benar kering dari banjir; Tumbang Payang, Tumbang Kania, dan Tewai Hara. Aktivitas di desa pun sudah berjalan normal, sebagian warga mulai membersihkan tempat tinggalnya dari dampak banjir.

”Untungnya banjir tidak berlangsung terlalu lama, hanya sekitar 12 jam, lalu berangsur-angsur surut. Yang masih bertahan (dalam kondisi banjir) sekarang hanya desa-desa yang berada di bawah, seperti Desa Tumbang Penyahuan dengan kedalaman sekitar 70 cm, tapi itu pun airnya tidak sampai masuk kedalam rumah, mungkin ada beberapa tapi tidak terlalu parah,” kata Waren ketika dikonfirmasi Radar Sampit, Rabu (17/5).

Dampak dari banjir kali ini pun menurutnya tidak terlalu besar. Memang ada kolam ikan milik warga yang hanyut akibat banjir tapi untuk kerugiannya tidak seberapa. Hewan ternak dan kendaraan milik warga berhasil diamankan ke lokasi yang datarannya lebih tinggi, sehingga terhindar dari banjir.

Warga yang menjadi korban pun tidak banyak, satu orang yang terpeleset dari lantai dua rumahnya ketika mengevakuasi barang-barang, tapi segera ditangani oleh petugas kesehatan setempat bersama tim BPBD yang sebelumnya meninjau ke lokasi. Sementara sisanya hanya ada beberapa yang mengalami pilek dan gatal-gatal akibat banjir, itupun sudah diberikan pengobatan gratis oleh tim BPBD.

”Petugas puskesmas maupun pustu setempat juga telah siap apabila nantinya ada warga yang mengeluh sakit yang disebabkan oleh dampak banjir. Jadi saat ini masih aman,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa banjir seperti ini sebenarnya sangat jarang terjadi di wilayahnya, seperti Desa Tumbang Payang dan Tumbang Tawan. Terakhir terjadi tahun 2008 lalu, hal ini kemungkinan karena adanya fenomena alam atau semacamnya, namun ia pun tidak bisa memastikan hal tersebut. Untungnya banjir tidak bertahan terlalu lama sehingga tidak sampai meresahkan warga sekitar.

Menurutnya pihak kecamatan pun telah berupaya merelokasi warga yang tinggal di pinggiran sungai, di mana lokasi tersebut sangat rawan dilanda banjir. Tapi terbukti hal tersebut memang sangat sulit dilakukan. Lantaran, kehidupan warga sekitar memang kebanyakan bergantung pada sungai.

”Susah, makanya kami hanya bisa memberikan imbauan agar warga meningkatkan kewaspadaan mereka dan mengantisipasi terutama ketika memasuki musim hujan yang dibarengi dengan air pasang. Meski begitu, kami berharap dari pemda untuk bisa menyiapkan tempat tinggal yang lebih representatif bagi warga, di mana datarannya lebih tinggi dan aman dari banjir. Mungkin dengan demikian warga bisa sukarela untuk pindah dari tempat tinggal mereka yang berada di pinggiran sungai,” tuturnya. (vit/dwi)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 26 September 2017 08:35

Jangan Cuma Dukung! Perlu Aksi Nyata Pertahankan Budaya Lokal

SAMPIT-Wakil Ketua DPRD Kotim Parimus menyampaikan, komitmen untuk mempertahankan  adat istiadat…

Selasa, 26 September 2017 08:31

PBS Sawit Wajib Pelihara Jalan, Kalau Tidak..

SAMPIT-Anggota Komisi II DPRD Kotim, Dani Rakhman mendesak agar Pemkab Kotim mewajibkan perusahaan besar…

Selasa, 26 September 2017 08:27

Legislator Ini Ngotot, Tidak Sepakat Dana Diendapkan

SAMPIT-Jika sebelumnya dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kotim mengingatkan agar anggaran daerah  jangan…

Senin, 25 September 2017 11:05

Bupati Beri Dua Jempol untuk Pengawasan Obat Terlarang

SAMPIT— Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)  memberikan apresiasi atas upaya…

Senin, 25 September 2017 10:33

Miris!!! SDA Melimpah, Banyak Anak di Daerah Ini Kekurangan Gizi

KUALA KURUN – Sebanyak 32,07 persen anak usia 0-2 tahun di Kabupaten Gunung Mas (Gumas) termasuk…

Senin, 25 September 2017 10:15

Legislator Ini Desak Nilai Silpa di APBD Diturunkan

SAMPIT- Anggota DPRD Kotim dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Seruyantara mendesak Pemkab Kotim agar …

Senin, 25 September 2017 10:14

Penting Nih!!! Koordinasi SOPD Harus Solid

SAMPIT-Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kotim, Dani Rakhman menegaskan koordinasi dan komunikasi…

Sabtu, 23 September 2017 10:08

Dewan Tuntut Pemenuhan Anggaran SOPD

SAMPIT-Ketua Komisi I DPRD Kotim Handioyo J Wibowo berharap agar dalam rapat  komisi finalisasi…

Sabtu, 23 September 2017 09:58

Legislator Ini Pertanyakan Realisasi Program CSR

SAMPIT-Sekretaris Komisi III DPRD Kotim Hero Harapano mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotim untuk…

Jumat, 22 September 2017 10:04

YESSSS!!! Tata Batas Seruyan-Kobar Tuntas

KUALA PEMBUANG - Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama Kotawaringin Barat (Kobar) akhirnya menyepakati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .