MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Kamis, 18 Mei 2017 15:05
Syukurlah! Banjir Mulai Surut, Aktivitas Kembali Lancar
BANJIR: Banjir di Desa tumbang payang, Kecamatan Bukit Santuai, beberapa hari lalu.(IST)

PROKAL.CO, SAMPIT – Banjir yang melanda sejumlah desa di Kecamatan Bukit Santuai berangsur-angsur surut. Berdasarkan informasi dari Camat Bukit Santuai, Waren, sedikitnya ada tiga desa yang sudah benar-benar kering dari banjir; Tumbang Payang, Tumbang Kania, dan Tewai Hara. Aktivitas di desa pun sudah berjalan normal, sebagian warga mulai membersihkan tempat tinggalnya dari dampak banjir.

”Untungnya banjir tidak berlangsung terlalu lama, hanya sekitar 12 jam, lalu berangsur-angsur surut. Yang masih bertahan (dalam kondisi banjir) sekarang hanya desa-desa yang berada di bawah, seperti Desa Tumbang Penyahuan dengan kedalaman sekitar 70 cm, tapi itu pun airnya tidak sampai masuk kedalam rumah, mungkin ada beberapa tapi tidak terlalu parah,” kata Waren ketika dikonfirmasi Radar Sampit, Rabu (17/5).

Dampak dari banjir kali ini pun menurutnya tidak terlalu besar. Memang ada kolam ikan milik warga yang hanyut akibat banjir tapi untuk kerugiannya tidak seberapa. Hewan ternak dan kendaraan milik warga berhasil diamankan ke lokasi yang datarannya lebih tinggi, sehingga terhindar dari banjir.

Warga yang menjadi korban pun tidak banyak, satu orang yang terpeleset dari lantai dua rumahnya ketika mengevakuasi barang-barang, tapi segera ditangani oleh petugas kesehatan setempat bersama tim BPBD yang sebelumnya meninjau ke lokasi. Sementara sisanya hanya ada beberapa yang mengalami pilek dan gatal-gatal akibat banjir, itupun sudah diberikan pengobatan gratis oleh tim BPBD.

”Petugas puskesmas maupun pustu setempat juga telah siap apabila nantinya ada warga yang mengeluh sakit yang disebabkan oleh dampak banjir. Jadi saat ini masih aman,” ujarnya.

Ia menyampaikan bahwa banjir seperti ini sebenarnya sangat jarang terjadi di wilayahnya, seperti Desa Tumbang Payang dan Tumbang Tawan. Terakhir terjadi tahun 2008 lalu, hal ini kemungkinan karena adanya fenomena alam atau semacamnya, namun ia pun tidak bisa memastikan hal tersebut. Untungnya banjir tidak bertahan terlalu lama sehingga tidak sampai meresahkan warga sekitar.

Menurutnya pihak kecamatan pun telah berupaya merelokasi warga yang tinggal di pinggiran sungai, di mana lokasi tersebut sangat rawan dilanda banjir. Tapi terbukti hal tersebut memang sangat sulit dilakukan. Lantaran, kehidupan warga sekitar memang kebanyakan bergantung pada sungai.

”Susah, makanya kami hanya bisa memberikan imbauan agar warga meningkatkan kewaspadaan mereka dan mengantisipasi terutama ketika memasuki musim hujan yang dibarengi dengan air pasang. Meski begitu, kami berharap dari pemda untuk bisa menyiapkan tempat tinggal yang lebih representatif bagi warga, di mana datarannya lebih tinggi dan aman dari banjir. Mungkin dengan demikian warga bisa sukarela untuk pindah dari tempat tinggal mereka yang berada di pinggiran sungai,” tuturnya. (vit/dwi)

 

 


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 10:28

Duhhhh...Seruyan Belum Punya Karang Taruna

KUALA PEMBUANG - Hampir berumur 15 tahun, Kabupaten Seruyan yang berjuluk Gawi Hatantiring ini belum…

Selasa, 25 Juli 2017 10:24

Paripurna DPRD Seruyan Dihujani Interupsi, Kenapa Ya?

KUALA PEMBUANG - Sidang paripurna ke-1 masa persidangan II tahun 2017, Senin (24/7) dengan agenda pemandangan…

Selasa, 25 Juli 2017 09:47

SOPD Harus Memihak Masyarakat

KUALA KURUN – Kalangan DPRD Kabupaten Gunung Mas (Gumas) meminta agar dalam penyusunan program…

Senin, 24 Juli 2017 11:42

Pekan Ini, Raperda Gaji DPRD Dibahas

SAMPIT-Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang akan mengatur kenaikan  gaji dan tunjangan anggota…

Senin, 24 Juli 2017 11:40

Dewan Dukung Peningkatan Perpustakaan, Ini Harapannya

SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kotim  Sutik mendorong dan mendukung peningkatan  sarana dan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:30

Dewan Janji Alokasikan BOSDA di APBD-Perubahan

SAMPIT-Guna menindaklanjuti hasil konsultasi dengan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:25

Penjualan Miras di Kotim Diduga Banyak Tak Terawasi

SAMPIT-Ketua Komisi II DPRD Kotim Rudianur meminta kepada aparat terkait agar mengawasi ketat jalur…

Jumat, 21 Juli 2017 15:23

Ini Dia Tiga Sekolah di Sampit Terapkan Lima Hari Sekolah

SAMPIT – Tiga sekolah di Kabupaten Kotawaringin Timur bakal menerapkan program sekolah lima hari…

Jumat, 21 Juli 2017 15:20

RASAKAN!!! Camat Panggil Pengusaha Ayam Nakal

SAMPIT – Pemerintah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang memanggil para peternak ayam. Pemanggilan…

Jumat, 21 Juli 2017 11:35

Warga Kotim Didorong Kembangkan Potensi SDA

SAMPIT – Kepala Dinas Koperasi dan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), Kotim, Sutaman mengimbau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .