MANAGED BY:
JUMAT
23 FEBRUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 18 Mei 2017 17:29
Wah Parah! Tegur Pemabuk, Polisi Digebuk
ILUSTRASI.(NET)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN – Segerombolan pemabuk berlaku beringas dan menyerang salah seorang anggota polisi berinisial HL. Diduga mereka tak terima saat ditegur lantaran menenggak minuman ketas di fasilitas umum di kawasan Bundaran Jagung, Kecamatan Pangkalan Lada, Rabu (17/5) sekitar pukul 17.00 WIB.

Informasi dihimpun di lapangan, anggota polisi tersebut melihat sejumlah orang yang sedang begerombol dan diketahui sedang berpesta miras tak jauh dari tempat tinggal yang bersangkutan. Dengan niat agar perbuatan itu tidak menganggu warga disekitar, HL berinisiatif menegur, dan agar mereka sedikit menjauh dari kawasan tempat berdirinya tugu jagung raksasa itu. Namun, bukannya menurut dan pergi, sejumlah orang yang belum diketahui identitasnya itu justru menyerang anggota polisi muda tersebut.

Kalah jumlah, anggota polisi itu sempat dihajar oleh pemabuk. Bahkan pakaiannya juga sampai robek. ”Sekitar menjelang Maghrib tadi (kemarin) masih ramai, polisi diserang gara-gara menegur agar tidak mabuk di tempat terbuka," ungkap warga yang berada di sekitar Bundaran Jagung kepada media ini.

Kasus pengeroyokan ini juga membuat heboh masyarakat. Belum diketahui secara pasti bagamana kodisi HL saat ini. Namun menurut sejumlah tetangga, HL tidak terluka parah. Selain itu jumlah pelaku pengeroyokan juga masih belum diketahui jumlahnya. Sempat tersiar kabar hingga belasan orang. Namun sumber lain koran ini mengatakam hanya tiga orang.

Dikonfirmasi Radar Sampit, Kapolres Kobar AKBP Pria Premos, membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya juga sangat menyesalkan bahwa sebenarnya niat anggota menegur dengan baik. Bahkan yang bersangkutan sudah mengaku sebagai anggota polisi, agar para pelaku tidak mabuk-mabukan di lokasi tersebut. Namun justru mendapatkan respons yang tidak baik.

”Anggota yang menjadi korban pengeroyokan ini niatnya baik, ingin agar para pelaku tidak mabuk di dekat rumahnya, apalagi lokasinya itu juga di pemukiman warga. Kita menyesalkan kenapa respons yang didapat justru sebaliknya," ujarnya saat dihubungi koran ini.

Kapolres juga mengungkapkan bahwa saat ini anggotanya tengah melakukan pengejaran, apalagi satu nama sudah dikantongi oleh polisi. ”Kami akan proses, karena ini kriminal murni. Bila awalnya mungkin hanya tipiring karena miras, namun ternyata berubah jadi pengeroyokan," terangnya. (sla/dwi)


BACA JUGA

Kamis, 22 Februari 2018 15:19

Rumah Mewah Jabatan Bupati Korbankan Rakyat Jelata

SAMPIT – Terdakwa kasus kayu ilegal untuk pembangunan rumah jabatan Bupati Kotim, Rahyudi, merasa…

Kamis, 22 Februari 2018 12:57

Ulang Tahun, Bupati Malah Layani Pegawai

SAMPIT – Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Supian Hadi memaknai pertambahan usianya…

Rabu, 21 Februari 2018 16:28

Berbuntut Panjang, Mantan Petinggi Bank Dipolisikan

SAMPIT – Kasus penipuan yang melibatkan oknum pegawai Bank Mandiri Sampit masih berbuntut panjang.…

Rabu, 21 Februari 2018 12:23

Di Kotim, Belum Semua SMA Laksanakan UNBK

SAMPIT – Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) belum semua bisa dilakukan SMA di…

Selasa, 20 Februari 2018 17:02

YA TUHAN!!! Diduga Kecelakaan, Pemuda Tewas Dalam Parit

SAMPIT – Warga Kelurahan Tanah Mas digegerkan penemuan sesosok mayat pemuda, Muhammad Sulaiman…

Selasa, 20 Februari 2018 12:11

WAH GAWAT!!! Pangkalan Bun Dikepung Kebakaran Lahan

PANGKALAN BUN - Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terus terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin…

Selasa, 20 Februari 2018 12:05

Muhammad Rakhman Temui Habib Rizieq

PANGKALAN BUN – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI utusan Kalteng, H Muhammad Rakhman terlihat…

Senin, 19 Februari 2018 14:41

INNALILLAH!!! Pemotor Meregang Nyawa setelah Adu Kuat dengan Truk

PANGKALAN LADA-Kecelakaan maut kembali terjadi. Satu pengendara meregang nyawa, sedangkan rekan yang…

Senin, 19 Februari 2018 11:55

Duhhhh!!! di Katingan Marak Tambang Emas Ilegal

KASONGAN - Aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) nampaknya masih terjadi di sejumlah wilayah…

Senin, 19 Februari 2018 11:47

Mengantuk "JEDUKKKKK" Pemotor Tabrak Pikap

SAMPIT – Ulvia Riuni, pria 29 tahun ini mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke IGD RSUD dr…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .