MANAGED BY:
RABU
26 JULI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Jumat, 19 Mei 2017 10:59
HEBOH...!!! Peti Mati di Temukan di Jalan
SEMBARANGAN : Peti jenazah yang bikin heboh warga dan diduga sengaja dibuang di jalan oleh orang tidak bertanggung jawab.(IST/Radar Pangkalan Bun)

PROKAL.CO, class="m4033115348838396965gmail-msonospacing">PANGKALAN BUN – Sebuah peti untuk jenazah ditemukan warga di Jalan Jenderal Ahmad Yani kilometer 31 Pangkalan Bun, wilayah Desa Sungai Melawen RT 15 Kecamatan Pangkalan Lada. Peti yang dibuang sembarangan tersebut membuat masyarakat resah.

Menurut warga setempat, peti tersebut terlihat sekitar dua hari lalu. Warga awalnya tidak ada yang berani mendekat karena khawatir masih ada mayat di dalamnya. Karena mengganggu pemandangan, akhirnya peti dipinggirkan dari jalan raya.

Kepala Dusun II Desa Sungai Melawen Nuryana mengatakan, keberadaan peti itu membuat warga takut, karena benda tersebut sangat identik dengan mayat. ”Membuang peti kok sembarangan, membuat warga takut saja,” tuturnya.

Warga lainnya Sunarno mengaku sudah melihat sekitar dua hari lalu. Tetap ia tidak berani mendekat. ”Hanya lewat-lewat saja karena saya tidak berani,”jelasnya.

Pantauan Radar Sampit, peti berwarna orange ini tertera cargo Trigana Air. Dengan nomor Surat Muatan Udara (SMU) 199227 dari Surabaya menuju Pangkalan Bun. Namun di peti itu tidak tertera tanggal. Dari bentuk peti nampak bukan peti baru, tetapi yang menjadi pertanyaan warga kenapa peti tersebut dibuang di jalan. Apalagi berdekatan dengan pemukiman penduduk.  

Sementara itu dari penelusuran ke Cargo Trigana Air yang berlokasi di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, peti itu memang dari Surabaya jika dilihat dari kodenya. Namun sejak Januari 2017 hingga sekarang, pihaknya belum pernah menerima kiriman peti jenazah dari Surabaya.  

”Kalau dari Semarang ada sekitar satu atau dua bulan lalu, kalau dari Surabaya tahun ini belum pernah,” jelas salah seorang petugas cargo.  

Saat dikonfirmasi, dia juga langsung melakukan pengecekan arsip namun sayangnya dari Januari sampai sekarang nomor SMU-nya yang di depan sudah 2.  

”Kalau dilihat nomor SMU-nya ini digit pertamanya 1, arsip kita sudah tidak ada di sini (cargo). Jadi kita belum tahu pengiriman tersebut atas nama siapa,” jelasnya lagi.

Dia menegaskan bahwa tugas pengiriman barang hanya sampai di cargo. Setelah diserahkan kepada penerima, maka pihaknya tidak bertanggungjawab lagi.  Ia juga mengaku menyayangkan tindakan ini, apalagi label maskapai Trigana masih tertera di peti tersebut. (sam/yit)


BACA JUGA

Minggu, 23 Juli 2017 01:00

Pedagang Belum Berani Datangkan Hewan Kurban, Kenapa?

PANGKALAN BANTENG– Pedagang hewan kurban belum berani mendatangkan sapi maupun kambing ke Kotawaringin…

Sabtu, 22 Juli 2017 15:01

Yaa Ellllaaaa..Truk CPO Jungkir Balik, Sopir Malah Kabur

HANAU – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Jenderal Sudirman kilometer 146, Desa Pembuang Hulu,…

Sabtu, 22 Juli 2017 14:05

BEJAAAATTTT BUKAN MAIN!!!! Sopir Bus Ini Setubuhi Pelajar yang Biasa Diantarnya

SAMPIT – Ini namanya pagar makan tanaman. Seorang sopir bus sekolah tega menyetubuhi pelajar yang…

Sabtu, 22 Juli 2017 13:37

Diduga Pesta Seks dan Miras, Dua Sejoli dari Lamandau di Gerebek Satpol PP Kobar

PANGKALAN BUN – Dua pasangan asal Kabupaten Lamandau kedapatan dalam satu kamar di Hotel Sampuraga,…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:53

Sepuluh Kades Akan Purna Tugas

PANGKALAN BANTENG-Sepuluh desa di Pangkalan Banteng akan ditinggalkan para kepala desanya dalam dua…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:51

Gerakan Jumat Bersih Dihidupkan Lagi

PANGKALAN BUN-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) kembali gerakan Jumat bersih yang dipusatkan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:49

Pangkalan Bun Park Bakal Dipasangi CCTV

PANGKALAN BUN- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) bakal menata dan menangani Pangkalan…

Sabtu, 22 Juli 2017 09:43

Puskesmas Kolam Gelar Deteksi Kanker Serviks

KOTAWARINGIN LAMA – Penyakit Kanker serviks jangan sampai diremehkan,  karena penyakit…

Jumat, 21 Juli 2017 15:26

Tak Jera Kena Tipiring, Janda Kembali Jualan Miras

PANGKALAN LADA - Hukuman tindak pidana ringan (tipiring) tidak mempan bagi SM, warga Desa Sungai Melawen,…

Jumat, 21 Juli 2017 15:20

Anak Durhaka Diringkus

PANGKALAN BUN - Pelaku pemerasan disertai kekerasan terhadap ayah kandungnya sendiri, DPS (35), akhirnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .