MANAGED BY:
JUMAT
20 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | ARTIKEL | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 13 Juni 2017 15:33
ANEHHHH!!!! Maling Tinggalkan Pesan untuk Korban, Begini Pesannya

Beraksi Seolah-olah Maling Penolong

TKP PENCURIAN: Toko yang dibobol maling, pramuniaga toko menunjukkan tulisan pesan-pesan dari pencuri di meja kaca.(SLAMET HARMOKO/RADAR PANGKALAN BUN)

PROKAL.CO, PANGKALAN BANTENG – Aksi pencurian unik dan mengherankan terjadi di kawasan komplek Pasar Lama Desa Karang Mulya Kecamatan Pangkalan Banteng, Senin (12/6) dini hari.

Selain berhasil menggondol uang sekitar Rp 5 juta dan enam handphone, pelaku yang diduga satu orang itu sempat meninggalkan pesan yang dinilai cukup menggelitik dan membuat orang tertawa.

Penelusuran Radar Pangkalan Bun, pesan yang dituliskan pada secarik kertas, meja dan kaca-kaca etalase itu diduga ditujukan kepada pemilik counter HP sekaligus toko pakaian yang menjadi korbannya.

Dengan menggunakan spidol jenis marker yang tahan lama pelaku menuliskan pesan seolah-olah perbuatannya tidak untuk keuntungan diri sendiri, namun tindakan itu (pencurian) dilakukan untuk membantu orang-orang yang membutuhkan.

Meski terdapat beberapa kata yang kurang sesuai dalam kalimat pesan dari maling nyeleneh itu bila diterjemahkan akan menghasilkan kalimat “mas aku tau ini jalan yang salah. Tapi saya ambil hak ini buat orang yang membutuhkan. Aku yakin ada penggantinya. Assalamualaikum. Kalau mau ketemu, aku di Sampit. Reza”.

Tak pelak, pasca kejadian itu bukan membuat korban bersedih justru malah menimbulkan keheranan.

Kepada Radar Pangkalan Bun, Rahmawati, pemilik toko tersebut mengatakan bahwa dia dan suaminya terheran-heran dengan kelakukan pencuri itu.

Menurutnya pencurian baru diketahui sekitar pukul 02.30 WIB dini hari saat bangun untuk mempersiapkan makan sahur.

"Saya bangun, hidupkan lampu rolling door sudah terbuka dan beberapa barang dagangan seperti sepatu dan jaket berhamburan di lantai,"ujarnya.

Dia juga menduga, saat pertama kali menyalakan lampu, pelaku masih berada di toko yang juga sebagai tempat tinggalnya itu.

"Sepertinya saat nyalakan lampu pelaku masih didalam, namun saat saya ambilin sepatu dan pakaian yg terserak dilantai ada dengar seperti orang lari keluar,"tambahnya.

Selain uang sekitar Rp 5 juta dan enam hp android, pelaku diduga juga mengambil jam tangan. Pelaku diduga juga ingin mengambil puluhan pasang sepatu bermerek yang dimasukkan dalam tas yang ada ditoko tersebut. Namun upaya itu gagal karena korban keburu bangun.

"Itu ada mau ambil sepatu banyak, dimasukin dalam tas besar yang saya jual itu," katanya.

Kapolsek Pangkalan Banteng, Iptu Sudarsono membenarkan kejadian tersebut dan menjelaskan bahwa korban telah melapor dan anggotanya langsung datang ke TKP.

"Korban langsung lapor pagi tadi, dan korban menderita kerugian jutaan rupiah,"katanya.

Terkait kejadian itu, lanjutnya pihak Polsek berharap masyaralat lebih waspada mengingat menjelang hari raya akan sangat mungkin rawan tindak kejahatan. Pelaku pencurian akan memanfaatkan sekecil apapun peluang yang ada.

"Dari olah TKP sementara toko itu diduga tidak ada pengaman tambahan. Barang dagangan ada yang sampai meluber ke teras toko tapi hanya ditutupi kain kanvas sehingga memudahkan pelaku. Dengan kejadian ini kita harap para pedagang bisa memperkuat pengamanan barang dagangan mereka, mengingat menjelang hari raya diprediksi tindak kejahatan akan meningkat,"pesannya. (sla/fm)


BACA JUGA

Kamis, 19 Oktober 2017 17:13

Pengakuan Janggal Suami Fitri

SAMPIT – Aparat kepolisian belum menetapkan tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap Nur Fitri…

Kamis, 19 Oktober 2017 14:03

SAH!!!! MUI Tegaskan Ajaran AJG Sesat

SAMPIT – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kotim akhirnya mengeluarkan fatwa bahwa ajaran AJG sesat…

Kamis, 19 Oktober 2017 11:27

Ada yang Coba Main Mistis di Kejaksaan, Menaburkan Garam saat Kasus Besar

SAMPIT – Sejumlah pegawai di kantor Kejaksaan Negeri Kotim kemarin (17/10) dikagetkan adanya garam…

Kamis, 19 Oktober 2017 10:54

Menelusuri Penambangan Pasir Ujung Pandaran, Benarkah untuk Reklamasi di Jakarta?

Penambangan pasir laut di Desa Ujung Pandaran menyedot perhatian. Kabarnya, pasir itu dikirim untuk…

Kamis, 19 Oktober 2017 09:39

BREAKING NEWS!!! Api Lumat Rumah Warga di Cempaka Mulia

SAMPIT- Kebakaran di permukiman warga terjadi di Cempaka Mulia, Kecamatan Cempaga, pagi ini (19/10).…

Rabu, 18 Oktober 2017 16:32

Kasus Pembunuhan Fitri Masih Ngambang, Suami Masih Saksi

SAMPIT – Penyelidikan polisi belum mengarah pada penetapan tersangka dalam kasus tewasnya Nur…

Rabu, 18 Oktober 2017 09:58

Buaya Menggila, Rumah Warga Dipasang Jaring Pengaman

SAMPIT – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sampit telah mengamati langsung kondisi lingkungan…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:36

Misteri Kematian Bunga Mulai Terkuak

SAMPIT – Misteri kematian Nur Fitri alias Bunga (24) mulai ada titik terang. Sekitar tiga jam…

Selasa, 17 Oktober 2017 14:26

Mayat tanpa Kepala di Ujung Pandaran, Isi Dompetnya Bikin Pilu..

SAMPIT – Warga Ujung Pandaran kembali digegerkan dengan penemuan mayat pria tanpa kepala, Senin…

Senin, 16 Oktober 2017 18:54

Masalah Asmara, Motif Dugaan Pembunuhan Bunga

SAMPIT – Pembunuhan terhadap Nur Fitri alias Bunga (24) diduga dipicu masalah asmara. Kemungkinan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .