MANAGED BY:
SELASA
09 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

PANGKALANBUN

Kamis, 03 Agustus 2017 17:25
Ramuan Minyak Tanah Penyembuh Asam Urat????
ILUSTRASI.(NET)

PANGKALAN BANTENG – Sungguh mujarab!! Rendam kaki dengan minyak tanah, garam, dan es batu selama beberapa menit langsung terasa khasiatnya. Kolesterol, asam urat, dan tekanan darah tinggi sembuh seketika.Begitulah informasi yang beredar liar melalui media sosial.

Dalam unggahan tersebut juga mencantumkan caranya, seperti satu liter minyak tanah, dicampur satu bungkus garam dapur, plus dua bungkus es batu yang dihancurkan. Kemudian diaduk. Lalu rendam kaki dengan campuran itu, terus diulangi beberapa kali.

Pesan penyembuhan tiga masalah kesehatan itu ramai diperbincangkan di jagat maya. Selain melalui webblog gratisan, kini juga sudah menyebar melalui akun media sosial. Pesan tersebut juga disertai gambar ilustrasi.

Khusus untuk penyebaran melalui media sosial, para pemilik akun melakukan reshare atau membagi ulang secara rutin. Tidak terdapat sumber pembuat ramuan yang diyakini mampu memberikan hasil. Bahkan juga tidak terdapat penjelasan dari fungsi masing-masing bahan yang digunakan untuk melakukan terapi perendaman kaki itu.

Kemudian pertanyaan timbul, apakah bisa mengurangi kolesterol tinggi, asam urat, dan juga tekanan darah tinggi hanya dengan merendam kaki dengan bahan-bahan tersebut? Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kobar, dr Fachrudin, tidak yakin itu bisa menyembuhkan.

Menurutnya, belum ada penelitian terkait hal itu. Pengobatan alternatif atau tradisional terkadang memang melabrak aturan medis yang terutama dalam pengobatan modern. ”Sebelum melakukan pengobatan maka perlu diketahui terlebih dahulu penyebabnya. Mengapa gangguan kesehatan itu bisa terjadi,” ujarnya, Rabu (2/8) pagi.

Penanganan masalah kesehatan seperti kolesterol tinggi, asam urat, dan juga tekanan darah tinggi, tidak bisa dilakukan secara instan.

Ia menjelaskan penyakit asam urat atau gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Orang yang terkena serangan penyakit asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit bisa berlangsung selama 3-10 hari. Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, penderita tidak mampu bergerak secara leluasa.

”Gejala nyeri dan pembengkakan pada penyakit asam urat disebabkan oleh tusukan kristal-kristal tajam di sekitar sendi yang terbentuk akibat penumpukan zat asam urat. Kemudian apakah kristal ini bisa luruh dan terbuang keluar hanya dengan dilakukan perendaman, itu yang masih jadi tanda tanya,” katanya.

Untuk kolesterol dan tekanan darah tinggi disebabkan karena pola hidup yang kurang baik, tidak pernah melakukan aktivitas gerak tubuh. Dan dari tiga masalah kesehatan itu biasanya juga disebabkan oleh kegemaran mengkonsumsi makanan berlemak seperti jeroan, hidangan laut, dan daging merah. Selain itu juga ditambah dengan minuman beralkohol.

Selain itu ada banyak faktor yang menjadi pemicu timbulnya masalah kesehatan tersebut, seperti usia dan juga tingkat stres yang tinggi dalam pekerjaan sehingga pola hidupnya (makan, istirahat, olahraga) menjadi tidak teratur.

”Masalah kesehatan ini juga rawan dialami oleh orang-orang yang menderita obesitas, diabetes, atau penyakit ginjal kronik,” katanya.

Untuk mengobati masalah kesehatan tersebut, lebih baik masyarakat melakukan upaya penyembuhan secara medis. Bisa melalui puskesmas atau dengan mendatangi Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit Tidak Menular (PTM).

”Lebih baik upayakan penanganan masalah kesehatan ke fasilitas yang telah ada, jangan mencoba-coba sesuatu yang belum jelas,” harapnya. (sla/dwi)

 

 

 


BACA JUGA

Sabtu, 06 Agustus 2022 12:24

Seruduk Pantat Truk, Pengendara R15 Tewas

Kasus kecelakaan di Jalan Ahmad Yani kembali terulang. Kali ini…

Jumat, 05 Agustus 2022 11:55

Cerita Pedagang Bendera di Kota Pangkalan Bun, Mengais Asa Setelah Dua Tahun Merana

Dua tahun pandemi Covid-19 membuat pedagang bendera merah putih dan…

Jumat, 05 Agustus 2022 11:50

Pengguna Jalan di Pangkalan Bun Resah Diteror Pemotor Misterius

PANGKALAN BUN - Sejak sebulan terakhir warga Kota Pangkalan Bun,…

Jumat, 05 Agustus 2022 11:49

November Ini, Akhir Masa Kerja 1853 Honorer Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN - Ribuan tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kabupaten…

Jumat, 29 Juli 2022 14:31

Rp 25 Miliar untuk Dana Cadangan Pilkada 2024

PANGKALAN BUN - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat menganggarkan dana cadangan…

Jumat, 29 Juli 2022 11:36

Menelusuri Jejak Sejarah Berdirinya Kota Pangkalan Bun di Usia 216 Tahun

Pangeran Ratu Sultan Imanuddin, Sultan ke-IX menyampaikan amanah: “Kudirikan Negeri Sukabumi…

Sabtu, 23 Juli 2022 10:49

Transaksi Tersangka Penipuan Capai Miliaran, Diduga Ada Korban Lain

PANGKALAN BUN - Polres Kotawaringin Barat (Kobar) masih mengembangkan kasus…

Jumat, 24 Juni 2022 12:42

Banjir Rendam Penghubung Dua Desa

 PANGKALAN BUN - Tingginya curah hujan membuat Sungai Lamandau meluap.…

Jumat, 24 Juni 2022 11:08

Lepas dari Pengawasan, Ditemukan Meninggal di Kolam Renang

 PANGKALAN BUN - Seorang anak ditemukan meninggal di kolam renang…

Sabtu, 18 Juni 2022 12:07

GAWAT INI..!! Kasus Sapi Terpapar PMK di Kobar Meluas

PANGKALAN BUN - Kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) yang…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers