MANAGED BY:
RABU
02 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT
Selasa, 21 November 2017 13:36
Waspada Model Serangan ISIS
Ilustrasi. (net)

PROKAL.CO,

Oleh: Ardian Wiwaha)*

Meskipun tidak seintens tahun-tahun sebelumnya, pergerakan kelompok radikal dan ekstrimis Islamic State of Syria and Iraq atau yang dikenal dengan ISIS masih terus mencari pandangan publik dengan melakukan berbagai serangan yang mematikan. Mulai dari serangan yang berbentuk lone wolf hingga serangan kelompok yang membabi buta melancarkan berbagai serangan baik berupa bom maupun serangan senjata tak berkemanusiaan.

Seperti yang terjadi di Markas Kepolisian Resor Dharmasraya, Sumatera Barat, yangmana diserang oleh dua orang yang tak dikenal pada Ahad, 12 November 2017 sekitar pukul 02.45 WIB. Tak hanya berupa penyerangan dan perlawanan terhadap pihak kepolisian, namun pelaku yang diduga terafiliasi dengan kelompok ISIS tersebut juga melakukan pembakaran gedung utama Mapolres yang terletak di Jalan Lintas Sumatera, Gunung Medang.

Pada awalnya petugas melihat ada gumpalan asap tebal di bangunan utama Polres Dharmasraya. Sehingga petugas langsung melaporkan kejadian tersebut kepada Dinas Kebakaran dan melakukan pemadaman. Namun demikian, ketika proses pemadaman berlangsung tiba-tiba dua orang yang tak dikenal yang diduga pelaku menghalangi pemadaman dan mengancam petugas. Tak ayal perlawanan yang menggunakan busur panah diberikan oleh dua orang tak dikenal tersebut memaksa petugas untuk dilumpukan.

Apabila dilihat secara seksama, salah satu alasan utama kelompok ISIS melakukan berbagai serangan brutal dilandasi oleh khayalan kebangkitan khilafah global. Padahal yang terjadi, kelompok ISIS justru menghancurkan nilai keadilan dan kemanusian, serta melupakan Tuhan.Kini semakin jelas apabila khilafah global yang didengungkan oleh simpatisan hingga kelompok afiliasi ISIS hanya berupa isapan jempol semata.

Terdapat banyak motif yang digunakan ISIS dalam setiap aksi brutalnya, seperti alasan ekonomi dan perebutan kekuasaan. Namun yang pasti, ketidaksingkronan antara hati dan akal pikiran dapat menjadi benang merah penyebab sebagian orang dan/atau kelompok pro terhadap eksistensi ISIS.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 22:47

Rudini Ditenggat 60 Hari

<p><strong>SAMPIT </strong>&ndash; Calon bupati Kotim Muhammad Rudini harus menyerahkan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers