MANAGED BY:
SENIN
21 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Kamis, 13 Juni 2019 17:09
INNALILLAH..!!! Empat Orang Kesetrum, Satu Tewas
OLAH TKP: Aparat kepolisian melakukan penyelidikan kecelakaan kerja yang menewaskan satu orang di Depo Sampah II, Kecamatan MB Ketapang, Sampit, Rabu (12/6).(FAHRY/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, SAMPIT – Nasib nahas menimpa Rusdiansyah, Masryain, Ardiansyah, dan Sawijo. Empat pekerja buruh harian itu tersengat listrik bertegangan tinggi saat sedang bekerja di Jalan Sampurna, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, Rabu (12/6). Satu orang tewas akibat kejadian itu.

Informasi yang dihimpun Radar Sampit, para korban berniat memindahkan papan jadwal pembuangan sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotim. Saat mereka mengangkat papan itu, bagian atasnya mengenai kabel listrik. Aliran listrik bertegangan tinggi langsung menyambar mereka tanpa ampun.

Warga yang melihat kejadian itu langsung mendatangi dan melapor ke polisi. ”Ada orang teriak. Dikira tawuran. Ternyata ada orang kesetrum,” kata Salim, pedagang di lokasi kejadian.

Warga kemudian mengevakuasi korban. Menurut Salim, salah satu korban ada yang terpental hingga masuk ke parit. ”Korbannya memang ada empat orang dan salah satunya meninggal dunia. Tiga lainnya selamat meski luka-luka dan dilarikan ke RSUD dr Murjani,” ujarnya.

Di lapangan, pengguna jalan dan warga ramai-ramai menyaksikan aparat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Aparat memasang garis polisi di sekitar lokasi agar warga tidak mengganggu saat proses penyelidikan. Polisi mengamankan dua cangkul, papan pengumuman yang roboh, serta sandal milik korban yang berserakan.

Sementara itu, petugas dari DLH Kotim di lokasi kejadian mengatakan, papan itu diincar maling, sehingga terpaksa dipindahkan dari posisi yang sebelumnya berada di barat, digeser ke timur.

Kapolsek Ketapang AKP I Kadek Dwi Yoga mengatakan, empat korban merupakan pekerja swasta. ”Satu orang meninggal dunia dan tiga orang lainnya sementara dirawat di rumah sakit,” ujar Kadek.

Dia menjelaskan, kasus itu masih dalam penyelidikan lebih lanjut. ”Diduga para korban bekerja tidak sesuai standar operasional prosedur (SOP). Peristiwa ini masih kami dalami,” tandasnya. (sir/ign)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 10:09

Awas..!!! Satlantas Gencar Razia Kendaraan Lagi

SAMPIT – Musim razia kendaraan bermotor telah tiba lagi. Satlantas…

Senin, 21 Oktober 2019 10:06

Camat Ketapang Ajak Warga Ramaikan Senam Sehat

SAMPIT – Camat Mentawa Baru Ketapang Sutimin mengapresiasi kegiatan senam…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:44

Pesta Ulang Tahun Berdarah, Pemabuk Ngamuk Ditembak

SAMPIT – Pesta ulang tahun yang digelar sejumlah pemuda di…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:41

Wow Fantastis..!!! Mobil Baru Pimpinan DPRD Sedot Rp 1,8 Miliar

SAMPIT – Pimpinan DPRD Kotim periode 2019-2024 mendapat fasilitas mewah.…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:38

Sssttttt...!!! Politikus Ini Blak-blakan soal Politikus Munafik

SAMPIT – Politikus munafik dinilai masih banyak di Kabupaten Kotawaringin…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:55

Dikenal Disiplin, Bikin Gebrakan Pengelolaan Sampah

Sanggul Lumban Gaol  dikenal sebagai sosok yang tegas dan disiplin.…

Jumat, 18 Oktober 2019 14:57

Puncak Ritual Bebarosih Banua Diwarnai Perang Ketupat

PANGKALAN BUN - Prosesi puncak ritual adat Bebarosih Banua yang…

Jumat, 18 Oktober 2019 14:48

INNALILLAH.. Wartawan Antara Untung Setiawan Tutup Usia

SAMPIT –  Insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:20

Gubernur Dukung Aspirasi Masyarakat Dayak

PALANGKA RAYA–Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran mendukung pernyataan sikap…

Kamis, 17 Oktober 2019 15:36

Kasus Kematian Nur Fitri Dipertanyakan Lagi

SAMPIT – Kasus pembunuhan terhadap Nur Fitri (24) masih diselimuti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*