PANGKALAN BUN - Permintaan evakuasi sarang tawon jenis Vespa Afinis kepada Tim Animal Rescue (TAR) Dinas Satpol PP dan Damkar Kotawaringin Barat meningkat. Dalam sepekan ini saja, TAR Damkar Kobar enam kali mengevakuasi sarang tawon di permukiman penduduk maupun perkantoran.
Kasi Penyelamatan dan Evakuasi Satpol PP dan Damkar Kobar Dwi Agus Suhartono menyampaikan, petugas akan tetap berusaha merespon semua aduan masyarakat.
"Intinya personel damkar dalam kondisi apapun akan tetap berusaha respon semua aduan masyarakat, apapun kondisinya, tetapi tetap dengan memenuhi standar protokol kesehatan saat evakuasi sarang tawon," ujarnya Senin (13/4).
Masih ada beberapa laporan yang akan ditindaklanjuti, seperti pengaduan sarang tawon di menara dengan ketinggian puluhan meter. Sarang dieksekusi Senin malam.
Sebelumnya, Damkar Kobar juga juga telah melakukan evakuasi di Perumahan Natawijaya Jalan Ahmad Yani, Gang Rarait III, RT 24 Kelurahan Baru, dengan menggunakan dua botol cairan pembasmi serangga dan karung.
"Malam ini kita lanjut untuk evakuasi sarang di atas menara slaah satu provider dengan ketinggian puluhan meter. Semoga cuaca mendukung agar tawon tidak mengganggu masyarakat," ujarnya.
Sepanjang tahun 2020, Damkar Kobar telah mengevakuasi sarang tawon sebanyak 82 kali. Evakuasi sarang tawon tersulit saat di Desa Kubu dengan ketinggian pohon mencapai 30 meter. (tyo/yit)