MANAGED BY:
MINGGU
05 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PALANGKA

Kamis, 18 November 2021 14:18
Banjir di Pasar Kahayan, Maling Mulai Beraksi, Beras Jadi Sasaran
PAKAI PERAHU: Warga menggunakan perahu di Pasar Kahayan Palangka Raya yang terendam banjir, Rabu (17/11). (DODI/RADAR SAMPIT)

Banjir yang mengepung Kota Palangka Raya terus meluas. Sebanyak 21 kelurahan terdampak banjir. Parahnya banjir kali ini juga mencatat sejarah, yakni warga dan pedagang di Pasar Kahayan yang terendam, melakukan aktivitas menggunakan perahu.

Sariman, pedagang Pasar Kahayan mengaku terpaksa tetap berjualan meski harus menggunakan perahu menuju lapaknya. Selama belasan tahun menjadi pedagang di pasar itu, baru kali ini dia menggunakan sarana transportasi sungai tersebut untuk beraktivitas. ”Belasan tahun dari awal buka Pasar Kahayan, tidak pernah banjir sedalam ini,”  ujarnya, Rabu (17/11).

Pedagang lain, Nurdin berharap kondisi itu segera berlalu. ”Kami tetap berjualan walau menggunakan sampan dan basah-basahan. Semoga kondisi ini bisa berakhir dan pemerintah konsentrasi membantu masyarakat,” katanya.

Kepala BPBD Kota Palangka Raya Emi Abrianti mengatakan, banjir meluas hingga melanda 21 keluarahan. Kedalaman air naik sekitar 20 cm. Selain rumah, fasilitas publik dan tempat ibadah banyak terendam. Bahkan, ada akses jalan yang terputus, seperti di Kawasan Kelurahan Petuk Ketimpun.

Emi menuturkan, berdasarkan laporan harian, debit air terus meningkat. ”Kondisi saat ini, pengecekan terdampak banjir dari sisi kesehatan dan perbaikan infrastruktur,” katanya. Emi melanjutkan, total warga terdampak banjir mencapai 11.127 jiwa. Terdiri dari 5.199 kepala keluarga dari 120 RT. ”Kami minta untuk waspada dan kami terus memantau debit air. Semoga bisa turun,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Sandi Alfadien Mustofa mengatakan, pihaknya terus melakukan patroli dan memantau kondisi saat ini. Pihaknya memaksimalkan pengamanan harta benda warga yang mengungsi. Apalagi ada laporan aksi kejahatan yang memanfaatkan situasi bencana dengan mencuri.

”Akan kami selidiki kasus tersebut. Kami juga akan lebih meningkatkan patroli agar tidak terulang kembali. Siapa saja memanfaatkan dan melakukan kejahatan di tengah situasi bencana untuk kepetingan pribadi, kami akan tindak tegas,” katanya. Syarwani, warga Palangka Raya membenarkan ada warga yang menjadi korban pencurian. Barang yang dicuri adalah beras. Hal itu membuat sejumlah warga enggan mengungsi karena khawatir terhadap keamanan harta bendanya. (daq/ign)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers