PANGKALAN BUN, prokal.co - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat terus berupaya meningkatkan sumber daya manusia masyarakatnya dengan memberikan pelatihan usaha. Ini untuk menjaga agar warga Kobar mampu bersaing dan juga membuka usaha.
Penjabat Bupati Kobar Anang Dirjo mengatakan bahwa tantangan yang harus segera diselesaikan adalah jumlah pengangguran yang kian bertambah setiap tahunnya. Parahnya lagi pengangguran ini didominasi oleh warga Kobar sendiri.
Pasalnya kebanyakan perusahaan yang ada di Kobar ini sangat minim menyerap tenaga kerja lokal. Hal ini sangat wajar karena perusahaan ingin mencari karyawan dengan jenjang pendidikan tinggi dan kemampuan yang mumpuni.
"Jenjang pendidikan tinggi dan kemampuan yang mumpuni itu biasanya mereka datangkan dari berbagai daerah. Mereka sering terserap perusahaan karena mereka lebih unggul," kata Pj Bupati Kobar Anang Dirjo.
Sementara di Kobar masih banyak lulusan SMA yang susah cari kerja. Tentu ini yang menjadi persoalan di daerah dan mereka juga belum punya pengalaman maupun keahlian.
"Sehingga pekerja lokal kalah saing dengan para pendatang. Namun Pemkab Kobar tidak akan diam saja. Kami melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kobar sering menggelar pelatihan kepada masyarakat. Supaya mereka mempunyai keahlian dan bisa diserap perusahaan yang ada," ujarnya.
Disamping itu iuga, mereka yang mendapat pelatihan sesuai keahlianya juga bisa merintis usaha. Sehingga tak selalu berharap mencari kerja.
"Seperti pelatihan membuat kue, itu bisa dilakukan sendiri untuk usaha kecil-kecilan. Jika berkembang tentu nanti bisa menyerap tenaga kerja," jelasnya.
Program pelatihan seperti ini sudah rutin digelar setiap tahun. Bahkan anggaran pelatihan ada yang dari APBD Kobar maupun ada yang dari APBN.
"Program pelatihan ini tingkat keberhasilanya sangat tinggi yakni 87 persen. Para peserta mendapatkan pelatihan bisa diserap perusahan hingga buka usaha sendiri. Tentu ini sangat efektif dalam mengurangi pengangguran," pungkasnya. (rin/sla)