MANAGED BY:
KAMIS
09 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

PANGKALANBUN

Selasa, 24 Maret 2020 18:47
ODP Kecamatan Kumai Paling Banyak

Dinkes Telusuri Penerbangan 13 Maret

ODP BERTAMBAH : Jumlah ODP di Kobar menjadi 57 orang dan paling banyak berasal dari Kecamatan Kumai. Jubir Pemkab Kobar untuk Penanganan Covid-19 Achmad Rois saat pres rilis di Kantor Bupati Kobar, Senin (23/3)

PROKAL.CO, PANGKALAN BUN - Jumlah warga berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kabupaten Kobar terus meningkat. Jumlah ODP di Kobar menjadi 57 orang dan paling banyak berasal dari Kecamatan Kumai.  

Plt Kepala Dinkes Kobar Ahmad Rois mengatakan, pemerintah akan terus memberikan update data mengenai PDP dan ODP di Kobar. Hingga saat ini PDP yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin Pangkalan Bun mencapai delapan orang. "Jumlah PDP ini enam dari Kabupaten Kobar, satu dari Sukamara dan satu dari Lamandau," kata Ahmad Rois, Senin (23/3). 

Kemudian dari seluruh PDP ini semua sampel telah dikirim ke Surabaya untuk dilakukan uji laboratorium. "Sementara menunggu hasil lab, rumah sakit terus memantau dan mengevaluasi PDP. Pasien PDP yang diisolasi keadaannya stabil," ujarnya.  

Sementara 57 ODP yang dipantau oleh petugas Puskesmas tersebar di Kecamatan Arut Selatan sebanyak 7 orang, Kumai ada 24 orang, Pangkalan Lada 18 orang, Pangkalan Banteng 3 orang dan Kecamatan Arut Utara ada 5 orang. Untuk Kecamatan Kotawaringin Lama belum hingga kini ditemukan ODP.  

"Kami berharap di Kecamatan Kotawaringin Lama terus bertahan tidak ODP meski petugas Puskesmas terus melakukan tracking," ujarnya. 

Selain jumlah ODP paling tinggi di Kobar, empat PDP yang diisolasi di RSUD juga berasal dari dari Kecamatan Kumai dan dua orang dari Kecamatan Arut Selatan. "Perlu kami pertegas, mereka yang masuk ODP maupun PDP ini bukanlah satu kelompok tapi menyebar di wilayah kecamatan itu," katanya. 

Saat ini, lanjut Achmad Rois, pertugas kesehatan terus mencari para penumpang pesawat yang pernah bersinggungan (satu pesawat) dengan PDP 1, 2, dan 3 dengan tanggal penerbangan 13 Maret 2020 dari Jakarta ke Pangkalan Bun.  

"Kami belajar dari munculnya ODP ada PDP di Kobar, dimana saat itu untuk tiga orang PDP melakukan perjalanan ke Pangkalan Bun dari Jakarta dengan menggunakan  pesawat yang sama. Oleh karena itu kami menghitung ada 159 orang dalam satu pesawat yang masuk kategori tertular dan menjadi penular, tetapi petugas masih terus mencari mereka," kata Rois.  

Ia juga menambahkan bahwa jika pertumbuhan trasmisinya 2 kali lipat, maka orang yang berpotensi tertular dan sebagai penular akan semakin banyak. Untuk itu saat ini petugas Puskesmas bekerja keras melakukan tracking itu agar sedini mungkin dilakukan pencegahan. “Sebab diprediksi pada bulan April ini puncak kasus Covid-19,” katanya. 

Lamandau terdapat tujuh orang berstatus ODP 

Sementara itu dari Lamandau dilaporkan telah ada tujuh warga setempat yang ditetapkan berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19. Hal itu diungkapkan Bupati Lamandau H Hendra Lesmana, saat dikonfirmasi usai memimpin rapat terbatas yang membahas perkembangan pencegahan Covid-19, Senin (23 /3). 

"Update data per hari ini, Senin 23 Maret 2020, warga Lamandau berstatus ODP Covid-19 tercatat sebanyak 7 orang, warga yang berstatus PDP (pasien dalam perawatan) masih sama seperti sebelumnya yakni 1 orang dan positif Covid-19 belum ada," kata Hendra Lesmana. 

Hendra Lesmana memastikan bahwa tujuh orang warga berstatus ODP Covid-19 itu ada dalam pemantauan khusus dari tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Lamandau. 

"Tujuh warga Lamandau berstatus ODP Covid-19 ini juga dipastikan tidak terkait dengan warga Lamandau yang sebelumnya telah ditetapkan berstatus PDP Covid-19. Namun mereka memiliki gejala sakit serta pernah mengunjungi daerah yang diketahui merupakan daerah penularan virus tersebut," jelasnya 

“Para warga berstatus ODP itu diminta mengisolasi secara mandiri selama 14 hari ke depan,” lanjutnya. 

Ia juga menjelaskan bahwa untuk satu warga Lamandau yang berstatus PDP Covid-19 saat ini masih dalam perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Imanuddin, Pangkalan Bun. Terkait warga tersebut, hingga kini masih menunggu hasil penelitian laboratorium atas swab yang telah diambil tim medis untuk dilakukan pengujian di Surabaya, Jawa Timur. 

"Untuk warga kita yang telah dinyatakan berstatus PDP covid-19 masih harus menunggu hasil uji laboratorium, semoga saja nanti hasilnya negatif," harap Hendra Lesmana. (rin/mex/sla) 

 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 01 Februari 2020 16:02

Heboh Saling Klaim Survei, Ini Komentar Ketua PDI Perjuangan Kotim

SAMPIT – Hasil survei bakal calon kepala daerah dinilai bukan…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:27

Desa Runtu Diteror Buaya, Satu Warga Terluka

PANGKALAN BUN – Kemunculan buaya di Kabupaten Kobar mulai merambah…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:23

TGC Simulasikan Penanganan Suspect Virus Corona

PANGKALAN BUN - Tim Gerak Cepat (TGC) yang terdiri dari…

Sabtu, 01 Februari 2020 15:20

Masuk Kandang Ayam, Ular Piton Gegerkan Warga

PANGKALAN BUN - Regu III PHL Animal Rescue Pemadam Kebakaran…

Jumat, 31 Januari 2020 17:02

ASN Dilarang Keluyuran Saat Jam Kerja

NANGA BULIK – Satpol PP Lamandau awasi ketat para Aparatur…

Jumat, 31 Januari 2020 16:38

Nekat..!!! Sekdes Ini Jinakkan King Kobra yang Masuki Kawasan Kantornya

PANGKALAN BUN - Sekretaris Desa Rangda, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten…

Jumat, 31 Januari 2020 11:39

Angkutan Perintis Resmi Beroperasi, Pangkalan Bun – Arutara Semakin Terbuka

PANGKALAN BUN -  Masyarakat Kecamatan Arut Utara (Arutara) Kabupaten Kotawaringin…

Kamis, 30 Januari 2020 21:26

Ditinggal Kerja, Satu Rumah Di Desa Bayat Jadi Arang

NANGA BULIK- Satu rumah milik warga Desa Bayat, Kecamatan Belantikan…

Kamis, 30 Januari 2020 21:11

Data Pemilih Pilgub Kalteng Wajib Jadi Perhatian

PANGKALAN BUN -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat…

Kamis, 30 Januari 2020 14:47

Pundak Ditepuk, Uang Pedagang Telur Melayang

PANGKALAN BUN - Nasib sial dialami oleh Ibu Rian (40),…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers