MANAGED BY:
KAMIS
20 JANUARI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Jumat, 03 Desember 2021 12:22
Jaksa Diharapkan Tuntut Hukuman Maksimal
LAYAK DIHUKUM MATI..!! Bos Kampung Narkoba Palangka Raya Hasilkan Miliaran Sebulan
DIKAWAL KETAT: Saleh mendapat pengawalan ketat petugas BNNP Kalteng saat pemusnahan sabu, barang bukti yang disita dari bos kampung narkoba tersebut. (DODI/RADAR SAMPIT)

Bos kampung narkoba di Palangka Raya, Salihin alias Saleh (35), meraup keuntungan besar dari bisnis haram tersebut. Dalam sebulan, pria itu diperkirakan menghasilkan Rp 2 miliar dari narkoba yang diedarkan. Dalam sekali transaksi, bisa mencapai satu kilogram lebih sabu.

Hal tersebut diungkap Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Provinsi Kalteng Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan saat pemusnahan sabu hasil tangkapan dari operasi di Kawasan Puntun, Jalan Rindang Banua, beberapa waktu lalu. Saleh (35) ikut dibekuk petugas dalam penggerebekan yang dilakukan 21 Oktober lalu tersebut.

”Saleh ini otak peredaran narkotika di wilayah Kampung Puntun. Bandar besar dan pengendali peredaran di wilayah Palangka Raya. Dari hasil penyelidikan dan pengembangan, yang bersangkutan memiliki omzet penghasilan yang luar biasa dalam satu bulan,” katanya, Kamis (2/12).

Barang bukti yang disita dari Saleh sebanyak 202,8 gram sabu. Sebanyak 197,31 gram dimusnahkan, sementara sisanya dijadikan alat bukti di pengadilan. Saleh dijerat dengan Pasal 114 Jo 112 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati, seumur hidup, 20 tahun penjara, atau denda miliaran rupiah.

Roy menuturkan, pihaknya terus mengembangkan kasus itu. Saleh diduga memiliki jaringan besar dengan pemasok sabu dari Kalimantan Selatan. Sekali transaksi, bisa mencapai berkilo-kilo sabu.

”Dia sudah menjalankan bisnisnya bertahun-tahun. Yang kami dapat itu sekitar dua sampai tiga tahun terakhir ini,” ujarnya.

Roy menuturkan, pihaknya masih mendalami kasus lain yang diduga melibatkan Saleh. Selain itu, apabila terbukti ada pihak lain di belakang Saleh, akan diproses hukum. ”Jangkauan saleh ini luas. Dia sebagai otak. Saat ini tidak hanya beroperasi di sana (Puntun), tetapi untuk wilayah Palangka Raya,” ungkapnya.

Dari perbuatannya tersebut, Saleh dinilai layak dihukum maksimal sesuai aturan, yakni hukuman mati atau pidana penjara 20 tahun. Roy mengharapkan Jaksa Penuntut Umum memberikan tuntutan maksimal terhadap Saleh.

”Kami minta hukuman berat. Selama ini yang diproses adalah orang-orang yang merupakan kaki tangannya saja, tetapi sekarang kami berhasil mengungkap dan menangkap otaknya,” ujarnya. 

Lebih lanjut dia mengatakan, setelah penangkapan Saleh, peredaran narkoba di kawasan Puntun menurun. Selain itu, jaringan Saleh terindikasi tengah melarikan diri. ”Kami akan selalu serius memberantas narkotika. Tidak hanya di wilayah Palangka Raya saja, tetapi seluruh wilayah di Kalteng,” tegasnya. (daq/ign)



BACA JUGA

Rabu, 19 Januari 2022 09:32

KAGET..!! Disdik Kalteng Bakal Lakukan Ini pada Kepsek yang Ternyata Koruptor

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng Ahmad Syaifudi mengaku kaget dengan…

Selasa, 18 Januari 2022 10:19

Buronan Koruptor 16 Tahun dan Jadi PNS di Kalteng, Pemerintah Kecolongan...?

Pemerintah disinyalir kecolongan besar menempatkan seorang abdi negara dalam posisi…

Senin, 17 Januari 2022 09:51

Gelombang Tinggi Bisa Datang Kapan Saja di Timur Kalteng

Kondisi perairan di Kalimantan Tengah (Kalteng) bagian timur pada 15-16…

Senin, 17 Januari 2022 09:43

Nasser Al-Attiyah Juara Reli Dakar Kali Keempat

Bintang reli Qatar Nasser Al-Attiyah memastikan meraih gelar Reli Dakar…

Jumat, 14 Januari 2022 11:01

Sudah Bau Tanah Bukannya Tobat..!! Kakek Biadab Perkosa Bocah Berkebutuhan Khusus

Persetubuhan di bawah umur kembali terjadi di Kabupaten Lamandau. Kali…

Jumat, 14 Januari 2022 10:58

Razia dan Sidak Eks Lokalisasi Nihil, Harusnya Pemerintah Terapkan Cara Ini

Upaya pemerintah mengecek kebenaran informasi kembali beroperasinya eks lokalisasi di…

Jumat, 14 Januari 2022 10:45

Di Kalteng, Vaksinasi Booster Terjadwal Otomatis, Begini Cara Dapat Tiketnya

Pelayanan vaksinasi dosis ketiga atau booster bagi masyarakat berbeda dibanding…

Jumat, 07 Januari 2022 15:12

BERDUKA...Darah Keluar dari Bagian Tubuh Ini, Bu Guru Meninggal Jelang Pernikahan

Pengabdian Arnuni Kristian (30) sebagai guru bantu SMP berakhir. Menjelang…

Jumat, 07 Januari 2022 14:49

Ketika Kesabaran Warga Habis karena Jalan Dirusak Angkutan, Lihat Nih yang Mereka Lakukan...

Ratusan masyarakat Gunung Mas (Gumas) memblokade jalan Kuala Kurun-Palangka Raya…

Jumat, 07 Januari 2022 14:47

Korban Persetubuhan Anak Meninggal, Terdakwa Dituntut 13 Tahun Penjara

Terdakwa kasus persetubuhan terhadap anak di bawah umur, DN (27),…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers