MANAGED BY:
RABU
23 OKTOBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Kamis, 11 Juli 2019 11:44
Karhutla ”Gempur” Calon Ibu Kota, Asap Mulai Menyengat, 44 Titik Panas Kepung Kotim dan Seruyan
ilustrasi karhutla di Kalteng

PROKAL.CO, PALANGKA RAYA – Kebakaran hutan dan lahan menjadi ancaman serius bagi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang tengah mempersiapkan diri menjadi ibu kota pemerintahan. Api telah menghanguskan puluhan hektare lahan di Kota Palangka Raya. Selain itu, asap juga mulai terasa di Kota Sampit, Kotawaringin Timur.

Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) Karhutla, selama Juli terjadi 38 kali kebakaran lahan. Paling banyak api menggempur Palangka Raya dengan 24 kebakaran, sisanya tersebar di sejumlah kabupaten.

Karhutla itu telah menghanguskan lahan seluas 55,4 hektare yang tersebar di kabupaten/kota. Selain itu, sebanyak 14 titik panas terpantau di Kotim dan Seruyan pada 9 Juli lalu. Paling banyak terdeteksi di Kotim, yakni sebanyak 12 titik.

Pelaksana Tugas (Plt) Badan penanggulangan Bencana Kebakaran (BPBD) Mofit Saptono Subagio mengatakan, semua karhutla yang terjadi masih bisa ditangani. ”Alhamdulillah seluruhnya bisa ditangani, sebab luas lahan terbakar tidak begitu besar,” katanya.

Secara akumulasi, lanjut Mofit, selama Januari-Juli lahan yang terbakar mencapai 156,58 hektare dari 99 kasus karhutla. ”Lahan yang terbakar itu diduga ada indikasi sengaja dibakar. Penegakan hukum terkait karhutla ada di kepolisian,” katanya.

Mofit menuturkan, Pemprov Kalteng sudah mengusulkan bantuan enam halikopter ke BNPB. Helikopter itu rencananya akan ditempatkan di Bandara Tjilik Riwut, H Asan Sampit, dan Bandara Iskandar Pangkalan Bun. ”Status saat ini masih siaga darurat bencana karhutla di seluruh Kalteng,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya Supriyanto mengatakan, personel tanggap pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Palangka Raya telah dipersiapkan.

”Kami sudah menggelar rapat untuk gelar pasukan dan peralatan. Ini merupakan kesiapan tanggap ancaman karhutla di wilayah Palangka Raya,” ujarnya. (daq/ign)

Dia menambahkan, personel yang dikerahkan terdiri dari TNI sebanyak 2 SST (satuan setingkat peleton, Polri 2 SST, Satpol PP Kota Palangka Raya 20 orang, relawan 80 orang, TSAK 100 orang, damkar 10 orang, dinkes 10 orang, dan BPBD 10 orang. (daq/ign)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 22 Oktober 2019 10:29

Pemerintah Sediakan Pupuk Bersubsidi

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus melakukan…

Selasa, 22 Oktober 2019 10:23

4th Anniversary Salebration Amazing Promo

SAMPIT – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) keempat serta perayaan…

Senin, 21 Oktober 2019 16:28

Suara Kontraktor di Tengah Isu Jelawat

SAMPIT - Jumlah kontraktor yang terdaftar dalam Gabungan Pengusaha Kontraktor…

Senin, 21 Oktober 2019 11:13

Ratusan Anggota Pramuka Ikuti JOTA & JOTI

SAMPIT -  Jamboree On The Air  (JOTA) and Jamboree In…

Senin, 21 Oktober 2019 10:04

Warga Antusias Kunjungi Sampit Fair 2019

SAMPIT – Sampit Fair 2019 yang dilaksanakan di Stadion 29…

Minggu, 20 Oktober 2019 14:54

Pentingnya Koperasi bagi Pengrajin Rotan

Hasil Hutan Kebanggaan   Rotan merupakan salah satu hasil hutan yang…

Sabtu, 19 Oktober 2019 14:47

Kemenpan Cek Pelayanan di PN Sampit

SAMPIT – Pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi…

Sabtu, 19 Oktober 2019 10:50

SMAN 3 Sampit Gelar IHT Terakhir

SAMPIT – SMA N 3 Sampit kembali menggelar In House…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:25

Pentingnya Edukasi Vegetarian Bagi Masyarakat

SAMPIT – Indonesia Vegetarian Society akan menggelar seminar vegan dan…

Jumat, 18 Oktober 2019 11:22

SMAN 2 Sampit Wakili Kalteng LCC Empat Pilar Kebangsaan RI

SAMPIT – SMA N 2 Sampit, berhasil meraih juara pertama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*