MANAGED BY:
KAMIS
06 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Sabtu, 27 Maret 2021 12:28
Perambahan Hutan di Katingan, Dirut Perusahaan Jadi Tersangka, Negara Dirugikan Rp 23,49 Miliar

PROKAL.CO,

KASONGAN – Perambahan hutan di Kabupaten Katingan yang dilakukan perusahaan kayu PT Katingan Alam Borneo (KAB) telah merugikan negara sekitar Rp 23,49 miliar. Polisi telah menetapkan tersangka dalam kasus illegal logging di Desa Tumbang Pangka, Kecamatan Sanaman Mantikei tersebut, yakni Direktur Utama PT KAB, AK.

Wakapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol Ida Oetari Purnamasasi mengatakan, pengungkapan illegal logging itu telah melalui proses penyelidikan yang panjang sejak Februari 2021 lalu. Kasus itu diselidiki begitu mendapat laporan dari masyarakat.

”Tim Direskrimsus Polda Kalteng melakukan penyelidikan, kemudian naik ke tahap penyidikan,” katanya, dalam konferensi pers terkait kasus tersebut, Jumat (26/3).

Menurut Oetari, PT KAB mengambil hasil hutan berupa kayu di lahan yang digarap Kelompok Tani Buah Batu Nyapau di Desa Tumbang Pangka. Perusahaan itu menebang pohon di dalam area hutan produksi dan hutan produksi konversi. Hasilnya dipasarkan ke bansau CV Tiga Putera Barito Indah yang bergerak di bidang usaha industri pengolahan kayu di Desa Tumbang Manggu.

Oetari menuturkan, penjualan kayu hasil perambahan hutan tersebut dilakukan sejak 7 Januari 2020 – 16 Febuari 2021. PT KAB menebang hampir 150 meter kubik setiap bulan sejak 2019.

”Satu kubik dipasarkan mencapai Rp 5,8 juta, sehingga kerugian yang diakibatkan dalam illegal logging ini mencapai Rp 23,49 miliar,” jelasnya.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 00:45

Uji Kebohongan, Tim Hukum Ujang Dukung Uji Forensik

<p>&nbsp;PALANGKA RAYA - Tim Kuasa Hukum Ujang-Jawawi menyatakan penetapan hasil musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers