SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PANGKALANBUN

Jumat, 18 September 2015 23:38
Putar-Putar di Langit Pangkalan Bun, Lalu Balik Lagi
Calon penumpang menanti keberangkatan pesawat di halaman Bandara Iskandar Pangkalan Bun. Kabut asap membuat jadwal penerbangan kacau.

PANGKALAN BUN – Kabut asap kemarin benar-benar parah.  Bandara Iskandar Pangkalan Bun yang biasanya bisa didarati saat siang hari, kemarin benar-benar lumpuh karena diselimuti asap dari pagi hingga sore hari.

Pesawat Trigana Air dan Kalstar Aviation yang sudah sampai Pangkalan Bun tampak kebingungan saat akan mendarat. Burung besi itu hanya berputar-putar di langit Pangkalan Bun dan akhirnya kembali ke bandara asal. Pesawat gagal mendarat karena jarak pandang di landasan pacu Bandara Iskandar jarak hanya 1.200 meter.

Kepala Dinas Perhubungan komunikasi dan Informatika (dishubkominfo) Kotawaringin Barat Petrus Rinda menjadi salah satu calon penumpang yang gagal terbang ke Semarang.  ”Saya tadi mau ke Semarang dengan Kalstar Aviation, tapi gagal karena masalah kabut asap,” kata Petrus kemarin.

Menurutnya, Kalstar Aviation sudah terbang dari Bandara Juanda Jawa Timur. Namun saat memasuki Kobar tidak bisa landing karena runway tertutup asap. Pilot pesawat tidak mau ambil risiko untuk landing. ”Pesawatnya tadi sudah terbang dan bolak balik mau turun. Beberapa laporan warga, pesawat hingga tujuh kali bolak balik dan tidak bisa turun,” katanya lagi.

Menurut Petrus, tidak hanya Kalstar Aviation yang gagal mendarat, tapi juga Trigana Air. Kalstar yang dari Surabaya harus kembali ke Surabaya dan Trigana kembali ke Jakarta.  ”Dua pesawat tersebut binggung tidak bisa mendarat. akhirnya bolak-balik di udara dan akhirnya kembali ke bandara asal,” sebut Petrus.

Branch Manager Kalstar Aviation Mursalin mengatakan, tidak ada penerbangan Kalstar Aviation ke Bandara Iskandar karena asap menyelimuti Pangkalan Bun seharian penuh. Semua rute Kalstar dibatalkan dan uang tiket dikembalikan.  

”Tadi pesawat dari Surabaya sempat mau landing. Namun 15 menit sebelumnya kabut asap bertambah pekat. Jadi terbang di atas sekitar 20 menit dan akhirnya kembali ke Surabaya lagi,” kata Mursalin.

Darsono, Kasi Teknik Operasi Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Iskandar, mengatakan, asap kemarin menjadi yang terparah sepanjang kemarau tahun ini sehingga Bandara Iskandar Pangkalan Bun lumpuh total.  

”Dua pesawat tidak bisa landing. Sempat mau mendarat tapi jarak pandang di bawah 1000 meter. Ini tidak bisa dipaksanakan. Akhirnya dua pesawat kembali ke bandara awal,” kata Darsono.  

Sementara itu berdasarkan data  BMKG Stasiun Meteorologi Iskandar Pangkalan Bun, jumlah hot spot di wilayah Kalimantan Tengah sebanyak 56 lokasi. Rinciannya, Kabupaten Pulang Pisau sebanyak 37 titik, Kapuas 11 titik, sedangkan Kobar tidak ditemukan titik api.

Kepala Stasiun Meteorologi Iskandar, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kobar, Lukman Soleh mengungkapkan, wilayah Kotawaringin Barat tidak ditemukan adanya titik panas (hot spot) pada Kamis (17/9). Asap diduga berasal dari wilayah Kotim, Palangka Raya, dan Kalsel.

”Arah angin dari tenggara membawa asap dari Sampit, Palangka Raya, dan Bajarmasin,” ungkapnya.

Selain pergerakan asap dari wilayah luar Kobar, asap yang berasal dari kebakaran lahan beberapa hari lalu juga masih terperangkap di lapisan udara. ”Selama belum ada hujan lebat, diprediksi asap belum akan hilang. Karena selain kiriman, juga masih ada asap yang terjebak di lapisan permukaan,” katanya. (sla/rin/yit)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 28 November 2025 12:00

Enam Fraksi Sepakati Tiga Raperda Ditetapkan Jadi Perda

PANGKALAN BUN – Setelah melalui proses pembahasan yang cukup panjang,…

Rabu, 26 November 2025 10:05

Minta Pemkab Lebih Perhatikan Guru di Pelosok

PANGKALAN BUN – Memperingati Hari Guru Nasional 2025, Ketua Komisi…

Senin, 24 November 2025 09:47

Sinergi Membangun Kobar, DPRD Harapkan Kolaborasi Antarinstansi Makin Solid

PANGKALAN BUN – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, menekankan…

Rabu, 19 November 2025 12:59

DPRD Kobar Soroti Penurunan Voltase di Desa Melawen, Warga Keluhkan Kerusakan Peralatan Listrik

PANGKALAN BUN – DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyoroti persoalan…

Selasa, 18 November 2025 13:27

APBD Turun Rp300 Miliar, OPD Diminta Sesuaikan Program

PANGKALAN BUN – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten…

Sabtu, 15 November 2025 10:05

Tiga Raperda Rampung Dibahas DPRD dan Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan…

Rabu, 12 November 2025 12:43

Ketua DPRD Kobar Apresiasi Wajib Pajak Dukung Peningkatan PAD

PANGKALAN BUN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

Senin, 10 November 2025 12:28

DPRD Kobar Apresiasi Nikah Massal dan Pasar Murah di Arut Utara

PANGKALAN BUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin…

Sabtu, 08 November 2025 12:48

DPRD Kobar Konsultasi ke OJK, Bahas Maraknya Investasi Ilegal dan Penipuan Online

PANGKALAN BUN – Meningkatnya laporan masyarakat terkait penipuan investasi ilegal…

Rabu, 05 November 2025 12:40

Fraksi Gerindra Soroti Infrastruktur Jalan dan Drainase di Kobar

PANGKALAN BUN – Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers