MANAGED BY:
MINGGU
05 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 26 Oktober 2021 13:34
Di Sini, Masih Ada ODGJ yang Dipasung
DIPASUNG: Wabup Kotim Irawati menemukan ODGJ yang dipasung saat berkunjung ke Desa Tumbang Gagu, beberapa waktu lalu. (DINSOS KOTIM FOR RADAR SAMPIT)

 Larangan pemasungan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) sudah ditegaskan pemerintah pusat dalam perundang-undangan. Namun, masih ada saja warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang mengidap gangguan jiwa dipasung. Hal itu terungkap setelah Wakil Bupati Kotim berkunjung ke Desa Tumbang Gagu, Kecamatan Antang Kalang, beberapa pekan lalu. Dari informasi warga, pria berusia 34 tahun yang mengalami gangguan jiwa dipasung.

Kondisinya terlihat sangat memperihatinkan. Pergelangan kaki sebelah kanannya dipasung pada dua bilah kayu yang diapit menjadi satu, hanya menyisakan lubang untuk meletakkan pergelangan kaki. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinsos Kotim Yunus mengatakan, pihaknya telah memfasilitasi biaya transportasi untuk dilakukan pengobatan terhadap warga tersebut.

”Sangat memperihatinkan. Tidak seharusnya orang yang mengalami gangguan jiwa dipasung. Kalau masyarakat merasa resah, cukup diisolasi saja di ruang khusus tanpa harus dipasung,” kata Yunus, Senin (25/10).

Menurut informasi warga, pria yang dipasung itu melakukan tindakan yang meresahkan warga, sehingga pihak keluarga terpaksa memasung salah satu pergelangan kakinya. ”Orangnya sering membawa senjata tajam yang meresahkan warga. Kemungkinan atas dorongan warga, pihak keluarga mau tidak mau memasungnya,” ujarnya. Yunus melanjutkan, Dinsos Kotim telah membantu memfasilitasi pencetakan kartu BPJS dan menanggung biaya transportasi dari Desa Tumbang Gagu menuju Kota Sampit. Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke Kalawa Atei Palangka Raya untuk dirawat secara intensif. ”Namun, sampai saat ini saya belum menerima informasi dari Kades Tumbang Gagu, apakah yang bersangkutan sudah dibawa atau belum,” ujarnya.

Sementara itu, persoalan kesehatan jiwa masih menjadi pekerjaan rumah bagi Dinsos Kotim. Instansi yang menangani warga yang mengalami keterbelakangan mental atau biasa disebut ODGJ itu memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk berkerja sama mengambil peran dan melaporkan warga Kotim yang terindikasi sebagai ODGJ agar dilaporkan dan segera ditangani.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial dan Penyandang Disabilitas Dinsos Kotim Sumidi menambahkan, selama ini persoalan kesehatan jiwa masih kurang mendapatkan dukungan semua pihak, baik ketua RT, kades, dan lurah. Bahkan, tak hanya masyarakat, pihak keluarga pun enggan merawat. 

Saya sangat prihatin dengan ODGJ yang tidak diterima oleh pihak keluarganya. Lingkungan tidak mendukung, masyarakat menghindar, keluarga pun ada yang tidak mau merawat. Karena itu, kami memerlukan dukungan dari berbagai pihak, dari keluarga, dari perangkat desa, kelurahan, kecamatan, hingga warga Kotim. Apabila ada yang menemukan warga yang mengalami ODGJ agar segera dilaporkan ke Dinsos untuk ditindaklanjuti,” kata Sumidi.

Dia mengimbau masyarakat agar tak melakukan pemasungan. ”Kemensos RI sudah mengimbau bahwa Indonesia bebas pasung tahun 2017. Undang-undangnya juga ada. Dalam UU Nomor 18 Tahun 2014 tentang Kesehatan Jiwa. Masyarakat jika ada menemukan ODGJ yang dipasung, bisa melaporkan ke Dinsos untuk ditangani lebih lanjut, bukan dengan cara dipasung,” katanya.

Dia mengharapkan peran keluarga, perangkat desa/kelurahan, dan warga terdekat apabila ada ODGJ yang sampai berbuat onar, sebaiknya dilaporkan dan dibawa ke puskesmas untuk ditangani dan dilakukan perawatan lebih lanjut. (hgn/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 04 Desember 2021 10:36

Kalteng Waspadai Peningkatan Covid-19 saat Natal dan Tahun Baru

Polri menggelar apel kepala satuan wilayah (Kasatwil) di Bali kemarin.…

Jumat, 03 Desember 2021 12:22
Jaksa Diharapkan Tuntut Hukuman Maksimal

LAYAK DIHUKUM MATI..!! Bos Kampung Narkoba Palangka Raya Hasilkan Miliaran Sebulan

Bos kampung narkoba di Palangka Raya, Salihin alias Saleh (35),…

Kamis, 02 Desember 2021 12:44

SEREM..!! King Kobra Masuk ke Kamar

Kemunculan binatang berbisa dan berbahaya kembali menghebohkan warga di Jalan…

Selasa, 30 November 2021 14:47

Kerekam CCTV, Jambret Gadget Milik Pejalar SMP Dibekuk

Bermodalkan rekaman kamera pengawas Closed Circuit Television (CCTV), Tim Reserse…

Selasa, 30 November 2021 14:46

Anak Buah Aril, Buron Bandar Sabu Sampit, Divonis 5,5 Tahun

Rusandy Lesmana dijatuhi vonis selama 5 tahun dan 6 bulan…

Kamis, 25 November 2021 12:17

Sebesar Ini Denda ke Perusahaan Terkait Temuan Kayu Log Sidak Gubernur Kalteng

 PT Hutan Produksi Lestari (HPL) dikenakan denda administratif sebesar Rp…

Sabtu, 20 November 2021 12:56
Terjang Banjir dan Lumpur Menuju Sekolah

Kerasnya Perjuangan Siswa Mengejar Matahari di Ujung Utara Kobar

Buruknya kondisi infrastruktur bukan hanya memukul ekonomi masyarakat, tetapi juga…

Jumat, 19 November 2021 13:55
GAWAT!!! Kalteng di Ambang Krisis Ekologis

Kualitas Lingkungan Kalteng Kian Memburuk, Bencana Bisa Semakin Parah

Banjir yang terus terjadi di Kalimantan Tengah menandakan semakin buruknya…

Kamis, 18 November 2021 11:33

MIRIS!!! Suami Jarang Pulang, Bayi Jadi Korban

Seorang wanita di Kotim, Sy, tega menelantarkan darah dagingnya sendiri…

Kamis, 18 November 2021 10:35

Wali Kota Palangka Raya Jamin Kebutuhan Pengungsi Akibat Banjir

Masih meningginya debit air luapan sungai Kahayan, yang merandem sejumlah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers