SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

METROPOLIS

Sabtu, 03 Desember 2022 14:16
Anggarkan Rp363 Juta Bangun Pagar, Mal Pelayanan Publik Kotim Dilengkapi Lift Senilai Rp1 Miliar

Proyek multiyears pembangunan gedung Mal Pelayanan Publik berkali-kali gagal diresmikan. Pemkab Kotim memastikan bangunan megah di tengah kota itu akan diresmikan pada Januari 2023.

Pemkab Kotim kembali mengucurkan dana miliaran untuk pembangunan sejumlah fasilitas pendukung Mal Pelayanan Publik, di antaranya pagar, pemasangan lift, paving area parkir, pembuatan saluran drainase luar dalam, pembangunan aspal di pintu masuk depan dan belakang, serta pembangunan interior gedung. Pekerjaan yang dimaksud melibatkan berbagai kontraktor pelaksana yang berbeda. Dari papan proyek yang terlihat rusak dan tak terpasang dengan baik tertulis, pekerjaan pembangunan pagar gedung Mal Pelayanan Publik sudah mulai dikerjakan pada 23 September 2022 dan ditenggat selesai 17 Desember 2022 atau 90 hari kalender. Pagar yang mengelilingi gedung megah tersebut menelan anggaran yang bersumber dari APBD Kotim tahun 2022 sebesar Rp363.636.363. Proyeknya dikerjakan CV Mitra Sarana Bahaum.

Dari informasi yang dihimpun Radar Sampit, bangunan pagar memiliki lebar 150 meter pada bagian depan dan 80 meter pada bagian sisi kanan dan kiri. Ketinggiannya 2 meter pada sisi kanan kiri dan tinggi 160 cm pada bagian depan. Pantauan Radar Sampit, lima pekerja sedang mengerjakan paving di area parkir, Jumat (2/12) siang. Pemasangan termasuk pekerjaan penataan halaman dan saluran drainase yang dikerjakan CV Karya Santoso. Sesuai kontrak kerja, pekerjaan senilai Rp2.248.744.000 itu bersumber dari APBD Kotim 2022. Mulai dikerjakan pada 19 September  – 8 Desember 2022 atau 90 hari kerja. Mengingat waktu yang tersisa hanya kurang lebih dua minggu, para pekerja berupaya mengebut pekerjaan. Tak sedikit yang lembur hingga larut malam.

Kepala Tukang CV Karya Santoso Sahrudin mengatakan, pihaknya melibatkan 17 orang yang bekerja dari pagi hingga larut malam. ”Setiap hari kami bekerja. Malam lembur bisa sampai jam 12. Pekerjaan kami usahakan harus selesai sesuai kontrak kerja. Apabila belum selesai, kami usulkan perpanjangan waktu, karena pekerjaannya tidak hanya memasang paving, tapi drainase. Bahkan nebang pohon juga kami kerjakan,” kata Sahrudin. Pada area parkir, pekerja telah menimbun pasir lebih dari 350 rit dan menghabiskan sebanyak 320.000 paving berbentuk balok persegi. ”Area parkir yang dipasang paving sepanjang 125 meter dengan lebar 80 meter,” ujar pria yang akrab disapa Udin ini.

Udin mengatakan, pihaknya juga sudah menyelesaikan pembangunan saluran drainase pada area dalam dan luar. Pada area dalam, drainase dibuat selebar 30 cm dengan kedalaman 60 cm. Untuk drainase bagian luar dibangun selebar 40 cm dengan kedalaman 90 cm. 

”Total drainase yang dibangun 300 meter di bagian luar dan dalam,” ujarnya. Selain itu, pihaknya juga telah mengerjakan pembangunan aspal pada pintu masuk bagian depan dan belakang. Aspal dibangun dengan ketebalan 3 cm. Pada jalur masuk bagian depan, aspal dibangun sepanjang 60 meter dengan lebar 450 cm. Sedangkan, pada jalur masuk bagian dalam, aspal dibangun sepanjang 70 meter dengan 160 cm. ”Aspal yang digunakan ini campuran pasir, koral, dan aspal yang digoreng menggunakan alat. Ini sudah dua kali lapis yang baru selesai dikerjakan sekitar tiga hari yang lalu,” ujarnya. Pada sisi jalur masuk bagian belakang juga terpampang papan proyek untuk pembangunan lift yang dianggarkan dari APBD Kotim 2022 sebesar Rp1.058.995.500. Proyeknya dikerjakan PT Triglobalindo Berkat Utama. Pekerjaan dilakukan pada 19 September -17 Desember 2022.

Selain itu, pada posisi tangga menuju lantai II juga terpasang papan proyek pekerjaan pembangunan interior gedung yang menelan anggaran Rp2.844.000.000. Pekerjaan dimulai 21 September 2022 dan ditenggat selesai 19 Desember 2022. Catatan Radar Sampit, bangunan gedung Mal Pelayanan Publik dikerjakan sejak 28 Juli 2018 dan dijadwalkan selesai pada 28 Juli 2020. Gedung megah yang didominasi warna merah pada bangunan tersebut menelan anggaran sebesar Rp38.875.000.000, yang dikerjakan PT Heral Eranio Jaya.

Bangunan megah berkubah itu akan difungsikan sebagai pusat pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) untuk mengumpulkan seluruh instansi pemerintahan, BUMN, BUMD, dan semua lembaga terkait yang berkaitan ataupun berurusan langsung dengan publik. Sejumlah fasilitas pelayanan akan disediakan, seperti Disdukcapil, Kemenag, Samsat, Kantor Pajak Pratama, dan lainnya. Selain itu, Pemkab Kotim menyediakan ruang khusus untuk mal orang sehat. Hal tersebut dibahas dengan matang dengan melakukan studi banding ke dua wilayah, yakni Mal Pelayanan Publik dan Puskesmas di Banyuwangi dan Mal Pelayanan Publik di Badung, Bali pada September 2019 lalu.

Bangunan menghadap arah selatan tersebut terdapat tiga lantai yang dilengkapi lift. Pada sisi sayap kanan dan kiri bangunan berbentuk oktagon itu nantinya difungsikan sebagai tempat klinik orang sehat, ruang pelayanan, dan ruang pertemuan serta food court. Selain pelayanan publik, Pemkab Kotim juga akan menyiapkan tempat bermain anak, coffe shop, tempat makan, koperasi DMPTSP. Pada lantai 1 dilengkapi 12 ruang komersil, 1 ruang komersil utama, lima ruang klinik orang sehat, dan 3 ruang pelayanan. Lantai 2 bakal dilengkapi 18 counter atau ruang bilik pelayanan, 5 ruang pelayanan, 3 ruang back office, 1 ruang auditorium, 1 ruang bermain anak dan 1 ruang ibu menyusui.

Pada lantai 3 khusus Kantor DPM PSTP dengan dilengkapi empat ruang di setiap bidang, satu ruang kepala dinas, satu ruang sekretariat dan satu ruang untuk pertemuan rapat besar. Mengingat seluruh pelayanan publik bakal terpusat di gedung megah ini, Pemkab Kotim juga menyiapkan lahan parkir untuk menampung kendaraan pengunjung dengan kapasitas 70 mobil dan 100 motor. Kepala DPM PTSP Kotim Imam Subekti mengatakan, pada Februari lalu, Dinas PUPRKP Kotim sudah menyelesaikan tahap pengujian layak operasional untuk memenuhi sarana dan prasarana. Tahun ini Pemkab Kotim telah menyisihkan anggaran untuk penyelesaian gedung Mal Pelayanan Publik sebesar Rp10, 1 miliar.

”Di APBD murni sudah ada dianggarkan sebesar Rp10 miliar lebih, mendekati angka Rp11 miliar. Dana ini digunakan untuk penataan halaman, pembangunan pagar, dan penataan area parkir. Pekerjaan sudah dimulai dari September sampai sekarang masih terus dikerjakan,” kata Imam, Kamis (1/12).
Tambahan dana Rp10 miliar ternyata belum cukup juga untuk menyelesaikan secara keseluruhan. Karena itu, diusulkan lagi sekitar Rp1,7 miliar pada perubahan anggaran. ”Kalaupun anggaran masih kurang, paling tidak bisa diusulkan bertahap. Terpenting gedung Mal Pelayanan Publik dapat fungsional dulu dan bisa diresmikan Januari 2023. Untuk kekurangannya nanti dapat diusulkan bertahap,” katanya. (***/ign)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 00:45

Uji Kebohongan, Tim Hukum Ujang Dukung Uji Forensik

<p>&nbsp;PALANGKA RAYA - Tim Kuasa Hukum Ujang-Jawawi menyatakan penetapan hasil musyawarah…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers