PALANGKA RAYA - Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Arton S Dohong, mengapresiasi pemerintah daerah berserta jajaran terkait lainnya yang melakukan pengawasan menyeluruh aktivitas arus mudik.
Hingga H+2 Lebaran tidak ada laporan perihal kendala yang berkaitan dengan arus mudik ini dan seluruh aktivitas terpantau normal dan lancar, baik itu yang melalui jalur darat, pelabuhan, ataupun jalur angkutan udara.
"Kemarinkan ada posko-posko didirikan, di jalan ada beberapa titik, pelabuhan juga ada, termasuk di bandara. Ini tidak hanya memantau, tapi menginformasikan manakala ada kendala," kata Arton, kemarin.
Disatu sisi, politikus PDIP ini menyoroti bahwa kegiatan pemantauan mobilitas masyarakat pada momen Idulfitri ini tidak hanya soal arus mudik, akan tetapi pemerintah juga diingatkan memberi perhatian yang sama menghadapi arus balik.
Terkait hal tersebut lanjutnya, pemerintah daerah untuk tetap menjalankan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, khususnya TNI dan Polri untuk bersiaga menghadapi arus balik. Hal ini penting karena tujuannya untuk memberikan rasa aman dan nyaman serta meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan.
"Ya memang kita akui kalau di Kalteng arus mudik dan balik tidak seramai di pulau Jawa. Namun pemerintah tetap wajib memberi rasa aman," ucapnya.
Arton juga menekankan, sinergitas berbagai pihak merupakan kunci menjaga keamanan selama perayaan Lebaran, sehingga pemantauan dan pengamanan harus terus dilakukan hingga seluruh aktivitas yang berkaitan dengan libur panjang ini berakhir.
"Posko yang sudah beroperasi bisa lagi dipantau lagi. Yang pasti tidak hanya fokus pada kegiatan mudik, tapi sebaliknya untuk arus balik prioritaskan juga," pungkasnya. (sho/gus)