SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PANGKALANBUN

Senin, 19 Oktober 2015 20:52
Kegiatan PNPM Tak Tuntas, Tanggung Jawab Siapa?
Ketua TPK Desa Babual Baboti Icung menunjukan lahan pertanian program PNPM P2SPP senilai Rp 377.305.000 yang belum tuntas.

KOTAWARINGIN LAMA – Pengerjaan pembukaan lahan pertanian di Desa Babual Baboti Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) yang pendanaannya dari  Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mendiri Perdesaan (PNPM MPd) tahun 2013 sebesar Rp 377 juta lebih ternyata belum tuntas. 

Ketua Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Kolam Nanang Sumartono menyebutkan, kegiatan senilai Rp 377.305.000 yang anggarannya masuk dalam Program Pengembangan Sistem Pembangunan Partisipatif (P2SPP) merupakan tanggung jawab Tim Pengelola Kegiatan (TPK) desa setempat. Anggaran untuk pembukaan lahan pertanian itu merupakan dana sharing antara APBN sebesar Rp 282.978.750 dan APBD Kobar sebesar Rp 94.326.250.

Saat diminta penjelasan terperinci, Nanang mengaku tak tahu persis karena dirinya baru beberapa bulan diangkat sebagai Ketua UPK Kolam menggantikan Lis Purwanti yang mengundurkan diri karena lulus sebagai CPNS.

”Soal tanggung jawab kegiatan ini sudah menjadi tanggung jawab TPK setempat tetapi bukan berarti UPK dan BKAD Kolam lepas tangan kita terus membantu penyelesaiannya,” ucap Nanang saat ditemui sehari pascaberakhirnya kegiatan PNPM MPd di Kecamatan Kolam, Jumat (16/10) pekan lalu.

Mantan Ketua Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Kolam Abdul Kadir membenarkan seluruh pelaku PNPM tingkat Kecamatan Kolam mulai dari camat, PJOK, BKAD, UPK,  fasililator kecamatan, pendamping lokal dan tim verifikasi telah berusaha semaksimal mungkin merampungkan kegiatan tersebut, namun belum tuntas.  

”Secara khusus dalam tahun 2015 ini kita telah melakukan lima kali pertemuan atau kegiatan penanganan masalah Desa Babual Baboti, di samping itu kita juga melakukan mediasi sampai dengan pembentukan TPK baru,” katanya.

Lebih jauh Kadir mengungkapkan, dari total dana sebesar Rp 377.305.000 masih tersimpan dana cash sebesar Rp 68 juta yang dititipkan di UPK. Dana itu sengaja ditahan untuk penyelesaian sisa pekerjaan.

”Kalau kita serahkan semua takut sisa dana tersebut ikut raib dan pekerjaan tidak selesai, saat ini dari 50 hektare sudah tergarap kurang lebih 30 hektare, dengan perincian 14 hektare dikerjakan Rian Fahrozi (pemborong) dan 16 hektare swakelola oleh TPK yang masih memegang dana sebesar Rp 77 juta,” jelasnya. 

Ketua TPK Desa Babual Baboti yang juga Kepala Dusun Baboti mengaku belum menggarap lahan pertanian itu sejak dirinya mengantikan ketua TPK yang lama Uwan Heru alias Cutak yang juga merupakan perangkat Desa Babual Baboti.

”Bagaimana kita mau menggarap kalau dananya tidak ada,” tutur Icung. Dirinya pernah mengajukan dana ke UPK untuk ongkos warga membeli minyak bensin untuk bahan bakar chain saw, tetapi tidak dikabulkan.

”Mereka bilang kerjakan dulu lahannya, kalau sudah selesai baru dibayar, tetapi saat saya sampaikan ke warga atau kelompok tani yang memiliki lahan, mereka tidak mau kerja kalau tidak ada modal,” ujar Icung.

Disinggung ada sisa dana di pengurus TPK yang lama sekiatar Rp 77 juta dan baru mengerjakan 14 hektare, Icung mengaku tidak tahu dan Icung menolak kalau dirinya harus bertanggung jawab dalam persoalan ini. Dirinya hanya siap bertanggung jawab dengan sisa dana yang masih ada di tangan UPK Kolam. Menurut perhitungan Icung, pembukaan atau pembersihan lahan seluas satu hektare akan menghabiskan dana sebesar Rp 2,5 juta.

Saat koran ini ingin mengonfirmasi ke mantan ketua TPK Desa Babual Baboti Cutak pada Sabtu (17/10) lalu, yang bersangkutan sedang berpergian hingga sore hari. Demikian juga Pjs Kades Babual Baboti Surah Idi pada hari yang sama tidak berada di tempat. Menurut informasi warga, orang nomor satu di Babual Baboti itu sedang ke Pangkalan Bun. (gst/yit)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 18 Desember 2025 12:45

Komitmen Membangun Generasi Unggul, Astra Agro Salurkan Beasiswa Astra Cerdas kepada 202 Siswa di Desa Binaan

PANGKALAN BUN — PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro)…

Kamis, 04 Desember 2025 08:50

Astra Agro Perkuat Komitmen Tingkatkan Kesehatan Masyarakat di Kotawaringin Barat Melalui Program Astra Sehat

 PANGKALAN BUN – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro)…

Jumat, 28 November 2025 12:00

Enam Fraksi Sepakati Tiga Raperda Ditetapkan Jadi Perda

PANGKALAN BUN – Setelah melalui proses pembahasan yang cukup panjang,…

Rabu, 26 November 2025 10:05

Minta Pemkab Lebih Perhatikan Guru di Pelosok

PANGKALAN BUN – Memperingati Hari Guru Nasional 2025, Ketua Komisi…

Senin, 24 November 2025 09:47

Sinergi Membangun Kobar, DPRD Harapkan Kolaborasi Antarinstansi Makin Solid

PANGKALAN BUN – Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Mulyadin, menekankan…

Rabu, 19 November 2025 12:59

DPRD Kobar Soroti Penurunan Voltase di Desa Melawen, Warga Keluhkan Kerusakan Peralatan Listrik

PANGKALAN BUN – DPRD Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menyoroti persoalan…

Selasa, 18 November 2025 13:27

APBD Turun Rp300 Miliar, OPD Diminta Sesuaikan Program

PANGKALAN BUN – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten…

Sabtu, 15 November 2025 10:05

Tiga Raperda Rampung Dibahas DPRD dan Pemkab Kobar

PANGKALAN BUN – Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan…

Rabu, 12 November 2025 12:43

Ketua DPRD Kobar Apresiasi Wajib Pajak Dukung Peningkatan PAD

PANGKALAN BUN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten…

Senin, 10 November 2025 12:28

DPRD Kobar Apresiasi Nikah Massal dan Pasar Murah di Arut Utara

PANGKALAN BUN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers