SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

KOTAWARINGIN

Rabu, 09 September 2015 00:41
Sungai Sanamang Dangkal, Warga Sulit Keluar Masuk Desa

KASONGAN - ‎Kemarau panjang yang melanda Kabupaten Katingan tahun ini bisa dikatakan paling terparah dari tahun-tahun sebelumnya.

Pasalnya pendangkalan alur sungai Sanamang di Kecamatan Katingan Hulu membuat penderitaan bagi masyarakat di utara Katingan seperti Desa Rantau Bahai, Rantau Puka dan sejumlah desa lainnya.

Bahkan jika kondisi ini terus berlangsung lama, masyarakat terancam menderita kelaparan. 

“‎Jalur sungai Sanamang terdapat sejumlah desa, masyarakat di sana sulit mendapat beras dan bahan pokok lainnya. Saya khawatir dengan kondisi itu, masyarakat akan kesulitan (kelaparan, Red). Selama ini mereka hanya mengandalkan akses sungai setiap harinya,” ujar anggota DPRD Katingan Essenhover, belum lama tadi.

Menurut Essen sapa akrabnya, akibat pendangkalan sungai Sanamang saat ini, masyarakat tidak dapat lagi menggunakan sungai untuk mengangkut kebutuhan hidup.

“Apalagi lebar anak sungai Katingan ini terbilang kecil dibandingkan dengan sungai-sungai lain. Jangankan untuk angkut barang, angkut penumpang saja tidak mampu. Selama ini sungai Sanamang merupakan akses transportasi satu-satunya bagi masyarakat untuk mendapatkan kebutuhan pokok dari ibukota Kecamatan Katingan Hulu,” paparnya.

Dampak lainnya yang sangat dirasakan masyarakat, ujar legislator Partai Hanura ini adalah masyarakat tidak dapat menghasilkan beras dari padi yang mereka tanam. Karena padi tidak dapat tumbuh maksimal lantaran musim kering.

“Makanya, jika kondisi kemarau terus berlanjut seperti itu, masyarakat di sana rentan menderita kelaparan. Karena jangankan padi, singkong pun tidak dapat tumbuh pada kondisi tanah yang kering,” sebutnya.

Untuk itu, dirinya berharap kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Katingan melalui instansi terkait dapat mencari solusi maupun langkah antisipasi guna membantu masyarakat di jalur sungai Sanamang.

“Baru-baru tadi saya ke sana, dan hasilnya perahu yang kami tumpangi terpaksa didorong karena tidak dapat lewat, karena sungai dangkal,” imbuhnya. (agg/fm)

loading...

BACA JUGA

Senin, 07 September 2015 22:26

Excavator Sudah Diincar

<p><strong>SAMPIT &ndash;</strong> Aparat kepolisian berhasil meringkus komplotan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers