MANAGED BY:
KAMIS
09 APRIL
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 24 Maret 2020 11:28
Dampak Memilukan Covid-19, PDP Meninggal Mendadak, Langsung Dimakamkan tanpa Dihadiri Keluarga
ilustrasi

PROKAL.CO, KUALA KAPUAS – Wabah virus korona baru (Covid-19) tak hanya memberikan ancaman kematian, namun juga dampak memilukan yang muncul setelahnya. Meski banyak pasien yang sembuh, keluarga pasien yang meninggal harus menerima kenyataan pahit tak bisa mengantarkan jenazah sampai ke liang lahat.

Hal itu dialami seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal dunia secara mendadak di Kabupaten Kapuas, Senin (23/3). Pasien tersebut berasal dari Jakarta dan berniat menghadiri sebuah kegiatan di Kuala Kapuas. Namun, nyawanya justru melayang.

Penanganan standar Covid-19 langsung diterapkan dengan mengisolasi semua orang yang pernah kontak dengan pasien. Selain itu, Dinas Kesehatan Kapuas juga melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan pasien. Di sisi lain, jenazah pasien langsung dimakamkan hari itu juga di luar Kabupaten Kapuas.

Kabar meninggalnya PDP tersebut direspons cepat Pemkab Kapuas. Rapat terbatas yang dipimpin Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat digelar bersama sejumlah pihak terkait. Pemkab menekankan agar protokol Covid-19 dijalankan terkait peristiwa tersebut untuk melindungi warga Kapuas dari ancaman virus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kapuas Tri Setya Utami menuturkan, pasien datang dari Jakarta bersama dua rekannya pada Minggu (22/3) di Palangka Raya. Mereka sempat menginap satu malam, lalu melanjutkan perjalanan ke Kapuas Senin (23/3) pagi.

Pasien kemudian menghadiri sebuah kegiatan di Polres Kapuas. Namun, dia mendadak pingsan. Sejumlah orang dalam kegiatan tersebut berusaha menolongnya dan langsung mengevakuasi ke RSUD Kapuas. Karena berasal dari Jakarta, daerah episentrum penyebaran Covid-19, dia langsung dikategorikan PDP Covid-19 dan akan dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. Namun, pasien tersebut lebih dulu meninggal dunia.

”Pasien dalam keadaan tidak sadar saat ke rumah sakit dan tensinya tinggi. Kemudian ada pneumonia," ungkap Tri. Dari pemeriksaan kesehatan, pasien mengalami pneumonia (paru-paru basah) dan stroke hemoragik.

Terkait sejumlah orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien, lanjut Tri, mereka wajib diisolasi. ”Harus diisolasi selama dua minggu. Tentu kami juga melakukan penelusuran terhadap beberapa orang yang kontak langsung dengan pasien," ujarnya.

Sementara itu, Ben Brahim meminta agar pasien tersebut dibungkus kantong jenazah dan segera dimakamkan di luar wilayah Kota Kapuas. Artinya, pemakaman itu tanpa dihadiri anggota keluarga dan harus mengikuti protokol pemakaman jenazah pasien Covid-19. Hal tersebut untuk mencegah kemungkinan virus menyebar meski belum ada hasil laboratorium yang menyebutkan pasien positif Covid-19.

”Saya berharap pihak rumah sakit secepatnya memakamkan korban dari Jakarta ini. Kami takut jika ternyata pasien yang meninggal ini diduga tertular virus korona. Ini demi menyelamatkan masyarakat Kapuas, harus ambil langkah cepat" tegasnya.

Terpisah, Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas Andreas Nuah mengatakan, di Kapuas ada enam warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Pihaknya meningkatkan kewaspadaan terkait peristiwa tersebut untuk mencegah Covid-19 mewabah di Kapuas.

Sementara itu, dalam rapat Satgas Penanganan Covid-19 Kapuas, dibahas pembelian alat pelindung diri bagi tenaga medis. Pembelian APD tersebut memerlukan biaya besar hingga miliaran rupiah. Ben Brahim mengusulkan pengajuan pinjaman ke bank untuk pembelian APD.

Merespons hal tersebut, anggota DPRD Kapuas Kunanto siap meminjamkan dana hingga miliaran untuk membeli APD. ”Saya siap membantu meminjamkan dana kepada pemerintah daerah untuk membeli peralatan medis," tandasnya. (der/ign)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 09 September 2015 00:45

Uji Kebohongan, Tim Hukum Ujang Dukung Uji Forensik

<p>&nbsp;PALANGKA RAYA - Tim Kuasa Hukum Ujang-Jawawi menyatakan penetapan hasil musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers