MANAGED BY:
KAMIS
13 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

METROPOLIS

Selasa, 24 Maret 2020 11:28
Dampak Memilukan Covid-19, PDP Meninggal Mendadak, Langsung Dimakamkan tanpa Dihadiri Keluarga
ilustrasi

PROKAL.CO,

KUALA KAPUAS – Wabah virus korona baru (Covid-19) tak hanya memberikan ancaman kematian, namun juga dampak memilukan yang muncul setelahnya. Meski banyak pasien yang sembuh, keluarga pasien yang meninggal harus menerima kenyataan pahit tak bisa mengantarkan jenazah sampai ke liang lahat.

Hal itu dialami seorang pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal dunia secara mendadak di Kabupaten Kapuas, Senin (23/3). Pasien tersebut berasal dari Jakarta dan berniat menghadiri sebuah kegiatan di Kuala Kapuas. Namun, nyawanya justru melayang.

Penanganan standar Covid-19 langsung diterapkan dengan mengisolasi semua orang yang pernah kontak dengan pasien. Selain itu, Dinas Kesehatan Kapuas juga melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan pasien. Di sisi lain, jenazah pasien langsung dimakamkan hari itu juga di luar Kabupaten Kapuas.

Kabar meninggalnya PDP tersebut direspons cepat Pemkab Kapuas. Rapat terbatas yang dipimpin Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat digelar bersama sejumlah pihak terkait. Pemkab menekankan agar protokol Covid-19 dijalankan terkait peristiwa tersebut untuk melindungi warga Kapuas dari ancaman virus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kapuas Tri Setya Utami menuturkan, pasien datang dari Jakarta bersama dua rekannya pada Minggu (22/3) di Palangka Raya. Mereka sempat menginap satu malam, lalu melanjutkan perjalanan ke Kapuas Senin (23/3) pagi.

Pasien kemudian menghadiri sebuah kegiatan di Polres Kapuas. Namun, dia mendadak pingsan. Sejumlah orang dalam kegiatan tersebut berusaha menolongnya dan langsung mengevakuasi ke RSUD Kapuas. Karena berasal dari Jakarta, daerah episentrum penyebaran Covid-19, dia langsung dikategorikan PDP Covid-19 dan akan dirujuk ke RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya. Namun, pasien tersebut lebih dulu meninggal dunia.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 13 Agustus 2020 14:21

STIE Sampit Laksanakan PKKMB dengan Disiplin Protokol Kesehatan

SAMPIT- Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sampit kembali menggelar Pengenalan…

Kamis, 13 Agustus 2020 11:03

Jangan Ada Diskriminasi Pemberian Pembelajaran

SAMPIT— Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), tidak ingin…

Kamis, 13 Agustus 2020 11:01

Tingkatkan SDM Pengurus Koperasi di Kotim

SAMPIT— Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten…

Kamis, 13 Agustus 2020 10:24

Cetak Akta dari Rumah Sudah Berlaku di Kotim

SAMPIT – Berbagai inovasi dan kemudahan untuk masyarakat terus dilakukan…

Rabu, 12 Agustus 2020 13:24

Pelaku Tabrak Lari Hantam Pagar Jembatan

SAMPIT – Seorang pelaku tabrak lari terpaksa harus dilarikan ke…

Rabu, 12 Agustus 2020 12:45

ADUHHHH...Urus Adminduk Masih Diwarnai Praktik Calo

SAMPIT – Praktik calo dalam pengurusan administrasi data kependudukan masih…

Rabu, 12 Agustus 2020 12:33

Terkendala Anggaran, Lampu PJU di Samuda Dibiarkan Padam

SAMPIT – Lampu penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan…

Rabu, 12 Agustus 2020 11:46

Pemkab Kobar Uji Tiru Pengelolaan Pajak ke Kotim

SAMPIT- Pengelolaan pajak sebagai pendapatan daerah di Kotawaringin Timur menjadi…

Selasa, 11 Agustus 2020 15:59

Cegah Prostitusi Kembali Muncul , Polisi Ikut Awasi Eks Lokalisasi

SAMPIT – Aparat Polsek Ketapang melakukan patroli ke kawasan eks…

Selasa, 11 Agustus 2020 09:50

Memprihatinkan..!!! Peredaran Miras di Kotim Kian Bebas

SAMPIT— Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Darmawati…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers