MANAGED BY:
MINGGU
29 MEI
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

METROPOLIS

Jumat, 14 Januari 2022 10:58
Razia dan Sidak Eks Lokalisasi Nihil, Harusnya Pemerintah Terapkan Cara Ini

Upaya pemerintah mengecek kebenaran informasi kembali beroperasinya eks lokalisasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasir Putih, Sampit, harusnya dilakukan secara diam-diam. Razia resmi atau inspeksi mendadak dinilai tak akan membuahkan hasil, mengingat selama ini hal demikian sering berujung nihil karena diduga ada kebocoran operasi. Demikian kritisi yang disampaikan publik terkait langkah pemerintah yang menggelar inspeksi mendadak setelah munculnya pemberitaan kembali operasionalnya lokalisasi Pal 12 di Sampit, Rabu (12/1). Menurut warga, pemerintah perlu menerapkan operasi intelejen yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi agar hasilnya maksimal.

”Kalau hanya razia atau sidak, kemungkinan besar bisa mengungkap prostitusi terselubung pasti tak akan berhasil. Pelaku usaha bisnis haram itu pasti bisa mengantisipasinya. Apalagi informasi itu muncul dalam pemberitaan, tentu saja mereka sudah bersiap ’menyambut kunjungan’ dari pihak terkait,” kata Rahman, warga Jalan Jenderal Sudirman, Rabu (12/1).

Rahman menuturkan, pelaku bisnis haram punya banyak cara untuk tetap menjalankan usahanya tetap aman. Tak jarang mereka memanfaatkan oknum di pemerintahan yang bisa dibayar untuk jadi mata-mata apabila akan digelar razia. Dengan demikian, pihaknya bisa bersiap apabila suatu saat digelar razia mendadak. Hal senada disampaikan Dani, warga Kecamatan Ketapang. Menurutnya, operasi intelejen bisa diterapkan untuk membongkar dan memberangus bisnis demikian. Selain itu, orang yang dilibatkan pun harus hanya orang tertentu yang benar-benar bisa dipercaya untuk menggali informasi sebelum turun menggerebek usaha itu secara mendadak.

”Mencari informasi di lapangan terlebih dulu itu penting sebelum bertindak. Kalau tidak, hasilnya akan sia-sia. Pemerintah harusnya mengirim mata-mata terlebih dulu untuk memantau situasi,” kata Dani. Dani menambahkan, memberantas bisnis esek-esek sampai ke akarnya memang sulit. Pasalnya, bisnis itu menghasilkan keuntungan besar dan melibatkan jaringan yang sudah tersusun rapi. Perlu keseriusan aparat pemerintah agar penyakit masyarakat itu benar-benar bisa dibabat habis.

Sebelumnya diberitakan, kabar kembali beroperasinya lokalisasi di Jalan Jenderal Sudirman Km 12 Kelurahan Pasir Putih, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), gagal terungkap. Aparatur pemerintahan setempat yang melakukan inspeksi mendadak, tak menemukan tanda-tanda aktivitas mencurigakan terkait prostitusi gelap itu. ”Dari sidak yang telah kami lakukan, tidak ditemukan adanya aktivitas seperti isu yang beredar baru-baru ini,” kata Lurah Pasir Putih Rudi Setiawan, Selasa (11/1).

Rudi menuturkan, sidak tersebut merupakan respons cepat terkait pemberitaan yang berkaitan dengan wilayah mereka. Didampingi sejumlah pejabat kelurahan dan Ketua RT setempat, mereka menyusuri satu per satu rumah warga sampai ke bagian kamar untuk memastikan kebenaran informasi itu. Meskipun tak menemukan praktik prostitusi terselubung, Rudi menegaskan, pihaknya akan tetap memantau dan menindaklanjuti jika ada masalah yang terjadi di wilayah tersebut. ”Akan terus kami pantau, apalagi terhadap hal yang bisa menyebabkan lingkungan kurang kondusif,” ujarnya. Rudi juga tak memungkiri apabila kemungkinan masih adanya praktik prostitusi terselubung yang melibatkan satu atau dua warga, tetapi hal tersebut belum terbukti. (ang/ign)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 27 Mei 2022 13:38

Pedagang Pasar di Sini Diminta Pakai Program QRIS

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengajak…

Jumat, 27 Mei 2022 13:36

Komit Bangun Lingkungan Hidup yang Berkelanjutan, Ini yang Dilakukan Pemkab Gunung Mas

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) melakukan penandatanganan kesepakatan bersama…

Senin, 23 Mei 2022 09:51

Keran Ekspor Dibuka, Petani Berharap Harga Sawit Membaik

SAMPIT – Dibukanya kran ekspor minyak goreng diharapkan berdampak pada…

Sabtu, 14 Mei 2022 11:20

Buaya Sering Mondar-Mandir di Daerah Ini, Warga Diminta Waspada

 Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit,…

Selasa, 10 Mei 2022 13:41

Karena Alasan Ini, Pemkot Palangka Raya Tidak Terapkan WFH

Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya tidak menerapkan Work From Home…

Minggu, 08 Mei 2022 11:23

Pastikan Sopir Transportir Bebas Narkoba

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Handoyo J…

Selasa, 03 Mei 2022 12:44

Singgah di Sampit, Enam Bus Dipasang Stiker Layak Jalan

Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XVI Provinsi Kalimantan Tengah kembali…

Minggu, 01 Mei 2022 13:26

Pemprov Kalteng Siap Tangani Izin Tambang

Pemerintah pusat mengalihkan wewenang perizinan pertambangan, mineral, dan batubara (minerba)…

Jumat, 29 April 2022 13:57

Warga Kalteng Yang Mau Mudik, Waspada Saat Tinggalkan Rumah, Cabut Semua Aliran Listrik

Hari Raya Idul Fitri 1443 H yang jatuh pada 2…

Jumat, 29 April 2022 13:52

1.786 Orang Berangkat di Puncak Mudik di Pelabuhan Sampit

Puncak arus mudik Lebaran 1443 Hijriah pada H-5 di Pelabuhan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers