SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT | DPRD SERUYAN

METROPOLIS

Sabtu, 24 September 2022 14:17
Gaya Preman Serobot Hutan, Wilayah HTI Dibabat, Dijadikan Kebun Sawit
ilustrasi

NANGA BULIK – Wilayah hutan tanaman industri (HTI) di Kabupaten Lamandau diduga diserobot dan dijadikan areal perkebunan kelapa sawit. Penyerobotan itu dilakukan dengan gaya ala preman. Lahan yang sudah memiliki izin dan ditanami pohon, dibabat habis.

Perkara itu masih ditangani Polres Lamandau setelah mendapat laporan dari Direktur PT Pancaran Wananusa Dante Theodore, pemilik izin HTI tersebut. Kasatreskrim Polres Lamandau Iptu Faisal Firman Gani mengatakan, pihaknya telah menerima laporan pengaduan terkait pembabatan dan perampasan hutan untuk dibangun kebun kelapa sawit menggunakan alat berat di beberapa desa di wilayah Kecamatan Lamandau, dalam areal HTI PT Pancaran Wana Nusa.

”Kami juga telah mengirimkan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) kepada yang bersangkutan terkait perkembangan penyelidikan yang telah kami lakukan," ujarnya, Jumat (23/9).

Faisal menuturkan, pihaknya telah memeriksa saksi pelapor, kemudian mengirimkan surat undangan klarifikasi kepada terduga pelapor. Selain itu, aparatur desa juga ikut diperiksa.

”Kami juga mengirim surat kepada kepala dinas kehutanan melalui UPT KPHP Sukamara-Lamandau untuk pengambilan titik koordinat dan telah melakukan gelar perkara yang dipimpin Pak Kapolres pada 6 September, sehingga pelaporan ini masih terus berproses,” jelasnya.

Terpisah, Dante Theodore menegaskan, pihaknya memiliki izin terkait kawasan yang diserobot tersebut. Selain itu, kawasan HTI tidak boleh ditanami sawit, hanya boleh kayu.

Kondisi di lapangan, lanjutnya, luas hutan sekitar 1.900 hektare telah dijarah dan diserobot untuk dijadikan kebun sawit. Begitu pula dengan tanaman akasia yang sudah mereka tanam sejak 2001 seluas 742 hektare, yang mestinya sudah layak panen sekitar sepuluh tahun kemudian.

”Kami tidak bisa memanfaatkan kayu tersebut sebelum keluar SK definitif. Namun, SK definitif baru keluar tahun 2021. Jadi, 21 tahun baru keluar izinnya. Sementara tanaman kami sudah dibabat orang lain sekitar tahun 2014 lalu,” ujarnya.

Dia mendesak agar proses hukum terhadap terduga pelaku penggusuran hutan serta penerbitan SKT di atas lokasi izinnya diproses dengan baik tanpa ada intervensi dari pihak manapun. (mex/ign)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 09 Desember 2022 11:58

DPRD Kotim Ditantang Sampaikan Capaian Kinerja, Berani?

DPRD Kotim ditantang menyampaikan capaian kinerja dan refleksi akhir tahun,…

Kamis, 08 Desember 2022 14:09
Dari Perusahaan Penunggak BPJS Ketenagakerjaan

Kejari Kotim Pulihkan Rp26,8 Miliar Keuangan Negara

SAMPIT – Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur (Kotim) berhasil memulihkan keuangan…

Kamis, 08 Desember 2022 12:32

TRAGIS!!! Habis Bikin Status WhatsApp, Perempuan Muda Tewas Gantung Diri

Warga Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mendadak…

Kamis, 08 Desember 2022 12:31

Banyak PBS Sawit Tak Laporkan Penjualan ke Pemprov Kalteng

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan pada Dinas Perkebunan…

Kamis, 08 Desember 2022 12:15

Polisi Dibunuh di Kampung Narkoba, Umat Lintas Agama Kobarkan Perang Melawan Barang Haram

Umat lintas agama di Kota Kalimantan Tengah mengajak semua pihak…

Kamis, 08 Desember 2022 12:13

BIADAB!!! Dicekoki Miras, Digilir Empat Pemuda, Diperkosa Lagi sebelum Dipulangkan

Empat pemuda di Kabupaten Kapuas tega memerkosa seorang gadis yang…

Selasa, 06 Desember 2022 14:37

Polisi Tewas di Kampung Narkoba, Sudah Ada 7 Tersangka, Polisi Sebut Masih Diselidiki

Motif utama pembunuhan terhadap anggota Polda Kalteng Aipda AW (38)…

Selasa, 06 Desember 2022 14:33

Kakek Bejat Perkosa Cucu Sendiri, Terbongkar setelah Kepergok Istri

Seorang pria kakek di Kabupaten Kapuas, AD (65), tega mencabuli…

Sabtu, 03 Desember 2022 15:01

NGERI!!! Dua Pemotor Tewas Mengenaskan Hantam Pohon Melintang, Satu Meninggal Posisi Sujud

Kecelakaan maut di wilayah Kota Palangka Raya menyebabkan dua nyawa…

Sabtu, 03 Desember 2022 14:16

Anggarkan Rp363 Juta Bangun Pagar, Mal Pelayanan Publik Kotim Dilengkapi Lift Senilai Rp1 Miliar

Proyek multiyears pembangunan gedung Mal Pelayanan Publik berkali-kali gagal diresmikan.…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers