MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

KOTAWARINGIN

Jumat, 25 Januari 2019 11:22
Sudah Tiga Tahun Petani di Desa Ini Tidak Bisa Bertani

Dampak Larangan Membuka Lahan

PERTANIAN: Warga Desa Cempaka Baru Kecamatan Danau Sembuluh Seruyan, sudah tiga tahun terakhir, tidak bisa bertani sejak ada larangan membuka lahan. Petanian sempat berjaya sebelum adanya aturan tersebut.(Dok.HENDRI EDITIA/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, class="m5176137757830178505ydp3fbe501emsonormal">KUALA PEMBUANG - Sudah tiga tahun terakhir, dari 2016 hingga 2018, warga Desa Cempaka Baru Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan mengalami kesulitan bercocok tanam padi.

Pasalnya, pertanian padi sistem buka lahan di desa tersebut terganjal aturan soal larangan membuka lahan.

Desa yang dihuni kurang lebih 200 kepala keluarga (KK) ini, sekarang menjadi desa yang tak bisa menghasilkan padi sama sekali. Padahal lahan pertanian padi luasannya mencapai 75 hektare. Dengan lahan seluas itu, petani seharus bisa menghasilkan 250 ton beras sekali musim panen.

“Kami terkendala dengan aturan, dengan adanya peraturan yang mengatur tentang tata cara pembukaan lahan itu, aktivitas pertanian di desa ini menjadi terhambat. Padahal kisaran tahun 2012 – 2015 silam, desa kami sering panen raya,” kata Kepala Desa Cempaka Baru Ardiansyah, Kamis (24/1).

Ardiansyah menjelaskan, lahan pertanian di desa mereka berbeda dengan desa lainnya. Di Cempaka Baru, lahan banyak batang pohon yang besar-besar, dibutuhkan cara khusus ketika pembukaan lahan.

Sektor pertanian di Desa Cempaka Baru juga memerlukan perhatian yang serius dari pemerintah, karena memang sangat potensial untuk dikembangkan.

"Dulu sektor pertanian menjadi salah satu mata pencarian masyarakat, dengan terhambatnya bidang pertanian, otomatis akan berdampak terhadap perekonomian warga desa," katanya. (hen/fm)

 


BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:27

Kemarau Panjang, Seruyan Gelar Salat Minta Hujan

KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten Seruyan bersama warga menggelar salat…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:15

Lepas Dua Atlet O2SN tingkat SD ke Nasional

SAMPIT-Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melepas dua atlet terbaiknya ke…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:09

Bagikan Peralatan Pemadam ke 12 Kecamatan

SAMPIT- Masyarakat Kotim terus diminta untuk waspada terhadap kebakaran hutan…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:06

ASN Kotim yang Pensiun Disarankan Berwirausaha

SAMPIT—Kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) saat memasuki masa pensiun diajak…

Jumat, 23 Agustus 2019 10:05

BUMD Diharapkan Gandeng UMKM

SAMPIT-- Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengharapkan Badan Usaha Milik…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:35

Polisi Ancam Tangkap Pelaku Karhutla

KUALA PEMBUANG - Waka Polres Seruyan Kompol Timur Santoso secara…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:29

Tolong Dong!!!! Sudahi Pembakaran Hutan dan Lahan

KUALA PEMBUANG – Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:45

Satpol PP Kotim Tingkatkan Penindakan Pelanggar Perda

SAMPIT-- Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kotawaringin…

Rabu, 21 Agustus 2019 15:47

Pentingnya Keberadaan Brigade Karhutla

SAMPIT – Pembentukan brigade pengendalian dan kebakaran hutan dan lahan…

Rabu, 21 Agustus 2019 15:43

MTQ Kotim Digelar 7 September

SAMPIT – Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*