MANAGED BY:
RABU
11 DESEMBER
SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | KOLOM | EVENT

SAMPIT

Selasa, 19 November 2019 16:40
NGERRRIII...!!! Truk Ini Nyaris Ikut Ambruk

Trans Kalimantan Hampir Lumpuh, Jalur Alternatif Perlu Dipikirkan

AMBLES: Jalan Trans Kalimantan Poros Selatan di Desa Asam Baru ambles setelah diguyur hujan dalam waktu lama. Sebuah truk nyaris masuk dalam amblesan saat melintas ketika tanah runtuh.(ist/RADAR SAMPIT)

PROKAL.CO, DANAU SELULUK – Jalan Trans Kalimantan ruas Sampit – Pangkalan Bun, tepatnya di Desa Asam Baru, Kecamatan Danau Seluluk, Kabupaten Seruyan, putus, Senin (18/11). Jalan beraspal itu runtuh sepanjang sekitar 10 meter dan tepat berada di tanjakan sebelum jembatan panjang Sungai Seruyan. Akses lalu lintas di jalan negara itu nyaris lumpuh.

Informasi yang dihimpun, di bagian bawah jalan itu terdapat gorong-gorong berkonstruksi pelat baja lengkung. Gorong-gorong itu diduga tak kuat lagi menahan beban jalan dan kendaraan yang melintas di atasnya karena termakan usia. Ditambah lagi kawasan itu diguyur hujan sejak pagi, sehingga memperparah kondisi jalan yang sempit tersebut.

Jalan itu diduga ambrol setelah dilintasi truk bermuatan cangkang sawit dari arah Sampit menuju Pangkalan Bun. Truk itu nyaris ikut ambruk bersama jalan. Banyak juga yang menduga konstruksi gorong-gorong itu sudah lama, sehingga tidak stabil dan puncaknya ambles.

”Sopir truknya bernama Rian Jonianto, katanya jalannya ambles tepat di roda belakang. Saat itu dia berusaha agar kendaraan tidak sampai ikut masuk. Akibatnya, gardan dan roda belakang patah,” ungkap Kepala Desa Asam Baru, Robiyanto.

Akibat kejadian itu, lanjutnya, kemacetan parah tak terhindarkan. Hingga Senin petang, antrean panjang kendaraan masih terjadi. Warga mengupayakan jembatan darurat bagi pengendara sepeda motor.

”Roda empat tidak bisa lewat. Sepeda motor masih bisa karena warga memasang jembatan dari papan untuk perlintasan sementara sambil menunggu tim dari Dinas PU untuk melakukan perbaikan,” katanya.

Dia mengungkapkan, gorong-gorong yang terletak sekitar sepuluh meter dari bibir jembatan itu kondisinya kering dan saat itu debit air Sungai Seruyan juga tidak terlalu tinggi.

”Gorong-gorongnya itu bangunan lama. Dulu difungsikan sebagai sodetan untuk mengalirkan luberan Sungai Seruyan agar tidak meluap ke jalanan,” jelasnya.

Kapolres Seruyan AKBP Agung Tri Widiantoro melalui Kapolsek Hanau Ipda Budi Utomo mengatakan, kejadian tersebut membuat arus lalu lintas terputus.

Camat Danau Seluluk Anang Dirjo mengatakan, pihak perusahaan sekitar dibantu masyarakat membuatlan jalur alternatif bagi pengguna jalan. ”Untuk sementara masih belum bisa dilalui roda empat. Kalau untuk kendaraan bermotor sudah bisa, karena sudah dibuatkan jembatan daruratnya berupa papan panjang. Rencananya, untuk langkah awal akan langsung kami timbun saja dan insya Allah hari ini (kemarin) sudah selesai. Banyak pihak juga yang turun tangan dan lalu lintas bisa kembali normal,” tuturnya.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah Shalahuddin mengatakan, sudah menerima laporan jalan ambles tersebut. Pihaknya telah melakukan penanganan darurat.

Dia memerintahkan pihak terkait sesegara mungkin melakukan penanganan darurat agar tidak terjadi hambatan apa pun. ”Ekskavator sudah meluncur ke TKP dalam upaya melaksanakan timbunan tanah,” kata Shalahuddin.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Seruyan Muhammad Aswin yang saat itu berada di lokasi mengatakan, jalan tersebut sudah seharusnya mendapat perbaikan. Dengan kejadian tersebut, pihaknya berharap pemerintah mulai memikirkan membuat jalur alternatif. Karena jalan dan jembatan itu merupakan akses satu-satunya sebagai penghubung di jalur Trans Kalimantan Sampit-Pangkalan Bun.

”Semoga segera direncanakan jalur alternatif, sehingga ketika terjadi bencana seperti ini bisa dengan mudah untuk penanganan. Karena jalur ini hanya satu-satunya, tidak ada jalur alternatif lain,” terangnya. (sla/rm-98/daq/ign)

 


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 16:38

Kotara Lebih Siap Dibentuk, Dibanding Provinsi Kotawaringin Raya

SAMPIT – Rencana pemekaran Kotawaringin Utara yang meliputi lima kecamatan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:57

Aksi Biadab Pembunuh Bocah, setelah Dicabuli, Leher Dipenggal

KASONGAN – Aparat kepolisian bergerak cepat mengungkap misteri tewasnya HT…

Senin, 09 Desember 2019 16:50

Anggota Dewan Ini Minta Sudahi Polemik Expo

SAMPIT – Komisi II DPRD Kotim meminta semua pihak agar…

Senin, 09 Desember 2019 14:34

Heboh Bocah SD Tewas tanpa Kepala

KASONGAN – Warga Tumbang Mahup, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan,…

Senin, 09 Desember 2019 09:42

Kapolda Kalteng Berpesan : Niatkan Tugas Sebagai Ibadah

SAMPIT–Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda Kalteng  menggelar syukuran Hari…

Jumat, 06 Desember 2019 16:32

Partai Banteng Ramai-Ramai Ditinggalkan

 SAMPIT – Menjelang Pilkada 2020, badai politik menerpa PDIP Kotim.…

Jumat, 06 Desember 2019 15:38

Kontraktor Fasilitas Sampit Expo Kerjakan Sejumlah Proyek Besar

SAMPIT – Pihak ketiga yang mengerjakan proyek multiyears pengembangan fasilitas…

Jumat, 06 Desember 2019 10:17

Catat Ya..!!! Sampit Ethnic Carnival Digelar 15 Desember

SAMPIT - Sampit Etnic Carnival (SEC) 2019 dipastikan digelar 15…

Kamis, 05 Desember 2019 14:51

Palangka Raya Dikepung Banjir, Jembatan Retak, Tiang Ambruk, Pasar Porak Poranda

PALANGKA RAYA – Gempuran hujan lebat yang berlangsung sekitar lima…

Kamis, 05 Desember 2019 14:46

Kalteng Putra Jaga Asa di Laga Krusial

PALANGKA RAYA – Kalteng Putra akan menjalani laga krusial menghadapi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.