SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Rabu, 18 November 2015 22:06
Penambang Tewas Tertimbun Tanah

MUARA TEWEH – Nasib nahas menimpa Romansyah (60), warga Juking Hara, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru. Penambang emas tradisional ini tewas tertimbun tanah longsor saat bekerja mencari emas di Kelurahan Jingah, tepatnya di anak Sungai Wayang atau sekitar 1 km dari belakang sekolah SMAN 2 Muara Teweh, Senin (16/11).

Peristiwa tersebut membuat heboh masyarakat. Korban berhasil dievakuasi keluarga korban, anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Barito Utara (Batara), kepolisian, dan masyarakat setempat. Jasad korban dilarikan ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Muara Teweh untuk divisum sekitar pukul 21.30 WIB.

Ketua RAPI Batara Rosmadiannor Senin (16/11) malam mengatakan, korban pertama kali ditemukan keluarganya yang khawatir karena biasanya sebelum magrib pulang ke rumah. Pihak keluarga mencari korban ke lokasi tempat biasanya korban mendulang emas sendirian dengan peralatan seadanya atau manual.

”Setelah dicari-cari, korban tidak ditemukan. Yang ditemukan hanya perkakas korban serta bekas reruntuhan tanah yang mengalami longsor," kata Rosmadiannor, seraya mengatakan, dalam musibah ini pihaknya dari RAPI menurunkan Tim Reaksi Cepat, yakni RAPI 06 untuk membantu evakuasi.

Lanjut dia, pihak keluarga yang curiga dengan bekas tanah longsor tersebut, lantas menggali tanah bersama warga dan anggota RAPI menggunakan peralatan seadanya. Setelah menggali sekitar 1 meter lebih, korban ditemukan tertimbun tanah dengan posisi tubuh tertelungkup.

”Dari posisi korban meninggal dunia, napaknya saat longsor terjadi korban sempat ingin lari menjauh menghindari reruntuhan tanah, namun diduga kelihatannya korban tidak sempat menghindar," katanya.

Kapolres Batara AKBP Nurhando SIK melalui Kasat Reskrim Polres Batara AKP Abdul Aziz Septiadi mengatakan, pihaknya masih menyelidiki meninggalnya Romansyah. "Korban divisum di RSUD Muara Teweh untuk mengetahui penyebab meninggalnya," katanya.

Pantauan Radar Palangka di RSUD Muara Teweh, nampak Wakapolres Batara, Kasat Lantas dan Kapolsek Teweh Tengah, Camat Teweh Baru, Lurah Jingah dan Jambu, memantau evakuasi jenazah di RSUD Muara Teweh. (viv/vin)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 14 Agustus 2025 12:16

Ketua DPRD Kalteng Usul Bentuk Pos Terpadu

PALANGKA RAYA – Ketua DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Arton S.…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:13

Perlu Pemulihan Gambut untuk Cegah Karhutla

PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:13

Pengusaha Kuliner Diminta Perhatikan Kualitas Makanan

PALANGKA RAYA - Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya…

Kamis, 14 Agustus 2025 12:12

Siap Mengawal Pembangunan Sekolah Rakyat

PALANGKA RAYA - Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, memastikan…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:21

DPRD Kalteng Imbau Masyarakat Jaga Simbol Negara

PALANGKA RAYA - Euforia menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:18

Optimalkan Penerimaan dari Sektor Parkir

PALANGKA RAYA - Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:17

Apresiasi Langkah Cepat Perbaikan Jalan

PALANGKA RAYA - Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Palangka…

Rabu, 13 Agustus 2025 11:17

Utamakan Pencegahan untuk Atasi Karhutla

PALANGKA RAYA - Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Palangka…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:03

Kemarau Panjang, Hindari Bakar Lahan

PALANGKA RAYA – Memasuki musim kemarau panjang, Ketua Komisi II…

Selasa, 12 Agustus 2025 17:00

Penggunaan Silpa untuk Menutupi Defisit

PALANGKA RAYA - Ketua DPRD Kota Palangka Raya Subandi, menyebutkan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers