SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Jumat, 15 Desember 2017 14:58
Pabrik Karet Diharapkan Serap Pekerja Lokal
Kepala Dinas Tenaga Kerjasama dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pulpis Farisco J Ibat

PULANG PISAU -  PT. Bumi Borneo Abadi di Desa Gohong Kecamatan Kahayan Hilir dan PT Kahayan Berseri di Jalan Lintas Kalimantan Desa Garung Kecamatan Jabiren Raya akan beroperasi dalam waktu dekat ini. Dua pabrik karet itu diharapkan mampu menyedot lapangan kerja bagi putra daerah.

Kepala Dinas Tenaga Kerjasama dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pulpis Farisco J Ibat berharap perusahaan memberi kesempatan warga lokal untuk menjadi karyawan. Rekrutmen tenaga kerja harus dilakukan secara terbuka. Dengan terserapnya warga setempat menjadi karyawan, maka hubungan perusahaan dengan masyarakat sekitar juga akan lebih harmonis.

"Berbeda halnya jika perekrutan dibuat tertutup dan didominasi dari pihak luar, kesenjangan sosial akan mudah terjadi. Kita harapkan tidak seperti itu, lakukan proses rekrutmen dengan baik. Jika memang putra daerah memiliki kemampuan yang bagus kenapa tidak diambil. Saya rasa di Pulang Pisau kita ini ada SDM yang andal, asalkan kesempatan seleksi itu ada," tukasnya.

Hal senada disuarakan Kepala Desa Gohong Yanto L Adam. Pria yang juga Ketua Lembaga Hutan Desa (LPHD) Gohong ini mendukung terserapnya tenaga kerja lokal pada perusahaan yang berdiri di wilayah Desa Gohong.

"Diharapkan PT. Bumi Borneo Abadi bisa menampung banyak tenaga lokal. Kami beberapa kali pernah melakukan pertemuan dengan pihak perusahaan. Bahkan ada juga perusahaan pengolahan pasir puya yang akan beroperasi di Desa Gohong," ujar Yanto.

Dengan adanya berbagai industri di Desa Gohong, akan memberikan efek bagi ekonomi warga sekitar.  Pihaknya pun meminta perusahaan tetap terbuka dalam perekrutan tenaga kerja. Karena masalah ini termasuk hal yang sering menjadi konflik sosial.

"Perusahaan yang ada di Desa Gohong ini bisa memberikan lapangan kerja untuk para pemuda disini sesuai dengan keahliannya. Jangan sampai seperti daerah lain, warga sekitar hanya dijadikan satpam saja. Padahal pemuda kami di sini banyak yang bisa komputer dan yang berpendidikan sarjana," ujar Yanto. (ds/yit)


BACA JUGA

Selasa, 08 September 2015 21:50

Ratusan PNS Masih Mangkir, Laporkan Harta Kekayaan

<p>SAMPIT &ndash; Sebanyak 240 Pegawai Negeri Sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara di lingkup…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers