SAMPIT | PANGKALANBUN | PALANGKA | KOTAWARINGIN | METROPOLIS | BARITO | GUMAS | DPRD SERUYAN

PALANGKA

Senin, 26 April 2021 16:43
Akibat Miras, Pekerja Tambang Tewas
PEMBUNUHAN: Aparat kepolisian melakukan penyelidikan terkait tewasnya pekerja tambang di danau tambang, Kabupaten Pulang Pisau.(POLRES PULPIS FOR RADAR SAMPIT )

PULANG PISAU – Minuman keras diduga jadi pemicu tewasnya Indra, warga Desa Goha, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis). Pria itu meninggal dunia di danau tambang usai dipukul temannya sendiri, Aprianto (27).

Kapolres Pulpis AKBP Yuniar Ariefianto melalui Kasat Reskrim Iptu Jhon Digul mengatakan, kejadian bermula ketika pelaku bersama temannya, Eko, Usai, dan Ucu minum-minuman keras di rakit milik Redi.

”Saat pelaku bersama tiga saksi minum miras, korban datang sambil mabuk dan bicara tak jelas sambil memukul meja. Hal itu membuat pelaku tersinggung,” katanya, Minggu (25/4).

Pelaku lalu berdiri dan mencoba memukul korban dengan tangan kosong. Pukulan itu meleset. Namun, pelaku terus melayangkan pukulan hingga mengenai wajah korban.

”Pelaku terus memukuli korban walau saksi yang ada di lokasi sempat menahan pelaku,” katanya.

Pelaku, lanjutnya, terus menghajar korban hingga akhirnya korban sempat mundur dan tercebur ke air. ”Korban terpeleset hingga tercebur. Melihat korban tercebur, saksi lain menahan pelaku dan menarik pelaku ke belakang rakit,” katanya.

Para saksi lalu berusaha mencari korban. Saat itu pelaku melihat tangan korban dan berusaha menolong dengan menarik tangannya ke darat. Akan tetapi, karena tangan korban licin, pelaku gagal menyelamatkan korban hingga pria itu tenggelam.

”Korban baru ditemukan sore harinya dalam keadaan sudah tidak bernyawa oleh saksi dan pelaku. Pemilik tambang dan rakit melaporkan kejadian itu ke polisi dan pelaku menyerahkan diri,” katanya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pakaian korban. ”Pelaku kami jerat dengan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara atau Pasal 352 Ayat 3 dengan ancaman penjara tujuh tahun,” tandasnya. (der/ign)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2024 14:45

Perpustakaan Aktif dan Inovatif Meningkatkan Literasi Masyarakat

PALANGKA RAYA - Tingkat literasi masyarakat menunjukkan seberapa besar  kualitas…

Sabtu, 25 Mei 2024 14:42

Ajak Warga Jaga Kesehatan dan Kebugaran Tubuh

PALANGKA RAYA- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palangka…

Jumat, 24 Mei 2024 17:39

Pemkot Diminta Tertibkan Gelandangan dan Pengemis

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi A DPRD Palangka Raya, Subandi…

Jumat, 24 Mei 2024 17:34

Pemerintah Provinsi Gelar Rembuk Stunting se-Kalteng

PALANGKA RAYA - Menuntaskan visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan…

Jumat, 24 Mei 2024 17:32

Pengembangan Pariwisata Kunci Tarik Investor

PALANGKA RAYA - Kalimantan Tengah (Kalteng) memiliki potensi ekonomi yang…

Jumat, 24 Mei 2024 17:29

Manfaatkan PDU Sebagai Upaya Peduli Lingkungan

PALANGKA RAYA – Ketua DPRD Palangka Raya Sigit K Yunianto,…

Rabu, 22 Mei 2024 12:24

Apresiasi Swadaya Masyarakat Perbaiki Jalan

PALANGKA RAYA – Anggota Komisi B DPRD Palangka Raya Jhony…

Rabu, 22 Mei 2024 12:13

Kasus Stunting di Kalteng Terus Menurun

PALANGKA RAYA- Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), terus berupaya menekan…

Rabu, 22 Mei 2024 12:13

Dorong Peran Pemerintah Daerah untuk Bantu UMKM

PALANGKA RAYA - Banyak cara untuk meningkatkan perekonomian di Kalimantan…

Selasa, 21 Mei 2024 17:40

Usulan Formasi CASN dan PPPK Harus Dikawal

PALANGKA RAYA – Ketua Komisi A DPRD Palangka Raya Subandi,…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers